<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724</id><updated>2011-12-31T12:35:21.369-08:00</updated><category term='Once upon a time.'/><category term='Lika-liku gawe.'/><category term='Life journey'/><category term='Allahu Akbar'/><category term='Not mine. Just &quot;bantu sundul&quot;'/><category term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Bukanbudianduk,..</title><subtitle type='html'>(Sebuah pemikiran hebat seringkali hanya tertahan di kepala dan berakhir menjadi angan kosong yang menguap. Padahal, terkadang hanya diperlukan satu inisiatif kecil untuk mengeluarkan dan mengubahnya menjadi kesuksesan besar)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-5578874294977074960</id><published>2011-12-31T12:17:00.000-08:00</published><updated>2011-12-31T12:35:21.385-08:00</updated><title type='text'>Salah tak selalu menyesalkan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Pernah,.&amp;nbsp;aku begitu yakin dengan apa yang&amp;nbsp;aku pilih. Setiap momen yang&amp;nbsp;aku alami bersama (nya) sebisa mungkin aku anggap sebagai pembenaran atas keyakinan ini. Sebagian memang berlaku demikian,. Tapi lebih sering,&amp;nbsp;aku dihadapkan pada situasi dimana segala sesuatunya tampak janggal&amp;nbsp;dan bertentangan. Namun begitu,. kelemahan hatilah yang membuat semua tetap berjalan meski terlalu banyak toleransi yang harus&amp;nbsp;aku berikan. Tidak satu kejadian pun yang membuatku tersadari bahwa&amp;nbsp;aku tidak membuat kemajuan apapun. Seakan tersudut pada dinding kaca, aku (merasa) bisa melihat masa depan namun tak sejengkal langkahpun bisa aku buat. Ingin berhenti namun kenyataan aku tlah begitu jauh, seolah&amp;nbsp;menahan angan ini. Ingin memaksakan diri tapi&amp;nbsp;tak tahu harus mencoba dengan cara apa lagi.&amp;nbsp; I'm stucked at the moment.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;Kini,. aku tak lagi memiliki risau yang sama. Keyakinan salah yang dulu pernah ada seakan tak berarti. Aku yakin,. gula akan terasa jauh lebih manis&amp;nbsp;jika&amp;nbsp;kita sudah&amp;nbsp;mencicipi garam. Aku tidak menyesali semua yang pernah terjadi karena semua akan indah pada waktunya. Tidak semua jodoh terjadi pada pertemuan pertama.&amp;nbsp;Aku mungkin akan&amp;nbsp;bertemu dengan satu,. dua,. tiga,. atau sepuluh orang yang salah di masa lalu. Tapi&amp;nbsp;kini aku yakin, aku telah menemukan orang yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ni3n_yQ1HUE/Tv9xWu1MZLI/AAAAAAAAAVE/DRVCIhvcz7k/s1600/383252_2483165797689_1208937263_32025546_428491756_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img border="0" height="300" rea="true" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ni3n_yQ1HUE/Tv9xWu1MZLI/AAAAAAAAAVE/DRVCIhvcz7k/s400/383252_2483165797689_1208937263_32025546_428491756_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-5578874294977074960?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/5578874294977074960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/12/salah-tak-selalu-menyesalkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5578874294977074960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5578874294977074960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/12/salah-tak-selalu-menyesalkan.html' title='Salah tak selalu menyesalkan'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ni3n_yQ1HUE/Tv9xWu1MZLI/AAAAAAAAAVE/DRVCIhvcz7k/s72-c/383252_2483165797689_1208937263_32025546_428491756_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-6335122142814821437</id><published>2011-12-11T10:37:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T21:20:49.906-08:00</updated><title type='text'>Anugerah terindah yang pernah kumiliki,...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Lagi..&amp;nbsp;kenyataan bahwa Allah SWT lah Dzat yang maha&amp;nbsp;membuat rencana yang jauh lebih hebat dari siapapun di dunia ini,&amp;nbsp;terjadi padaku. Namun kali ini,. aku&amp;nbsp;merasakannya jauh lebih indah dari semua yang pernah aku terima dari-Nya. Rencana indah itu hadir lewat sosok wanita yang tiba2&amp;nbsp;datang dan memberikan apa yang pernah aku hilangkan untuk orang lain. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Pertama kali bertemu dan mengenalnya 2 tahun silam, aku telah memberikan pandangan yang kurang menyenangkan untuknya. Kala itu,. aku terlalu percaya dengan mata ini untuk melihatnya. Astaghfirullahaladzim,. andai mata ini mampu berwujud manusia, maka ia adalah orang yang paling sering menipuku. Karena ternyata, ia jauh lebih indah dari apa yang aku prasangkakan. Semakin aku mengenalnya,. semakin terbukti bahwa aku salah menilainya. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Meski demikian,. tidak ada sesuatu spesial yang terjadi di antara&amp;nbsp;dia dan aku.&amp;nbsp;Sampai akhirnya&amp;nbsp;kami dipertemukan kembali&amp;nbsp;pada satu waktu dimana aku benar2 kehilangan seseorang yang pernah mendapati cintaku penuh. Ketika apa yang aku pernah rencanakan dengan begitu matang dan indah, tiba2&amp;nbsp;hilang dan menguap begitu saja.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Ia datang dengan kondisi yang tidak jauh berbeda denganku,. Namun justeru,. luka inilah yang menyatukanku dengannya. Aku tidak tahu apakah harus murka dan marah pada&amp;nbsp;mereka yang pernah memperlakukan kami sebegitu buruknya. Atau justeru aku harus berterima kasih karena luka yang mereka tinggalkan malah menyatukan kami jauh lebih erat dan mempesona dari apa yang pernah kami alami bersama mereka. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kini, aku siap melanjutkan kembali hidupku yang sempat terhenti tanpa arti. Aku pun bersyukur, tak lagi kudapati padanya,&amp;nbsp;wajah sedih di pagi hari,.&amp;nbsp;tubuh&amp;nbsp;tak bersemangat&amp;nbsp;di siang hari,. mata nanar di sore hari,. ato tangis kesedihan di malam hari. Yang ada&amp;nbsp;adalah sapaan "Sayang"&amp;nbsp;lewat Communicator, "Gombalan OVJ" melalui telepon kantor, atau "obrolan indah&amp;nbsp;masa depan" via telepon genggam. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Ya Allah SWT, terima kasih telah mengirimku&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ni5vTLn9AXc/TuT4D0E1NVI/AAAAAAAAAU4/y9YWPbHpPmo/s1600/220332_177695878946699_100001188652144_424917_2181762_o.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img border="0" height="400" mda="true" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ni5vTLn9AXc/TuT4D0E1NVI/AAAAAAAAAU4/y9YWPbHpPmo/s400/220332_177695878946699_100001188652144_424917_2181762_o.jpg" width="265" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp; Anugerah terindah yang pernah kumiliki,...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-6335122142814821437?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/6335122142814821437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/12/anugerah-terindah-yang-pernah-kumiliki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6335122142814821437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6335122142814821437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/12/anugerah-terindah-yang-pernah-kumiliki.html' title='Anugerah terindah yang pernah kumiliki,...'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ni5vTLn9AXc/TuT4D0E1NVI/AAAAAAAAAU4/y9YWPbHpPmo/s72-c/220332_177695878946699_100001188652144_424917_2181762_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-5608227647641259553</id><published>2011-09-08T13:49:00.000-07:00</published><updated>2011-09-20T08:41:30.272-07:00</updated><title type='text'>Shocking culture (jilid 2)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-SCW0abhEPoI/TmkqZ_bCHNI/AAAAAAAAAU0/JfMi-d_5_9Q/s1600/silent_ampera.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img border="0" height="266" nba="true" src="http://2.bp.blogspot.com/-SCW0abhEPoI/TmkqZ_bCHNI/AAAAAAAAAU0/JfMi-d_5_9Q/s400/silent_ampera.jpg" width="400" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Sorry gan,. aku&amp;nbsp;baru bisa bikin sekarang neh jilid dua nya.&amp;nbsp;Kesibukanku belakangan ini bener2 menyita waktu&amp;nbsp;dan perhatianku. Maklum,.&amp;nbsp;status sebagai&amp;nbsp;barang baru stok lama di&amp;nbsp;tempat kerja, bikin&amp;nbsp;aku jadi&amp;nbsp;serba sibuk.&amp;nbsp;Sibuk makan (secara di tempat lama nggak ada makanan se "bejibun" sini. Kalo&amp;nbsp;kata orang jawa, "jor-joran" a.k.a "burakan".&amp;nbsp;kayaknya mendukung banget neh kondisinya buat&amp;nbsp;aku molai program penggelonggongan diri)&amp;nbsp;,. sibuk chatting,. sibuk komen status,.&amp;nbsp;dan segala kesibukan lah pokoknya yang&amp;nbsp;aku lakuin di sini. Tapi yang terutama seh sibuk ngilangin penyakit males yang nggak ilang2. :D&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Pasti&amp;nbsp;sampeyan&amp;nbsp;udah pada&amp;nbsp;kelamaan nungguinnya ya,.?? Ok lah,. sebelum tangan sampeyan pada&amp;nbsp;megang mouse buat bikin tab baru karena capek baca intro di atas yang nggak jelas maksud dan tujuannya,. aku molai aja shocking culture jilid 2 yang berhasil&amp;nbsp; dihimpun dari berbagai sumber,. monggo disimak,. jangan lupa siapin kue kering sisa lebaran sama air sirup marj*n rasa melon yang juga nggak abis buat suguhan lebaran kemaren yaa..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;1. Jalan jahat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Haahh,. apaan tuh,.? Hehee,. emang seh,. secara susunan DM (diterangkan menerangkan, red) dalam metode penulisan frase bahasa indonesia yang baik dan benar, nggak ada masalah. Tapi kalo kita coba telaah gabungan dua kata ini kog,. kayak nggak nyambung ya.? Tapi benar lho,. frase ini beneran ada dalam kehidupan sehari2 masyarakat Palembang. Jalan jahat ni maksudnya jalanan yang kondisinya udah nggak layak lintas atau jalanan ancur lah kalo bahasa kerennya. hehee,. kenapa bu,.? udah telanjur mikir ada makhluk halus penghuni jalanan yang akan menelan mobil yang melintas di atasnya,.? Sudah,. imajinasi sampeyan terlalu jauh kayaknya,. Ok, lanjut,....&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;2. Adu kambing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Pertama&amp;nbsp;aku denger frase ini juga sama bingungnya kayak&amp;nbsp;sampeyan sekarang. Jadi waktu itu ada yang lagi cerita kalo di deket rumahnya ada kejadian tabrakan antara motor dan mobil. Eh,. tiba2 temennya nanya,." Adu kambing ya,.?". Spontan aku mikir,. "nggak nyambung banget ni orang,. nyimak nggak seh ceritanya tadi.?" Sambil agak sewot dikit seh,. hehehee. Tapi pas&amp;nbsp;si empunya cerita bilang "iya. Abis nian".&amp;nbsp;Nah lho,... sekarang kog jadi&amp;nbsp;aku yang berasa nggak nyambung ya.?. Untung komentar tadi cuman diomongin di dalem ati. Bisa kena malu kombo ntar,. :D Usut punya usut,. adu kambing tuh tabrakan dari&amp;nbsp;dua arah berlawanan. Hehee,. masuk akal seh,.. cuman kalo salah persepsi kayak aku tadi,. bisa berabe urusannya,. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;3. Kanji&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Kalo di jawa,. kanji tu artinya tepung singkong. Biasanya dibuat campuran bikin cilok,. bakso,. ato yang laen2 lah. Secara, harga daging kan mahal,. Hehehe. Tapi kalo di Palembang,. kanji tu genit. Jadi, ati2 ya kalo sampeyan mo bilang "kanji", terutama kalo nggak lagi di dapur. Bisa2 ada yang kesinggung ntar,. Piss,.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;4. Galo-galo&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Walaupun kedengerannya aneh.. tapi aku nggak pernah lho kena sial gara2 kata ini. Aku bisa&amp;nbsp;langsung make' kata ini tanpa tertipu artinya, hehee,. ajaib nggak tuh.?,. :D. Galo-galo&amp;nbsp;tu artinya "semua". Berasal dari&amp;nbsp;kata&amp;nbsp;dasar "segala" yang mengalami perombakan sedemikian rupa sehingga&amp;nbsp;menjadi mirip nama makanan khas jawa timur (nggak nyambung,.). Lanjuttt,....&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;5. Bekoco (pengucapan huruf o sama seperti solo)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Ini bukan nama salah satu makanan khas kampung sini. Apalagi nama sejenis binatang melata berlendir yang kemana2 bawa rumahnya (takut kecurian kali yak,.?).&amp;nbsp; Aku yakin,.&amp;nbsp;pasti di antara sampeyan ada&amp;nbsp;yang bayangin&amp;nbsp;lagi duduk di depan cermin sambil pegang sisir&amp;nbsp;dan menatap wajah paling cantik / ganteng sedunia. Hehehe,. maaf,.&amp;nbsp;sampeyan terlalu pede.&amp;nbsp;Bekoco adalah sebuah peristiwa mendaratnya segenggam bogem mentah ke arah muka yang di selingi dengan tarikan,. dorongan,. tangkisan,. hingga tendangan yang mengarah ke mana saja asal kena musuh. heheee,.. Bekoco tu berantem. Next,...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;6. Bebalah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Nah,. kalo bebalah tu levelnya sedikit di bawah bekoco. emang seh,. sama2 pake emosi,. sama2 pake muka merah,. en biasanya sama2 megang buku absen penghuni kebun binatang Ragunan. Cuman,. kali ini nggak pake maen fisik. Dan, kayaknya&amp;nbsp;kita dah pada tau ya,.. kaum mana tuh yang biasanya hobi bebalah. Hehee,. karena ini berbau SARA (suku, agama, ras, dan anatomi tubuh / jenis kelamin) aku nggak ikut2 ah,...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;7. Kagek&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;langsung aja ya,.. kagek tu artinya "ntar". Kalo mo tau cara pakai kata ini,. kagek be lah yo,.. aku mo nglanjutin dulu postingan yang ini. Keburu lupa,. hehee,...&amp;nbsp; Eits,. tuh udah aku kasih contohnya. Ampek nggak sadar,.&amp;nbsp; Lanjutt,...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;8. (belum kepikir neh kata berikutnya apaan,. maklum,. posting ini one shoot texting ato cerita sekali ketik. Tuh,. udah jam 4 pagi kan... Aku mo patroli dulu ya,.. ntarlah kalo kepikiran kata yang baru, langsung disambung di bawah,. Ochee,. ;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-5608227647641259553?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/5608227647641259553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/09/shocking-culture-jilid-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5608227647641259553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5608227647641259553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/09/shocking-culture-jilid-2.html' title='Shocking culture (jilid 2)'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-SCW0abhEPoI/TmkqZ_bCHNI/AAAAAAAAAU0/JfMi-d_5_9Q/s72-c/silent_ampera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-6538015819098767103</id><published>2011-06-06T22:30:00.000-07:00</published><updated>2011-08-22T05:20:01.910-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Not mine. Just &quot;bantu sundul&quot;'/><title type='text'>Tiga bulan tak mampu memandang wajah suami</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;(inspiring story,... again)&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;seorangayah.wp.com&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, ehm…kenapa ya akhir-akhir ini kok aku makin mecintai-nya? lirih seorang suami dalam akun facebooknya, dia sampai menulis :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;ternyata, di balik sifat pendiammu, engkau begitu rajin mengurus rumah dan anak-anak kita, belum lagi, ternyata kian hari, masakanmu kian cocok dengan seleraku, gimana ya? kok jadi makin cinta neh…(isi hati seorang suami)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;span id="more-312"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sedang asyik-asyiknya mengenang masa-masa indah bersama istri, sang suami yang juga ayah ini mendapat kiriman email dari seorang ustadz di kota-nya. Sebuah email yang berisi tentang hubungan suami istri yang begitu menjadi cobaan bagi keduanya, moga kita Allah jadikan pasangan suami istri yang sakinah ma waddad dan war rahmah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Berikut kisahnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Perkawinan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: &lt;em&gt;“kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”.&lt;/em&gt; Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: &lt;em&gt;inna lillahi wa inna ilaihi raji’un&lt;/em&gt;, lalu menyambungnya dengan ucapan: &lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sang suami berkata kepada sang dokter: &lt;em&gt;“Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sang suami memanggil sang istri yang telah lama&amp;nbsp; menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: &lt;em&gt;“… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata:&lt;em&gt; inna lillahi wa inna ilaihi raji’un&lt;/em&gt;, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: &lt;em&gt;“Wahai fulan, saya telah bersabar selama. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:”&lt;/em&gt; &lt;em&gt;betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata:&lt;em&gt; “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”.&lt;/em&gt; Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Akhirnya sang istri berkata: &lt;em&gt;“OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.&lt;/em&gt; Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal. Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: &lt;em&gt;“Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.&lt;/em&gt; Sang istri pun bad rest di rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: &lt;em&gt;“Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”. “Haah, pergi?”.&lt;/em&gt; Kata sang istri. &lt;em&gt;“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”.&lt;/em&gt; Kata sang suami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: &lt;em&gt;“Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Dan subhanallah …&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Hampir saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya.&amp;nbsp; Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;(Diterjemahkan dari kisah yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-6538015819098767103?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/6538015819098767103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/06/tiga-bulan-tak-mampu-memandang-wajah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6538015819098767103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6538015819098767103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/06/tiga-bulan-tak-mampu-memandang-wajah.html' title='Tiga bulan tak mampu memandang wajah suami'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-6651000705116470479</id><published>2011-05-06T08:09:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T08:51:21.307-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Not mine. Just &quot;bantu sundul&quot;'/><title type='text'>Pudarnya Pesona Cleopatra</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-b8X0aQ_V4GY/TcQQDRMKhwI/AAAAAAAAAUQ/3SUXaSLXq9Q/s1600/imagesCAJVZVU7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img border="0" height="320" j8="true" src="http://3.bp.blogspot.com/-b8X0aQ_V4GY/TcQQDRMKhwI/AAAAAAAAAUQ/3SUXaSLXq9Q/s320/imagesCAJVZVU7.jpg" width="210" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: cyan; font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;(Here is,. the most inspiring story for me,... You'll still&amp;nbsp;loose some&amp;nbsp;heartbeat even you've read&amp;nbsp;it many times. Just close all of your work tabs,. turn off your winamp,. and feel the sadness. )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalan kandungan aku telah dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah kukenal.” Ibunya Raihana adalah teman karib ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu” kata ibu.“Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu” , ucap beliau dengan nada mengiba.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Dalam pergulatan jiwa yang sulit berhari-hari, akhirnya aku pasrah. Aku menuruti keinginan ibu. Aku tak mau mengecewakan ibu. Aku ingin menjadi mentari pagi di hatinya, meskipun untuk itu aku harus mengorbankan diriku. Dengan hati pahit kuserahkan semuanya bulat-bulat pada ibu. Meskipun sesungguhnya dalam hatiku timbul kecemasan-kecemasan yang datang begitu saja dan tidak tahu alasannya. Yang jelas aku sudah punya kriteria dan impian tersendiri untuk calon istriku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa berhadapan dengan air mata ibu yang amat kucintai. Saat khitbah (lamaran) sekilas kutatap wajah Raihana, benar kata Aida adikku, ia memang baby face dan anggun. Namun garis-garis kecantikan yang kuinginkan tak kutemukan sama sekali.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Adikku, tante Lia mengakui Raihana cantik, “cantiknya alami, bisa jadi bintang iklan Lux lho, asli ! kata tante Lia. Tapi penilaianku lain, mungkin karena aku begitu hanyut dengan gadis-gadis Mesir titisan Cleopatra, yang tinggi semampai, wajahnya putih jelita, dengan hidung melengkung indah, mata bulat bening khas arab, dan bibir yang merah. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Di hari-hari menjelang pernikahanku, aku berusaha menumbuhkan bibit-bibit cintaku untuk calon istriku, tetapi usahaku selalu sia-sia. Aku ingin memberontak pada ibuku, tetapi wajah teduhnya meluluhkanku. Hari pernikahan datang. Duduk dipelaminan bagai mayat hidup, hati hampa tanpa cinta, Pestapun meriah dengan empat group rebana. Lantunan shalawat Nabipun terasa menusuk-nusuk hati. Kulihat Raihana tersenyum manis, tetapi hatiku terasa teriris-iris dan jiwaku meronta. Satu-satunya harapanku adalah mendapat berkah dari Allah SWT atas baktiku pada ibuku yang kucintai.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Rabbighfir li wa liwalidayya!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Layaknya pengantin baru, kupaksakan untuk mesra tapi bukan cinta, hanya sekedar karena aku seorang manusia yang terbiasa membaca ayat-ayatNya. Raihana tersenyum mengembang, hatiku menangisi kebohonganku dan kepura-puraanku. Tepat dua bulan Raihana kubawa ke kontrakan dipinggir &lt;city w:st="on"&gt;kota&lt;/city&gt; &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Malang&lt;/place&gt;&lt;/city&gt;. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Mulailah kehidupan hampa. Aku tak menemukan adanya gairah. Betapa susah hidup berkeluarga tanpa cinta. Makan, minum, tidur, dan shalat bersama dengan makhluk yang bernama Raihana, istriku, tapi MasyaAllah bibit cintaku belum juga tumbuh. Suaranya yang lembut terasa hambar, wajahnya yang teduh tetap terasa asing. Memasuki bulan keempat, rasa muak hidup bersama Raihana mulai kurasakan, rasa ini muncul begitu saja. Aku mencoba membuang jauh-jauh rasa tidak baik ini, apalagi pada istri sendiri yang seharusnya kusayang dan kucintai. Sikapku pada Raihana mulai lain. Aku lebih banyak diam, acuh tak acuh, agak sinis, dan tidur pun lebih banyak di ruang tamu atau ruang kerja.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Aku merasa hidupku ada lah sia-sia, belajar di luar negeri sia-sia, pernikahanku sia-sia, keberadaanku sia-sia. Tidak hanya aku yang tersiksa, Raihanapun merasakan hal yang sama, karena ia orang yang berpendidikan, maka diapun tanya, tetapi kujawab ” tidak apa-apa koq mbak, mungkin aku belum dewasa, mungkin masih harus belajar berumah tangga” Ada kekagetan yang kutangkap di wajah Raihana ketika kupanggil ‘mbak’, ” kenapa mas memanggilku mbak, aku kan istrimu, apa mas sudah tidak mencintaiku” tanyanya dengan guratan wajah yang sedih. “wallahu a’lam” jawabku sekenanya. Dengan mata berkaca-kaca Raihana diam menunduk, tak lama kemudian dia terisak-isak sambil memeluk kakiku, “Kalau mas tidak mencintaiku, tidak menerimaku sebagai istri kenapa mas ucapkan akad nikah?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Kalau dalam tingkahku melayani mas masih ada yang kurang berkenan, kenapa mas tidak bilang dan menegurnya, kenapa mas diam saja, aku harus bersikap bagaimana untuk membahagiakan mas, kumohon bukalah sedikit hatimu untuk menjadi ruang bagi pengabdianku, bagi menyempurnakan ibadahku didunia ini”. Raihana mengiba penuh pasrah. Aku menangis menitikan air mata buka karena Raihana tetapi karena kepatunganku. Hari terus berjalan, tetapi komunikasi kami tidak berjalan. Kami hidup seperti orang asing tetapi Raihana tetap melayaniku menyiapkan segalanya untukku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Suatu sore aku pulang mengajar dan kehujanan, sampai dirumah habis maghrib, bibirku pucat, perutku belum kemasukkan apa-apa kecuali segelas kopi buatan Raihana tadi pagi, Memang aku berangkat pagi karena ada janji dengan teman. Raihana memandangiku dengan khawatir. “Mas tidak apa-apa” tanyanya dengan perasaan kuatir. “Mas mandi dengan air panas saja, aku sedang menggodoknya, &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;lima&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; menit lagi mendidih” lanjutnya. Aku melepas semua pakaian yang basah. “Mas airnya sudah siap” kata Raihana. Aku tak bicara sepatah katapun, aku langsung ke kamar mandi, aku lupa membawa handuk, tetapi Raihana telah berdiri didepan pintu membawa handuk. “Mas aku buatkan wedang jahe” Aku diam saja. Aku merasa mulas dan mual dalam perutku tak bisa kutahan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Dengan cepat aku berlari ke kamar mandi dan Raihana mengejarku dan memijit-mijit pundak dan tengkukku seperti yang dilakukan ibu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;"&amp;nbsp;Mas masuk angin. Biasanya kalau masuk angin diobati pakai apa, pakai balsam, minyak putih, atau jamu?” Tanya Raihana sambil menuntunku ke kamar. “Mas jangan diam saja dong, aku &lt;state w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;kan&lt;/place&gt;&lt;/state&gt; tidak tahu apa yang harus kulakukan untuk membantu Mas”. ” Biasanya dikerokin” jawabku lirih. ” Kalau begitu kaos mas dilepas ya, biar Hana kerokin” sahut Raihana sambil tangannya melepas kaosku. Aku seperti anak kecil yang dimanja ibunya. Raihana dengan sabar mengerokin punggungku dengan sentuhan tangannya yang halus. Setelah selesai dikerokin, Raihana membawakanku semangkok bubur kacang hijau. Setelah itu aku merebahkan diri di tempat tidur. Kulihat Raihana duduk di kursi tak jauh dari tempat tidur sambil menghafal Al Quran dengan khusyu. Aku kembali sedih dan ingin menangis, Raihana manis tapi tak semanis gadis-gadis mesir titisan Cleopatra.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Dalam tidur aku bermimpi bertemu dengan Cleopatra, ia mengundangku untuk makan malam di istananya.” Aku punya keponakan namanya Mona Zaki, nanti akan aku perkenalkan denganmu” kata Ratu Cleopatra. ” Dia memintaku untuk mencarikannya seorang pangeran, aku melihatmu cocok dan berniat memperkenalkannya denganmu”. Aku mempersiapkan segalanya. Tepat puku 07.00 aku datang ke istana, kulihat Mona Zaki dengan pakaian pengantinnya, cantik sekali. Sang ratu mempersilakan aku duduk di kursi yang berhias berlian.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Aku melangkah maju, belum sempat duduk, tiba-tiba ” Mas, bangun, sudah jam setengah empat, mas belum sholat Isya” kata Raihana membangunkanku. Aku terbangun dengan perasaan kecewa. ” Maafkan aku Mas, membuat Mas kurang suka, tetapi Mas belum sholat Isya” lirih Hana sambil melepas mukenanya, mungkin dia baru selesai sholat malam. Meskipun cuman mimpi tapi itu indah sekali, tapi sayang terputus. Aku jadi semakin tidak suka sama dia, dialah pemutus harapanku dan mimpi-mimpiku. Tapi apakah dia bersalah, bukankah dia berbuat baik membangunkanku untuk sholat Isya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Selanjutnya aku merasa sulit hidup bersama Raihana, aku tidak tahu dari mana sulitnya. Rasa tidak suka semakin menjadi-jadi. Aku benar-benar terpenjara dalam suasana konyol. Aku belum bisa menyukai Raihana. Aku sendiri belum pernah jatuh cinta, entah kenapa bisa dijajah pesona gadis-gadis titisan Cleopatra.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;” Mas, nanti sore ada acara qiqah di rumah Yu Imah. Semua keluarga akan datang termasuk ibundamu. Kita diundang juga. Yuk, kita datang bareng, tidak enak kalau kita yang dieluk-elukan keluarga tidak datang” Suara lembut Raihana menyadarkan pengembaraanku pada Jaman Ibnu Hazm. Pelan-pelan ia letakkan nampan yang berisi onde-onde kesukaanku dan segelas wedang jahe.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Tangannya yang halus agak gemetar. Aku dingin-dingin saja. ” Maaf..maaf jika mengganggu Mas, maafkan Hana,” lirihnya, lalu perlahan-lahan beranjak meninggalkan aku di ruang kerja. ” Mbak! Eh maaf, maksudku D..Din..Dinda Hana!, panggilku dengan suara parau tercekak dalam tenggorokan. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;” Ya Mas!” sahut Hana langsung menghentikan langkahnya dan pelan-pelan menghadapkan dirinya padaku. Ia berusaha untuk tersenyum, agaknya ia bahagia dipanggil “dinda”. ” Matanya sedikit berbinar. “Te..terima kasih Di..dinda, kita berangkat bareng kesana, habis sholat dhuhur, insya Allah,” ucapku sambil menatap wajah Hana dengan senyum yang kupaksakan. Raihana menatapku dengan wajah sangat cerah, ada secercah senyum bersinar dibibirnya. ” Terima kasih Mas, Ibu kita pasti senang, mau pakai baju yang mana Mas, biar dinda siapkan? Atau biar dinda saja yang memilihkan ya?”. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Hana begitu bahagia. Acara pengajian dan qiqah putra ketiga Fatimah kakak sulung Raihana membawa sejarah baru lembaran pernikahan kami. Benar dugaan Raihana, kami dielu-elukan keluarga, disambut hangat, penuh cinta, dan penuh bangga. ” Selamat datang pengantin baru! Selamat datang pasangan yang paling ideal dalam keluarga! Sambut Yu Imah disambut tepuk tangan bahagia mertua dan bundaku serta kerabat yang lain. Wajah Raihana cerah. Matanya berbinar-binar bahagia. Lain dengan aku, dalam hatiku menangis disebut pasangan ideal.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Apanya yang ideal. Apa karena aku lulusan Mesir dan Raihana lulusan terbaik dikampusnya dan hafal Al Quran lantas disebut ideal? Ideal bagiku adalah seperti Ibnu Hazm dan istrinya, saling memiliki rasa cinta yang sampai pada pengorbanan satu sama lain. Rasa cinta yang tidak lagi memungkinkan adanya pengkhianatan. Rasa cinta yang dari detik ke detik meneteskan rasa bahagia.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Tapi diriku? Aku belum bisa memiliki cinta seperti yang dimiliki Raihana.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Sambutan sanak saudara pada kami benar-benar hangat. Aku dibuat kaget oleh sikap Raihana yang begitu kuat menjaga kewibawaanku di mata keluarga. Pada ibuku dan semuanya tidak pernah diceritakan, kecuali menyanjung kebaikanku sebagai seorang suami yang dicintainya. Bahkan ia mengaku bangga dan bahagia menjadi istriku. Aku sendiri dibuat pusing dengan sikapku. Lebih pusing lagi sikap ibuku dan mertuaku yang menyindir tentang keturunan. ” Sudah satu tahun putra sulungku menikah, koq belum ada tanda-tandanya ya, padahal aku ingin sekali menimang cucu” kata ibuku. ” Insya Allah tak lama lagi, ibu akan menimang cucu, doakanlah kami. Bukankah begitu, Mas?” sahut Raihana sambil menyikut lenganku, aku tergagap dan mengangguk sekenanya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Setelah peristiwa itu, aku mencoba bersikap bersahabat dengan Raihana. Aku berpura-pura kembali mesra dengannya, sebagai suami betulan. Jujur, aku hanya pura-pura. Sebab bukan atas dasar cinta, dan bukan kehendakku sendiri aku melakukannya, ini semua demi ibuku. Allah Maha Kuasa. Kepura-puraanku memuliakan Raihana sebagai seorang istri. Raihana hamil. Ia semakin manis.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Keluarga bersuka cita semua. Namun hatiku menangis karena cinta tak kunjung tiba. Tuhan kasihanilah hamba, datangkanlah cinta itu segera. Sejak itu aku semakin sedih sehingga Raihana yang sedang hamil tidak kuperhatikan lagi. Setiap saat nuraniku bertanya” Mana tanggung jawabmu!” Aku hanya diam dan mendesah sedih. ” Entahlah, betapa sulit aku menemukan cinta” gumamku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Dan akhirnya datanglah hari itu, usia kehamilan Raihana memasuki bulan ke enam. Raihana minta ijin untuk tinggal bersama orang tuanya dengan alasan kesehatan. Kukabulkan permintaanya dan kuantarkan dia kerumahnya. Karena rumah mertua jauh dari kampus tempat aku mengajar, mertuaku tak menaruh curiga ketika aku harus tetap tinggal dikontrakan. Ketika aku pamitan, Raihana berpesan, ” Mas untuk menambah biaya kelahiran anak kita, tolong nanti cairkan tabunganku yang ada di ATM. Aku taruh dibawah bantal, no.pinnya sama dengan tanggal pernikahan kita”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Setelah Raihana tinggal bersama ibunya, aku sedikit lega. Setiap hari Aku tidak bertemu dengan orang yang membuatku tidak nyaman. Entah apa sebabnya bisa demikian. Hanya saja aku sedikit repot, harus menyiapkan segalanya. Tapi toh bukan masalah bagiku, karena aku sudah terbiasa saat kuliah di Mesir.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Waktu terus berjalan, dan aku merasa enjoy tanpa Raihana. Suatu saat aku pulang kehujanan. Sampai rumah hari sudah petang, aku merasa tubuhku benar-benar lemas. Aku muntah-muntah, menggigil, kepala pusing dan perut mual. Saat itu terlintas dihati andaikan ada Raihana, dia pasti telah menyiapkan air panas, bubur kacang hijau, membantu mengobati masuk angin dengan mengeroki punggungku, lalu menyuruhku istirahat dan menutupi tubuhku dengan selimut. Malam itu aku benar-benar tersiksa dan menderita. Aku terbangun jam enam pagi. Badan sudah segar. Tapi ada penyesalan dalam hati, aku belum sholat Isya dan terlambat sholat subuh. Baru sedikit terasa, andaikan ada Raihana tentu aku nggak meninggalkan sholat Isya, dan tidak terlambat sholat subuh.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Lintasan Raihana hilang seiring keberangkatan mengajar di kampus. Apalagi aku mendapat tugas dari universitas untuk mengikuti pelatihan mutu dosen mata kuliah bahasa arab. Diantaranya tutornya adalah professor bahasa arab dari Mesir. Aku jadi banyak berbincang dengan beliau tentang mesir. Dalam pelatihan aku juga berkenalan dengan Pak Qalyubi, seorang dosen bahasa arab dari &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Medan&lt;/place&gt;&lt;/city&gt;. Dia menempuh S1-nya di Mesir. Dia menceritakan satu pengalaman hidup yang menurutnya pahit dan terlanjur dijalani. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;“Apakah kamu sudah menikah?” kata Pak Qalyubi. “Alhamdulillah, sudah” jawabku. ” Dengan orang mana?. ” Orang Jawa”. ” Pasti orang yang baik ya. Iya &lt;state w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;kan&lt;/place&gt;&lt;/state&gt;? Biasanya pulang dari Mesir banyak saudara yang menawarkan untuk menikah dengan perempuan shalehah. Paling tidak santriwati, lulusan pesantren. Istrimu dari pesantren?”. “Pernah, alhamdulillah dia sarjana dan hafal Al Quran”. ” Kau sangat beruntung, tidak sepertiku”. ” Kenapa dengan Bapak?” ” Aku melakukan langkah yang salah, seandainya aku tidak menikah dengan orang Mesir itu, tentu batinku tidak merana seperti sekarang”. ” Bagaimana itu bisa terjadi?”. ”Kamu tentu tahu &lt;state w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;kan&lt;/place&gt;&lt;/state&gt; gadis Mesir itu cantik-cantik, dank arena terpesona dengan kecantikanya saya menderita seperti ini. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Ceritanya begini, Saya seorang anak tunggal dari seorang yang kaya, saya berangkat ke Mesir dengan biaya orang tua. Disana saya bersama kakak kelas namanya Fadhil, orang &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Medan&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; juga. Seiring dengan berjalannya waktu, tahun pertama saya lulus dengan predkat jayyid, predikat yang cukup sulit bagi pelajar dari &lt;country-region w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/place&gt;&lt;/country-region&gt;. Demikian juga dengan tahun kedua. Karena prestasi saya, tuan rumah tempat saya tinggal menyukai saya. Saya dikenalkan dengan anak gadisnya yang bernama Yasmin. Dia tidak pakai jilbab. Pada pandangan pertama saya jatuh cinta, saya belum pernah melihat gadis secantuk itu. Saya bersumpah tidak akan menikah dengan siapapun kecuali dia. Ternyata perasaan saya tidak bertepuk sebelah tangan. Kisah cinta saya didengar oleh Fadhil. Fadhil membuat garis tegas, akhiri hubungan dengan anak tuan rumah itu atau sekalian lanjutkan dengan menikahinya. Saya memilih yang kedua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Ketika saya menikahi Yasmin, banyak teman-teman yang memberi masukan begini, sama-sama menikah dengan gadis Mesir, kenapa tidak mencari mahasiswi Al Azhar yang hafal Al Quran, salehah, dan berjilbab. Itu lebih selamat dari pada dengan Yasmin yang awam pengetahuan agamanya. Tetapi saya tetap teguh untuk menikahinya. Dengan biaya yang tinggi saya berhasil menikahi Yasmin.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Yasmin menuntut diberi sesuatu yang lebih dari gadis Mesir. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Perabot rumah yang mewah, menginap di hotel berbintang. Begitu selesai S1 saya kembali ke &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Medan&lt;/place&gt;&lt;/city&gt;, saya minta agar asset yang di Mesir dijual untuk modal di Indonesia. Kami langsung membeli rumah yang cukup mewah di &lt;city w:st="on"&gt;kota&lt;/city&gt; &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Medan&lt;/place&gt;&lt;/city&gt;. Tahun-tahun pertama hidup kami berjalan baik, setiap tahunnya Yasmin mengajak ke Mesir menengok orang tuanya. Aku masih bisa memenuhi semua yang diinginkan Yasmin. Hidup terus berjalan, biaya hidup semakin nambah, anak kami yang ketiga lahir, tetapi pemasukan tidak bertambah. Saya minta Yasmin untuk berhemat. Tidak setiap tahun tetapi tiga tahun sekali Yasmin tidak bisa.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Aku mati-matian berbisnis, demi keinginan Yasmin dan anak-anak terpenuhi. Sawah terakhir milik Ayah saya jual untuk modal. Dalam diri saya mulai muncul penyesalan. Setiap kali saya melihat teman-teman alumni Mesir yang hidup dengan tenang dan damai dengan istrinya. Bisa mengamalkan ilmu dan bisa berdakwah dengan baik. Dicintai masyarakat. Saya tidak mendapatkan apa yang mereka dapatkan. Jika saya pengin rending, saya harus ke warung. Yasmin tidak mau tahu dengan masakan &lt;country-region w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/place&gt;&lt;/country-region&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Kau tahu sendiri, gadis Mesir biasanya memanggil suaminya dengan namanya. Jika ada sedikit letupan, maka rumah seperti neraka. Puncak penderitaan saya dimulai setahun yang lalu. Usaha saya bangkrut, saya minta YAsmin untuk menjual perhiasannya, tetapi dia tidak mau. Dia malah membandingkan dirinya yang hidup serba kurang dengan sepupunya. Sepupunya mendapat suami orang Mesir.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Saya menyesal meletakkan kecantikan diatas segalanya. Saya telah diperbudak dengan kecantikannya. Mengetahui keadaan saya yang terjepit, ayah dan ibu mengalah. Mereka menjual rumah dan tanah, yang akhirnya mereka tinggal di ruko yang kecil dan sempit. Batin saya menangis. Mereka berharap modal itu cukup untuk merintis bisnis saya yang bangkrut. Bisnis saya mulai bangkit, Yasmin mulai berulah, dia mengajak ke Mesir. Waktu di Mesir itulah puncak tragedy yang menyakitkan. ” Aku menyesal menikah dengan orang &lt;country-region w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/place&gt;&lt;/country-region&gt;, aku minta kau ceraikan aku, aku tidak bisa bahagia kecuali dengan lelaki Mesir”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Kata Yasmin yang bagaikan geledek menyambar. Lalu tanpa dosa dia bercerita bahwa tadi di KBRI dia bertemu dengan temannya. Teman lamanya itu sudah jadi bisnisman, dan istrinya sudah meninggal. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sejak saat itu saya mengalami depresi. Dua bulan yang lalu saya mendapat &lt;city w:st="on"&gt;surat&lt;/city&gt; cerai dari Mesir sekaligus mendapat salinan &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;surat&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; nikah Yasmin dengan temannya. Hati saya sangat sakit, ketika si sulung menggigau meminta ibunya pulang”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Yasmin diajak makan siang, dan dilanjutkan dengan perselingkuhan. Aku pukul dia karena tak bisa menahan diri. Atas tindakan itu saya dilaporkan ke polisi. Yang menyakitkan adalah tak satupun keluarganya yang membelaku. Rupanya selama ini Yasmin sering mengirim &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;surat&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; yang berisi berita bohong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Mendengar cerita Pak Qulyubi membuatku terisak-isak. Perjalanan hidupnya menyadarkanku. Aku teringat Raihana. Perlahan wajahnya terbayang dimataku, tak terasa sudah dua bulan aku berpisah dengannya. Tiba-tiba ada kerinduan yang menyelinap dihati. Dia istri yang sangat shalehah. Tidak pernah meminta apapun. Bahkan yang keluar adalah pengabdian dan pengorbanan. Hanya karena kemurahan Allah aku mendapatkan istri seperti dia. Meskipun hatiku belum terbuka lebar, tetapi wajah Raihana telah menyala di dindingnya. Apa yang sedang dilakukan Raihana sekarang? Bagaimana kandungannya? Sudah delapan bulan. Sebentar lagi melahirkan. Aku jadi teringat pesannya. Dia ingin agar aku mencairkan tabungannya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Pulang dari pelatihan, aku menyempatkan ke toko baju muslim, aku ingin membelikannya untuk Raihana, juga daster, dan pakaian bayi. Aku ingin memberikan kejutan, agar dia tersenyum menyambut kedatanganku. Aku tidak langsung ke rumah mertua, tetapi ke kontrakan untuk mengambil uang tabungan, yang disimpan dibawah bantal. Dibawah kasur itu kutemukan kertas Merah jambu. Hatiku berdesir, darahku terkesiap. &lt;city w:st="on"&gt;Surat&lt;/city&gt; cinta siapa ini, rasanya aku belum pernah membuat &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;surat&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; cinta untuk istriku. Jangan-jangan ini &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;surat&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; cinta istriku dengan lelaki lain. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Gila! Jangan-jangan istriku serong. Dengan rasa takut kubaca &lt;city w:st="on"&gt;&lt;place w:st="on"&gt;surat&lt;/place&gt;&lt;/city&gt; itu satu persatu. Dan Rabbi, ternyata surat-surat itu adalah ungkapan hati Raihana yang selama ini aku zhalimi. Ia menulis, betapa ia mati-matian mencintaiku, meredam rindunya akan belaianku. Ia menguatkan diri untuk menahan nestapa dan derita yang luar biasa. Hanya Allah lah tempat ia meratap melabuhkan dukanya. Dan ya .. Allah, ia tetap setia memanjatkan doa untuk kebaikan suaminya. Dan betapa dia ingin hadirnya cinta sejati dariku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;“Rabbi dengan penuh kesyukuran, hamba bersimpuh dihadapan-Mu. Lakal hamdu ya Rabb. Telah muliakan hamba dengan Al Quran. Kalaulah bukan karena karunia-Mu yang agung ini, niscaya hamba sudah terperosok kedalam jurang kenistaan. Ya Rabbi, curahkan tambahan kesabaran dalam diri hamba” tulis Raihana.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Dalam akhir tulisannya Raihana berdoa” Ya Allah inilah hamba-Mu yang kerdil penuh noda dan dosa kembali datang mengetuk pintumu, melabuhkan derita jiwa ini kehadirat-Mu. Ya Allah sudah tujuh bulan ini hamba-Mu ini hamil penuh derita dan kepayahan. Namun kenapa begitu tega suami hamba tak mempedulikanku dan menelantarkanku. Masih kurang apa rasa cinta hamba padanya. Masih kurang apa kesetiaanku padanya. Masih kurang apa baktiku padanya? Ya Allah, jika memang masih ada yang kurang, ilhamkanlah pada hamba-Mu ini cara berakhlak yang lebih mulia lagi pada suamiku. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Ya Allah, dengan rahmatMu hamba mohon jangan murkai dia karena kelalaiannya. Cukup hamba saja yang menderita. Maafkanlah dia, dengan penuh cinta hamba masih tetap menyayanginya. Ya Allah berilah hamba kekuatan untuk tetap berbakti dan memuliakannya. Ya Allah, Engkau maha Tahu bahwa hamba sangat mencintainya karena-Mu. Sampaikanlah rasa cinta ini kepadanya dengan cara-Mu. Tegurlah dia dengan teguran-Mu. Ya Allah dengarkanlah doa hamba-Mu ini. Tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Tak terasa air mataku mengalir, dadaku terasa sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam tangisku semua kebaikan Raihana terbayang. Wajahnya yang baby face dan teduh, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tanganya yang halus bersimpuh memeluk kakiku, semuanya terbayang mengalirkan perasaan haru dan cinta. Dalam keharuan terasa ada angin sejuk yang turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu pesona Cleopatra telah memudar berganti cinta Raihana yang datang di hati. Rasa sayang dan cinta pada Raihan tiba-tiba begitu kuat mengakar dalam hatiku. Cahaya Raihana terus berkilat-kilat dimata. Aku tiba-tiba begitu merindukannya. Segera kukejar waktu untuk membagi Cintaku dengan Raihana.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang seiring dengan air mataku yang menetes sepanjang jalan. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan nafas panjang dan kuusap air mataku. Melihat kedatanganku, ibu mertuaku memelukku dan menangis tersedu- sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis. ” Mana Raihana Bu?”. Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang telah terjadi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;” Raihana…istrimu. .istrimu dan anakmu yang dikandungnya” . ” Ada apa dengan dia”. ” Dia telah tiada”. ” Ibu berkata apa!”. ” Istrimu telah meninggal seminggu yang lalu. Dia terjatuh di kamar mandi. Kami membawanya ke rumah sakit. Dia dan bayinya tidak selamat. Sebelum meninggal, dia berpesan untuk memintakan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya selama menyertaimu. Dia meminta maaf karena tidak bisa membuatmu bahagia. Dia meminta maaf telah dengan tidak sengaja membuatmu menderita. Dia minta kau meridhionya” . Hatiku bergetar hebat. ” kenapa ibu tidak memberi kabar padaku?”. ”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Ketika Raihana dibawa ke rumah sakit, aku telah mengutus seseorang untuk menjemputmu di rumah kontrakan, tapi kamu tidak ada. Dihubungi ke kampus katanya kamu sedang mengikuti pelatihan. Kami tidak ingin mengganggumu. Apalagi Raihana berpesan agar kami tidak mengganggu ketenanganmu selama pelatihan. Dan ketika Raihana meninggal kami sangat sedih, Jadi Maafkanlah kami”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Aku menangis tersedu-sedu. Hatiku pilu. Jiwaku remuk. Ketika aku merasakan cinta Raihana, dia telah tiada. Ketika aku ingin menebus dosaku, dia telah meninggalkanku. Ketika aku ingin memuliakannya dia telah tiada. Dia telah meninggalkan aku tanpa memberi kesempatan padaku untuk sekedar minta maaf dan tersenyum padanya. Tuhan telah menghukumku dengan penyesalan dan perasaan bersalah tiada terkira.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Ibu mertua mengajakku ke sebuah gundukan tanah yang masih baru dikuburan pinggir desa. Diatas gundukan itu ada dua buah batu nisan. Nama dan hari wafat Raihana tertulis disana. Aku tak kuat menahan rasa cinta, haru, rindu dan penyesalan yang luar biasa. Aku ingin Raihana hidup kembali. Dunia tiba-tiba gelap semua ……..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Perempuan berjilbab ini memang luar biasa, Ia tetap sabar mencurahkan bakti meskipun aku dingin dan acuh tak acuh padanya selama ini. Aku belum pernah melihatnya memasang wajah masam atau tidak suka padaku. Kalau wajah sedihnya ya. Tapi wajah tidak sukanya belum pernah. Bah, lelaki macam apa aku ini, kutukku pada diriku sendiri. Aku memaki-maki diriku sendiri atas sikap dinginku selama ini., Tapi, setetes embun cinta yang kuharapkan membasahi hatiku tak juga turun. Kecantikan aura titisan Cleopatra itu? Bagaimana aku mengusirnya. Aku merasa menjadi orang yang paling membenci diriku sendiri di dunia ini.&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;em&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Buku : Pudarnya Pesona Cleopatra ( Novel Psikologi Islam Pembangun Jiwa )&lt;br /&gt;Karangan : Habiburrahman El Shirazy ( Penulis Novel best seller Ayat-ayat cinta)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-6651000705116470479?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/6651000705116470479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/05/dengan-panjang-lebar-ibu-menjelaskan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6651000705116470479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6651000705116470479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/05/dengan-panjang-lebar-ibu-menjelaskan.html' title='Pudarnya Pesona Cleopatra'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-b8X0aQ_V4GY/TcQQDRMKhwI/AAAAAAAAAUQ/3SUXaSLXq9Q/s72-c/imagesCAJVZVU7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-235889170348800531</id><published>2011-05-04T07:34:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T07:46:10.713-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life journey'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Shocking culture,..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oUSYtg4jSVU/TcFiaZgtfuI/AAAAAAAAAUM/f9ZCdzPXqYc/s1600/jembatan+Ampera+Kebakaran.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;img border="0" height="189" j8="true" src="http://1.bp.blogspot.com/-oUSYtg4jSVU/TcFiaZgtfuI/AAAAAAAAAUM/f9ZCdzPXqYc/s320/jembatan+Ampera+Kebakaran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Buat ente2 pade yang punya cita2 mo tinggal di palembang, jambi dan sekitarnya, ato se-enggak2-nya berencana mo maen2 ke sini,&amp;nbsp;neh ane share dikit temuan2 ane setelah lebih dari 3 taon tinggal di pulau ini. Cekidot ya,...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;1. &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Ngangkat alis&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; Nah lho,. kalo ketemu orang kayak gini di pulau jawa, ente pasti mikir ni orang ganjen amat yak,.? Sok kenal banget tuch. Kalo toh udah kenal, kog jadi berasa sok akrab ya,.? Pokoknya nggak da bagus2nya lah ngeliat orang&amp;nbsp;kayak gini. Hehehe, ini shocking culture pertama yang ane temuin di sini. Kalo orang jawa, khususson jawa timuran, akan&amp;nbsp;sering ngucapin,. &lt;em&gt;monggo,. hei&lt;/em&gt;,. ato minimal senyum lah kalo ketemu orang di jalan. Nah,. kalo di sini,. mereka lebih sering melakukan komunikasi yang sama dengan cara mengangkat alis, terkadang disertai sedikit senyum. Ya walaupun kata2 sapaan seperti &lt;em&gt;hei,. ya,&lt;/em&gt; dll masih jamak dipakai,. tapi jangan kaget ya kalo ada yang tiba2 ngangkat alis di depan ente, padahal ente cuman sekedar kenal doang ama tu orang. Yakinlah sumpah, tu orang nggak da maksud ganjen kog,. :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;2. &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Ceplas-ceplos&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; Nah,. ini juga kultur yang jarang ane temuin di pulau jawa ane tercinta. Orang2 Palembang, Jambi, dan sekitarnya, cenderung bicara ceplas ceplos untuk apapun yang mereka pikirin. Nggak peduli tu kalimat bakal bikin ente naikkin garis bibir ke atas, ato pun sebaliknya, bikin ente kebakaran jenggot. Ya walaupun nggak berlaku secara keseluruhan,. tapi mayoritas seperti ini. Dan ini nggak selamanya bermakna buruk, Karena dengan seperti ini, kepribadian mereka bisa tergambar jelas, kita tidak sering salah menilai suasana hati seseorang. So,. kita nggak bakal dipusingin ma obrolan ngalur ngidul, tedheng aling2, lan sakpinunggalane. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;3. &lt;strong&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Kantong asoy&lt;/span&gt;.&lt;/strong&gt; Dulu,. pertama denger kata ini, ane mikirnya dah jauuuuh banget. Ane kumpulin deh nama barang2 di kepala ane yang kira2 ada hubungane ma kata &lt;em&gt;kantong&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;asoy&lt;/em&gt;. Sempet kepikiran &lt;em&gt;speaker&lt;/em&gt; aka neng jowo sebagai &lt;em&gt;salon,&lt;/em&gt; kotak sampah, kotak musik, pokoknya aneh2 lah. Ndilalah,. yang mereka sebut sebagai &lt;em&gt;kantong asoy&lt;/em&gt; adalah,. hmmm taraaaa,.. &lt;em&gt;kresek&lt;/em&gt;. Sebuah kantong plastik serbaguna yang bisa jadi bonus kalo ente belanja tomat di pasar. :D&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;4. &lt;span style="color: cyan;"&gt;&lt;strong&gt;Laju&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; Ane pernah mo nyicipi makanan kepunyaan temen ane yang asli Palembang. Seperti adab pe-minta2, ane ngomong dulu ma temen ane," bro,. nyicip dong,.". En temen ane cuman ngeluarin satu kata aja. "laju". Set dah,.. jawabannya kog nggak nyambung banget yak,.?? padahal, di pikiran ane tuh dah ada list jawaban yang&amp;nbsp;bisa&amp;nbsp;temen ane pilih buat dilontarin ke ane. Kalo suasana atinya lagi baek, temen ane bisa milih tuh diantara jawaban ini, &lt;em&gt;silahkan, ambil aja, monggo,&lt;/em&gt; ato kemungkinan terburuk kalo temen ane lagi kena penyakit kikir akut, dia bisa milih jawaban kalo nggak, &lt;em&gt;jangan, tidak, beli aja ndiri, no way,&lt;/em&gt; ato minimal geleng2 kepala lah. Ane coba hubung2in kata&lt;em&gt; laju&lt;/em&gt; dalam bahasa malay. Ane pikir seh artinya cepat. Hmmm,. tetep nggak nyambung kan ya,.? Ok,. ane nyerah,. ane tanya aja ma si empunya kata. Eng ing eeeeng,.... &lt;em&gt;laju&lt;/em&gt; means &lt;em&gt;monggo &lt;/em&gt;kalo kita buka kamus Palembang-Jawa (emang ada ya,.??). Ealaahhh,. ngglethek ae,.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;5.&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;&lt;strong&gt;Katek&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (ngucapinnya, e = e untuk tempe). Ane nggak bakal ceritain asbab ane kenal kata ini. Ane langsung kasih tau artinya aja ya. &lt;em&gt;Katek&lt;/em&gt; tu artinya&amp;nbsp;nggak ada. Cuman, kalo lagi males ngomong panjang2 mereka biasa nyingkat jadi &lt;em&gt;tek &lt;/em&gt;(emang 2 suku kata masih terlalu panjang ya,.?? hmm,. mungkin mereka terbiasa irit kali ya. Apalagi buat sms yang harganya diitung per karakter. hehehe,. ane kiddink. ). Cuman, ada yang ane nggak paham ampe sekarang, kalo &lt;em&gt;katek &lt;/em&gt;artinya &lt;em&gt;nggak ada&lt;/em&gt;, kenapa &lt;em&gt;ndak katek&lt;/em&gt; juga punya arti sama,.?? padahal setahu ane, kalo ada kata&amp;nbsp;&lt;em&gt;ndak&lt;/em&gt; di depan suatu&amp;nbsp;istilah, itu artinya kita mo nunjukin lawan kata dari istilah itu sendiri. Bener kan ya pemahaman ane ini,.?? Ane kog berasa&amp;nbsp;dikasih&amp;nbsp;angka 1 dan -1 tapi&amp;nbsp;dipaksa buat nerima pemikiran kalo dua angka ini sama nilainya.&amp;nbsp;Dan,.. pertanyaan di kepala ane masih nyisa ampe sekarang, karena sama halnya orang jawa kalo udah ditanya&amp;nbsp;&amp;nbsp;mengenai &amp;nbsp;hal2 yang berbau turun-temurun, mereka pun selalu&amp;nbsp;punya ilmu &lt;em&gt;pokoknya&lt;/em&gt; yang mampu menjawab semua pertanyaan. hehee,.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;6.&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;&lt;strong&gt;Ladas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Bukan,.. ini bukan salah satu rempah2 yang pedes rasanya seperti yang ente bayangin. Sebelum ente berimajinasi&amp;nbsp;terlalu jauh, ane kasih tau&amp;nbsp;deh, &lt;em&gt;ladas &lt;/em&gt;tu artinya &lt;em&gt;dengan semangat membara, keterusan, keenakan&lt;/em&gt;,&amp;nbsp;pokoknya buat ngungkapin sesuatu&amp;nbsp;perbuatan yang&amp;nbsp;lebih dari sekedar biasa. Contoh,. &lt;em&gt;keladasan tidok = keenakan tidur,&lt;/em&gt; &amp;nbsp;&lt;em&gt;ladas nian makannyo = nggragas&lt;/em&gt; (javanese language).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;7. &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Lemak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; Nah, kalo ini ane dah yakin ente pada tau artinya. Lanjut deh,..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;8. &lt;strong&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Galak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Napa.? ente bayangin wajah serem plus suara2 berintonasi tinggi ya,.?? Baik,. sebelum ente kena gigit anjing tetangga, ane bagi tau aja wes. &lt;em&gt;Galak &lt;/em&gt;artinya &lt;em&gt;mau&lt;/em&gt;. Hmmm,. berasa aneh ya,.?? udah, nggak usah bingung. ente bukan orang pertama yang berpikiran seperti itu. Ane yakin, &amp;nbsp;lama2 ente juga bakal terbiasa. ;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;9.&lt;span style="color: cyan;"&gt; &lt;strong&gt;Buyan&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; Ane saranin, jangan sering2 deh&amp;nbsp;make kata ini. Walaupun temen ente udah kebangeten leletnya. Yah,. cukup didiemin aja lah. Soalnya &lt;em&gt;buyan &lt;/em&gt;tuh artinya &lt;em&gt;bodoh yang kebangeten a.k.a&amp;nbsp;tolol&lt;/em&gt;. Sakit kan dengernya,.?? Udah ah,. nice to know aja lah buat kata yang satu ini. Ok,.??&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;10. &lt;strong&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Pilat&lt;/span&gt;.&lt;/strong&gt; Nah, yang ini ane tegesin, jangan pernah make kata ini kalo ente nggak pengen ada gigi yang rontok, pipi yang memerah, ato kepala yang&amp;nbsp;benjol. Kata2 model kayak gini, dalam bahasa apapun&amp;nbsp;haruse dimusnahkan dari muka bumi ini, karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan, dan prikeadilan. Hehe,. jadi yaa,.&amp;nbsp;sebagai nice to know part 2&amp;nbsp;aja lah,. &lt;em&gt;Pilat &lt;/em&gt;tu kalo dipanjangin ucapannya, jadi &lt;em&gt;tai pilat&lt;/em&gt; yang artinya secara harfiah adalah nama kotoran yang menempel pada kemaluan. So,. artinya bisa disetarakan dengan kata &lt;em&gt;janc*k&lt;/em&gt; kalo punya orang jawa timur. Sudah,. sudah,. lupakan,..!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-235889170348800531?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/235889170348800531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/05/shocking-culture.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/235889170348800531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/235889170348800531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/05/shocking-culture.html' title='Shocking culture,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-oUSYtg4jSVU/TcFiaZgtfuI/AAAAAAAAAUM/f9ZCdzPXqYc/s72-c/jembatan+Ampera+Kebakaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-2087301308566168406</id><published>2011-03-11T14:12:00.000-08:00</published><updated>2011-07-04T10:56:10.350-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Investasi,.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-ikEl7w7Ez-k/TXqdra4zUEI/AAAAAAAAATo/UGsegElV3RU/s1600/homepage_logo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" q6="true" src="https://lh3.googleusercontent.com/-ikEl7w7Ez-k/TXqdra4zUEI/AAAAAAAAATo/UGsegElV3RU/s320/homepage_logo.jpg" width="304" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;(ni Gan,. dinar nyang ane molai&amp;nbsp;kumpulin,. doain yaa,. biar istiqomah nglakuin niatan ane,.)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Duh,. ane demmeeennn banget kalo dah ngomongin nyang ada&amp;nbsp;bunyi2annya mirip celengan. Hmmm,. sebelumnya ane mo minta maap&amp;nbsp;neh, Gan. Bukan&amp;nbsp;sombong ato&amp;nbsp;gimana,. soalnya ane dah dididik buat idup hemat molai ane SD &lt;span style="background-color: black; color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;hemat, beib..hemaat!! Beehh,.berasa iklan neh&lt;/em&gt;,.).&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;/span&gt;Maklum,. ane bukan anak orang berduit, Gan&amp;nbsp;&lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;ane kagak mo bilang beruang ah. ntar ente mikir nyang ada di&amp;nbsp;Ragunan sono, lagi,.).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Mangkanya, kalo ane punya kepengenan tuh,. dah pasti ane disuruh ngumpulin duit jajan ndiri. Tapi ane yakin,. pasti laen tuh sensasinya kalo mbeli pakek duit ndiri &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;jangan pada protes yak,. walopun emang duit dari orang tua ane, pan dah dikasihin buat ane jajan, weeee&lt;/em&gt;..),&lt;/span&gt; apalagi ngumpulinnya&amp;nbsp;pake nahan2 buat kagak jajan&amp;nbsp;sminggu. Set dah,. begitu kebeli,.&amp;nbsp;dah kayak&amp;nbsp;punya barang paling mahal sedunia aja. pokoknya ntuh barang kagak bole lama2 jauh dari ane. Mo minjem juga pasti ane awasin.&amp;nbsp;Ane bisa mati2 an ngejaga tu barang jangan ampe lecet, apalagi rusak.&amp;nbsp;&lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Ketimbang nyang tinggal tunjuk doang,. langsung dibayarin ma orangrtuanya. Pasti kalah deh sensasinya,. yakinlah sumpah&lt;/em&gt;,..)&lt;/span&gt; hehehe,. yaa walopun barangnya seh cuman robot2an transformer, gamewatch tetris nyang ada suaranya, ato kadang cuman pedang2an nyang pake selongsongan &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;ane inget banget mbeli barang ni pas lagi jaman2nya pilem pendekar harum, pendekar ulat sutera,&amp;nbsp;ma 5&amp;nbsp;jagoan jelita nyang disiarin di RCT* kalo&amp;nbsp;kagak salah. "Siapa yaaang, membuatku piluu,. siapa yaang membuat kita satuu." Weistt,. kalo Yuni Shara dah nyanyi ni lagu,. ane&amp;nbsp;langsung mantep2 di depan tipi.&amp;nbsp;Mo ada pe-er juga, langsung ane geletakin.&amp;nbsp;Ane tinggalin gitu aja.&amp;nbsp;).&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan kaget&amp;nbsp;kalo ane&amp;nbsp;tadi molai dari SD.. soalnya ane&amp;nbsp;seumur2 belum pernah ngrasain sekolahan nyang namanya taman kanak2, Gan.&amp;nbsp;&lt;span style="color: orange;"&gt;&lt;em&gt;(Nol besar, nol kecil,. emang ada bedanya,.Gan? Masih nol2 juga kan,.? hehee,. maap Gan, ane ngibur&amp;nbsp;diri. Nggak papa kan&amp;nbsp;ya,&amp;nbsp;??&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;. En ane paling&amp;nbsp;demen tu pas acara raport-an di sekolahan. Hehehe,. Bukan, Gan. Bukan ane&amp;nbsp;demen karena mo nunjukin nilai raport ma ortu. Tapi ane&amp;nbsp;demen&amp;nbsp;soalnya duit&amp;nbsp;hasil ane nabung&amp;nbsp;setahun bakal dibagiin ma guru wali kelas ane. &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Kalo nggak salah inget, waktu ntuh ane rutin nabung 250 perak tiap hari senin. Jadi kalo diitung2 ya sekitar&amp;nbsp;tiga belas rebuan lah setahunnya&lt;/em&gt;.) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Udah ah,. jadi berasa kecil lagi kalo inget2 masa SD dulu. Mending kita masuk lagi ke lorong waktu en balik ke jaman sekarang.&amp;nbsp;&lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Cepetan gan,.. keburu nutup lubangnya,.!!!&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hehe,. kalo nabung jaman sekarang seh ane&amp;nbsp;lebih demen nyebutnya investasi. Soalnya kalo ane pake konsep tabungan,. harusnya duit&amp;nbsp;ane yang&amp;nbsp;disimpen di bank ntuh yang ane maksud.&amp;nbsp;Padahal kan&amp;nbsp;ntu duit cuman numpang lewat doang. Abis gajian, eh,. langsung ane tarik buat mbeli ini itu. Maklum,. ane masih single.&amp;nbsp;Suka nggak kontrol diri kalo dah pengen sesuatu. Berasa duit masih banyak banget nolnya, padahal juga kagak. Hehe,. darah muda banget ya,.?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, buat tabungan&amp;nbsp;nyang kita omongin sebagai investasi tadi,&amp;nbsp;sebenere ane dah kepikiran dari dulu &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Kalo dipikir doang mah kapan&amp;nbsp;mo punya.? Hehe,. iya,. iya,. ane ngaku salah, Gan.&lt;/em&gt;).&lt;/span&gt; Ane sempet bingung mo investasi paan. Mo invest tanah,. duitnya cuman cukup buat mbeli tanah se-truk. &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Hehehe,. becanda gan&lt;/em&gt;).&lt;/span&gt; Ane urung deh,. takut nggak nyampek duitnya. Mo invest rumah,. apalagi,. Boro2,. orang tanah aja takut nggak kebeli, apalagi rumah. &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Emang mbeli rumah kagak pake tanah juga?&amp;nbsp;Emang tu rumah mo ditancepin di mana.? Ahh,.. sekate-kate lu, Gan.)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; Mo nggak mau ane batalin juga ni rencana. Mo investasi saham,. udah punya. Sebenere seh dipaksa punya. Soalnya ni yang punya hajat perusahaan ane ma rekanannya nyang namanya Allian*. Walhasil gaji ane&amp;nbsp;kena sunat deh tiap bulannya. &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;nelangsa banget ya gan,. udah gaji kecil, masih kena sunat juga,.&lt;/em&gt;. ).&lt;/span&gt; Tapi gak papa lah,. orang duitnya juga nggak kemana2. Ntar tiap 5 taon juga bisa ane ambil. Cuman ane rada ngeri, penempatan saham nyang dipilihin perusahaan ntu bukan nyang berbasis Syariah. Ane takut banget makan duit haram, Gan. dosanya kagak ketulungan,&amp;nbsp;Jadi yaa,. biar tenangan dikit, ane relokasi deh tu, investasi ane ke badan usaha nyang berbasis Syariah. Alkhamdulillah, berhasil. &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;kagak pake diulang 3 kali ye gan,. Ane&amp;nbsp;bukan Dora.&lt;/em&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ane mo nyari&amp;nbsp;investasi nyang kecil2an tapi bisa rutin, kira2 apaan ya, Gan.?? Ane udah coba cari2 di&amp;nbsp;atas meja,&amp;nbsp;kagak ketemu,. Ane pindah ke atas lemari,&amp;nbsp;kagak&amp;nbsp;muncul, Gan. Kalo di atas genteng mah, ane udah pasti'in kagak bakalan ada deh.&amp;nbsp;Sebenere, ane&amp;nbsp;juga udah coba&amp;nbsp;cari di bawah kolong meja,.&amp;nbsp;tapi masih kagak nampak. Ane cari di bawah kolong tempat tidur,.&amp;nbsp;ehh,. ane&amp;nbsp;malah nemuin cucian kotor. Gimana neh gan.?? Ane&amp;nbsp;sempet seh,&amp;nbsp;mikir buat&amp;nbsp;nyari di bawah kolong jembatan,. tapi buruan ane urungin tuh niatan ane. Ntar malah&amp;nbsp;ketemu pemulung, bisa ribet urusannya.&amp;nbsp;hehehe,.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aha,.&lt;span style="color: orange;"&gt;( &lt;em&gt;sori gan,. Ini murni ekspresi ane, kagak pake promosi modem. Yakinlah sumpah&lt;/em&gt;,..).&lt;/span&gt; Ane kepikiran buat investasi emas. Yap,. bener. Bener banget. Seingat ane,. nilai intrinsik barang nyang kagak banyak berubah ditelen jaman tu ya emas &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Kasihan gan temen ane nyang namanya "jaman". Udah kagak punya gigi lagi, dia. Jadi kalo mo makan apaan aja&amp;nbsp;kagak pake dikunyah,. langsung ditelen sama dia&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;. Dulu, jaman Khalifah Ummar bin Khattab ra, kalo mo&amp;nbsp;mbeli kambing,&amp;nbsp;cukup&amp;nbsp;keluarin sekeping duit dinar &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;koin emas nyang beratnya 4,25 gr ntu lho gan. Nyang ini&amp;nbsp;asli ane kagak pake becanda. Emang seh tadi ane banyak banget becandanya, tapi nyang ini beneran. Yakin deh, ane serius. Tuh kan, ente malah senyam senyum ndiri.&amp;nbsp;Kagak percaya ma ane, Gan&lt;/em&gt;.?)&lt;/span&gt;. Kita bandingin aja ma harga emas sekarang nyang per gram-nya sekitar 400 rebu lebih. &lt;span style="color: orange;"&gt;(&lt;em&gt;Tuh,. kan. Harga kambing yang agak gemukan sekarang brapa.?&amp;nbsp;Segituan juga kan?. Beneran kan ane bilang tadi,? Ente sih nggak percaya&lt;/em&gt;,.).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi walau rencana ane kedengarannya briliian banget, sampai cerita ini ane tulis, ane&amp;nbsp;baru punya sekeping doang gan. Hehee,. jadi malu. Ntar wes, ane mo nambah2 lagi. Doain ya,. biar investasi ane lancar,.!! Moga ini bisa juga jadi inspirasi agan buat berinvestasi.&amp;nbsp;Met nabung ya&amp;nbsp;Gan,..!!. Eitss,..jangan lupa zakatnya juga ya gan,. ;-)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-2087301308566168406?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/2087301308566168406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/03/investasi.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/2087301308566168406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/2087301308566168406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/03/investasi.html' title='Investasi,.'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-ikEl7w7Ez-k/TXqdra4zUEI/AAAAAAAAATo/UGsegElV3RU/s72-c/homepage_logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-9206271816464983630</id><published>2011-02-10T06:18:00.000-08:00</published><updated>2011-07-04T10:56:46.637-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Setan Aja Pusing,.!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IZJuGSkTUSQ/TVPyqT5PuMI/AAAAAAAAATI/0KlDyx6fzGE/s1600/SAp.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" h5="true" height="260" src="http://4.bp.blogspot.com/-IZJuGSkTUSQ/TVPyqT5PuMI/AAAAAAAAATI/0KlDyx6fzGE/s320/SAp.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Dulu,.. Duluu banget (jadi berasa udah punya umur ratusan tahun yaa,.??) waktu&amp;nbsp;pertama kali masuk ni kompeni, ane bener2 nggak ngeh ma yang namanya SAP. Waktu&amp;nbsp;itu ane masih jadi teknisi. Teknisi mekanik tepatnya. En teknisi mekanik kroco mumetz kalo mo lebih jelasnya lagi. Hehe,. maklum, ane masih newbie. "Presh prom the open" lah kalo kata&amp;nbsp;barudak bandung. Jadi, semua yang ane temuin di kompeni ne bikin ane brasa jadi wiro sableng di jaman Bill Gates. Semua ilmu en kesaktian ane berasa ndak da&amp;nbsp;gunanya. Jangankan jurus kunyuk melempar buah,&amp;nbsp;pukulan matahari aja ndak kepake.&amp;nbsp;Kalo kata orang kita musti sedikit bicara banyak bekerja. Nah, ane malah sedikit bicara banyak bertanya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;SAP,.&amp;nbsp; yap, sperti yang dah ane bilang tadi, ni sopwer bener2 bikin ane puyeng. Jangankan&amp;nbsp;make', denger aja baru kali ne.&amp;nbsp;Cuman yang bikin penasaran, napa semua pada ngomongin ni program? Segala kerjaan kayaknya musti&amp;nbsp;minta ijin ma SAP dulu.&amp;nbsp;Mo&amp;nbsp;bikin dokumen&amp;nbsp;ijin kerja&amp;nbsp;mesti buka SAP, mo ngeprint, pake SAP. Mo mesen barang di warehouse, kudu SAP. Bayar tagihan&amp;nbsp;kartu kredit, tengok SAP. Mo reimburst duit pribadi yang kepake&amp;nbsp;buat kepentingan perusahaan, mampir SAP.&amp;nbsp;Ampe masukin&amp;nbsp;jam kerja aja juga musti lewat SAP. Sett dah,. ni&amp;nbsp;program bener2 tenar banget yak.?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Ane jadi penasaran, gimana seh wujud SAP.? Ane tanya sana sini, tengok sana sini, akhirnya&amp;nbsp;ane bisa punya gambaran dikit tentang si doi. Tapi tentu saja masih burem. Nah,. begitu ane dapet login en password sendiri buat masuk intranet, ane coba praktekin ilmu yang ane dapetin kemaren2 tuh.&amp;nbsp;Widih,.&amp;nbsp;pertama kali make' ni software bener2 bikin kepala mo pecah. Gimana ndak, 3 kali salah masukin password aja langsung keblokir (&amp;nbsp;baru juga mo masuk,. dah mengandung tewur. Walhasil,. Service-Desk&amp;nbsp;mesti bolak balik ngangkat telpon&amp;nbsp;buat bukain akun ane,,. Hehe.).&amp;nbsp;udah gitu karakter yang dipake sensitif banget (jangankan salah huruf,. besar kecilnya aja nggak mo ngasih toleransi. Dah percis dosen killer di kampus pokoke, kalo dah "A" ya "A", kayaknya musti nglangkahin mayatnya dulu baru bisa jadi "B". Ih,.. serem amat, gan,.!!..),&amp;nbsp;mana banyak banget kode2 rahasianya. Tiap transaksi punya kode masing2.&amp;nbsp;(udah kayak mo masuk jaringan komputer pentagon ae. Trus&amp;nbsp;kalo nggak apal gimana?,.. ya mesti diapalin, kalo nggak, jangan harap bisa ber SAP-ria.&amp;nbsp;Udah gitu banyak halaman yang terkoneksi satu sama laen. Jadi, mesti&amp;nbsp;prosedural&amp;nbsp;kayak ngikutin SOP.&amp;nbsp;Hehe,.. tapi untungnya ane nemu fitur "favorite transaction". jadi bisa nge-save kode yang sering&amp;nbsp;ane pake). &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Yah,. en berkat dukungan para senior ( sebenernya seh,. mereka paling&amp;nbsp;nggak semangat&amp;nbsp;kalo dah kerja make'2 komputer, terutama buat ngakses ni sopwer. Maunya seh,. kerja lapangan aja, jadi&amp;nbsp;nggak banyak mikirnya. Walhasil,. ane sebagai newbie, didapuk sebagai teknisi komputer. Maksudnya, teknisi yang lebih banyak megang komputer daripada kerjaan lapangan yang harusnya jadi tanggung jawab ane. En alasan para senior&amp;nbsp;yang bikin ane kagak bisa ngelak tuh, " komputer ntu kerjaan anak muda, kami yang tua2 ni dah susah kalo suruh blajar lagi". Hehe,. meski ini cuman alibi karena ane tahu mereka&amp;nbsp;sebenare cukup mahir make' komputer, but,. thanks,.. to all of my senior there.) ane jadi familiar ma SAP.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kata orang, SAP tuh singkatan dari Systems, Applications, and Products in data processing, tapi&amp;nbsp; orang2 sepakat buat bikin kepanjangan ndiri&amp;nbsp;buat nih sopwer. &amp;nbsp;SAP,. Setan&amp;nbsp;Aja Pusing,.!! (Ane cuman kasih tampilan versi SAP yang kompeni ane pake.&amp;nbsp;Ane kagak berani nampilin dalemane, Soalnya kompeni konfidensial banget. Hehe,. maap ya,.).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-9206271816464983630?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/9206271816464983630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/02/setan-aja-pusing.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/9206271816464983630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/9206271816464983630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2011/02/setan-aja-pusing.html' title='Setan Aja Pusing,.!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IZJuGSkTUSQ/TVPyqT5PuMI/AAAAAAAAATI/0KlDyx6fzGE/s72-c/SAp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-1802541782204891655</id><published>2010-10-16T09:44:00.000-07:00</published><updated>2011-05-05T05:50:19.092-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Not mine. Just &quot;bantu sundul&quot;'/><title type='text'>Innalillaah,.. kisah yang sangat mengharukan..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;object height="390" width="460"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/yD5S-jtxFls&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;version=3"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/yD5S-jtxFls&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;version=3" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowScriptAccess="always" width="460" height="390"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Berikut ini adalah kisah sedih gadis berumur 10 tahun yang bernama Bar`ah. Orang tua Bar’ah adalah dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pada usia ini, Bar`ah telah menghafal seluruh Al Qur’an berikut tajweednya , dia sangat cerdas hingga gurunya pernah mengatakan bahwa dia paling unggul untuk anak seusianya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dia hidup dalam keluarga kecil yang berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya … . Suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan, diketahuilah bahwa ibu bar’ah menderita kanker, dan ternyata kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ibu Bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya … dan inilah ucapan ibu Bar’ah kepadanya “Bar`ah aku akan pergi ke surga di depanmu, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gadis kecil itu tidak benar-benar mengerti tentang apa yang ibunya beritahukan. Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ia mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca AlQuran untuk ibunya sampai larut malam, sampai ayahnya datang dan membawanya pulang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Suatu hari pihak rumah sakit memberitahu ayah Bar’ah melalui telpon bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepatnya, sehingga ayah Bar’ah menjemput Bar `ah dari sekolah dan langsung menuju ke rumah sakit. Ketika mereka tiba di depan rumah sakit ia meminta Bar’ah untuk tinggal di mobil … sehingga ia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;em&gt;Ayah Bar’ah keluar dari mobil dengan berlinang air mata, ia menyeberang jalan untuk masuk rumah sakit. Tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah Bar’ah dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu…tak terbayangkan ..tangis gadis kecil ini pada saat itu…!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tragedi Bar`ah belum selesai sampai di sini… setelah lima hari semenjak kematian ayahnya, akhirnya ibu Bar’ah meninggal dunia juga. Dan kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orangtuanya. Dan oleh orangtua dari teman-teman sekolahnya, Bar’ah dihubungkan dengan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;em&gt;Tak berapa lama tinggal di mesir, gadis kecil Bar`ah mulai mengalami nyeri mirip dengan ibunya, dan oleh keluarganya ia lalu di periksakan, dan setelah beberapa kali tes di dapati Bar’ah juga mengidap kanker … tapi sungguh mencengangkan kala ia di beritahu kalau ia menderita kanker….inilah perkataan Bar’ah kala itu: “Alhamdulillah, sekarang aku akan bertemu dengan kedua orang tuaku.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semua teman-teman dan keluarganya terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia tetap sabar dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya!…..Subhanallah….&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Orang-orang mulai mendengar tentang Bar `ah dan ceritanya, dan Saudi memutuskan untuk mengurus nya … ia mengirim Bar’ah ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Salah satu saluran TV Islam (TV Al Hafiz) berhasil menghubungi gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca AlQuran, beberapa waktu&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;sebelum ia dalam keadaan koma. Bar’ah berdoa untuk kedua orangtuanya dan menyanyikan sebuah Nasheed….&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hari-hari terlewati dan kanker mulai menyebar di seluruh tubuhnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya, dan ia telah bersabar dengan apa yang ditetapkan Allah baginya … tapi beberapa hari setelah operasi amputasi kakinya kanker sekarang menyebar ke otaknya, lalu oleh dokter diputuskan untuk melakukan operasi otak … dan sekarang Bar’ah berada di sebuah rumah sakit di Inggris menjalani perawatan dalam kondisi koma.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TLoIJftX0hI/AAAAAAAAARg/9OVZIejZSkc/s1600/baraa1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TLoIJftX0hI/AAAAAAAAARg/9OVZIejZSkc/s1600/baraa1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : &lt;/em&gt;&lt;a href="http://cintaislam.org/" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #22229c;"&gt;&lt;em&gt;http://cintaislam.org&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----Nasheed yang baru saja anda perdengarkan tadi adalah nasheed yang dinyanyikan Bar'ah beberapa waktu sebelum ia mengalami koma-----&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-1802541782204891655?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.youtube.com/watch?v=NnNS9ID9Ecw' title='Innalillaah,.. kisah yang sangat mengharukan..'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.youtube.com/watch?v=gkIO02s6Ywg' length='0'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.youtube.com/watch?v=yD5S-jtxFls' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/1802541782204891655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/10/berikut-ini-adalah-kisah-sedih-gadis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1802541782204891655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1802541782204891655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/10/berikut-ini-adalah-kisah-sedih-gadis.html' title='Innalillaah,.. kisah yang sangat mengharukan..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TLoIJftX0hI/AAAAAAAAARg/9OVZIejZSkc/s72-c/baraa1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-8967529525491505454</id><published>2010-10-07T19:26:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T07:48:38.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Spending time,.. (nglantur.com)</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TNAkgCm5ejI/AAAAAAAAARw/Kt0rI9RxwnU/s1600/P131010_05.38_%5B01%5D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TNAkgCm5ejI/AAAAAAAAARw/Kt0rI9RxwnU/s400/P131010_05.38_%5B01%5D.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika ada kontes untuk orang yang paling sering menunggu se dunia,. aku bakal daftar neh kayaknya. hehehe,..&amp;nbsp;La mo&amp;nbsp;gimana lagi,&amp;nbsp;ibarat kata,&amp;nbsp;menunggu sudah menjadi nama tengahku. Budi "menunggu" iswanto. hehehe,.. (bingung,.? aku ndiri aja bingung. Nggak tau tuh napa orang barat sana suka&amp;nbsp;nambahin nama tengah dengan kata2 aneh&amp;nbsp;gini.) Just like what I'm doing right now. Bentar2,. emang bisa&amp;nbsp;ya,. mengganti kata "menunggu" dengan "do".? Bukannya "do" identik dengan melakukan suatu kegiatan.? Whatever lah,. setidaknya aku masih punya (hhmm,.. nglirik dulu ke timer di pojok kanan bawah yang ternyata masih bergerak di angka 08:34 a.m) sekitar sejam lagi lah untuk menutup ritual menunggu ini. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Hmm,... sejam ya,.?? let me think,.. kalo aku pakai buat buka2 materi perkuliahan kemaren,.. kayaknya nggak bisa deh. Nggak bawa bukunya seh (alesan,.. kalopun bawa juga mesti bener2 taubatan nasuha dari yang namanya aras2en, baru deh kesentuh tu buku). Kalo maen futsal,.. wah,, favorit aku tuh,.!!!!&amp;nbsp; tapi gimana ya,.??. setidaknya butuh 9 orang lagi plus lapangan bola berikut bolanya baru bisa dilakukan. Ok, kita telaah satu2. Di sebelah kiriku ada lapangan rumput yng cukup luas. Yup,. satu syarat telah terpenuhi. Berarti&amp;nbsp;hanya perlu&amp;nbsp;ngumpulin 9 orang lagi plus satu bola yang bisa ditendang. Tapii,.. gimana ya caranya ngumpulin 9 orang yang sama2 pengen maen bola. kalau aku lagi di lapangan futsal seh bukan hal sulit tuk SKSD en ngajakin orang asing buat maen futsal bareng. Tapi ini di bandara cuyy,. emang seh,.. banyak orang di sekitarku. Jadi setidaknya dibutuhkan kemampuan persuasif yang extra2 tinggi untuk bisa membuat pak tua yang sedang menunggu keberangkatan pesawatnya sambil membaca koran KOMPAS di depanku ini, untuk mau membatalkan rencana perjalanannya. Ahh,.. sungguh durjana,.. bahkan aku harus melakukan hal yang sama untuk wanita berambut sebahu di sampingku, waiterr yang sedang mengumpulkan piring kotor tak jauh dari tempatku duduk, laki2 berjas hitam necis yang tampak pada arah jam 5, dan siapa saja lah yang bisa aku bujuk untuk turun ke lapangan (eitts,.. kayaknya taman deh,..) en berkeringat ria. Hehehehe,.. kedengerannya kog seperti mission impossible. Jauh lebih sulit neh dari aksi kejar2an motor &amp;amp;&amp;nbsp;tembak2an di jalan raya,. atau bergelantungan pada seutas tali yang dilakukan Tom Cruise (bener nggak seh nulisnya,.?? kayak nggak yakin neh,...)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Ok,. plan B gagal dipilih. bagaimana kalau menyanyi,.. menari,.. ato hal2 berbau acara idola- idolaan mencari bakat seperti yang ada di tivi.?? lagi2,. harus dicancel ni opsi. daripada nanti harus brakhir di kantor keamanan bandara gara2 dituduh mengganggu ketentraman umum., nggak jadi pulang dong aku,. Ah,. nggak ada ide lagi kayaknya. Mending tetep&amp;nbsp; di sini aja wes. Duduk sambil nulis2 nggak jelas di blog. Setidaknya nggak ada pak tua yang harus ketinggalan pesawat, nggak ada petugas keamanan yang harus keluar pos. En yang pasti,.. rumput di taman itu bakal terhindar dari kerusakan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Ok,.. kita cek lagi timer tadi,. Ehhmmm,.. udah jam 09:11 neh. Setengah jam lagi berarti sebelum pesawat ke Surabaya mulai boarding. Wah,.. nggak kerasa yo,. setengah jam udah kelewat buat mikir rencana2 geje tadi. Hehehe. Lho,.. aku sampek nggak nyadar pak tua tadi ternyata udah pergi entah kemana. tapi aku yakin, ia tidak sedang menuju ke taman untuk maen bola denganku. Aku aja masih duduk di sini kog. Ato jangan2 dia mo maen sendiri tanpa ngajak aku,. wah,. nggak fair ini. Kan aku yang punya ide tadi,. masak nggak di ajak,.?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Wes kah,.. daripada ngelantur lebih jauh,.. mending beres2 sambil nunggu boarding di Gate F2. Internet aku dis-connect, kabel power di cabut, komputer di shut down. masukin tas,. beres. bentar2,... kalo internet udah di disconnect, komputer dah di shut down,.. lantas,.. gimana aku bisa nulis kalimat ini di blog,.?? Mo tau caranya,.?? Kita tanya galilubang,..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Awas aja kalo di tengah jalan ke Gate 2F nanti aku liat ada yang maen futsal di taman,. GGRrrrr,....&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-8967529525491505454?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/8967529525491505454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/10/spending-time-nglanturcom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/8967529525491505454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/8967529525491505454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/10/spending-time-nglanturcom.html' title='Spending time,.. (nglantur.com)'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TNAkgCm5ejI/AAAAAAAAARw/Kt0rI9RxwnU/s72-c/P131010_05.38_%5B01%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3256548298152865749</id><published>2010-09-24T21:30:00.000-07:00</published><updated>2010-10-16T14:51:01.980-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allahu Akbar'/><title type='text'>Choose your life choices,..</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TJ16tcGBmYI/AAAAAAAAARY/kCJRzHK-5bQ/s1600/desicion.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img border="0" height="400" px="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TJ16tcGBmYI/AAAAAAAAARY/kCJRzHK-5bQ/s400/desicion.jpg" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hidup adalah pilihan. Dan, menjalani hidup adalah serangkaian keputusan yang kita buat atas berbagai pilihan yang tersedia.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ungkapan klise memang, tapi&amp;nbsp;begitulah adanya. Setiap saat kita dihadapkan pada 2 pilihan, 3 pilihan, 4 pilihan, dan seterusnya. Dan setiap satu pilihan yang kita ambil, akan mengantarkan kita pada beberapa pilihan berikutnya yang terkait. Seperti sebuah diagram daun, dimana satu percabangan rusuk akan memiliki banyak rusuk turunan. Setiap ujung dari rusuk2 ini akan memiliki akhir cerita masing2. Terkadang seseorang mengambil pilihan yang tepat sampai akhir hayat hidupnya. Hidup serba berkecukupan, memiliki pekerjaan yang halal&amp;nbsp;dan barokah, memiliki isteri yang salehah, memiliki keturunan yang berbakti hingga&amp;nbsp;meninggal secara&amp;nbsp;syahid ataupun&amp;nbsp;khusnul khotimah. Namun tak jarang pula yang mengambil pilihan&amp;nbsp;salah di tengah perjalanan hidupnya&amp;nbsp;sehingga berimbas pada berbagai keputusan buruk berikutnya. Jadi,. sebenarnya pilihanlah yang membedakan identitas seorang ulama, presiden, pengusaha, pencuri, bahkan pembunuh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kita memang tidak bisa memilih bagaimana kita dilahirkan ke dunia. Namun kita bisa memilih dengan cara apa kita akan meninggalkannya. Dalam rukun iman ke 6, Allah telah menuntun kita agar iman dan percaya salah satunya kepada Qada'&amp;nbsp;Muallaq. Sejalan dengan wahyu-Nya yang tertuang dalam surat Ar-Ra'd ayat 11,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka". &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jadi, manusia diberi peluang yang cukup berarti untuk mengubah apa yang telah digantung-Nya di Lauhul Mahfuds. Di sinilah peran doa,&amp;nbsp;ikhtiar, ta'aruf, istikharah, ataupun&amp;nbsp;tawakkal kita.&amp;nbsp;Jika burung saja yang berangkat pagi hari dalam keadaan lapar dapat kembali pada sore harinya dengan perut penuh berisi makanan, maka bagaimana manusia bisa berkeyakinan bahwa doa,&amp;nbsp;ikhtiar,&amp;nbsp;ataupun&amp;nbsp;tawakkalnya akan sia-sia? Bukankah&amp;nbsp;Dia&amp;nbsp;Tuhan yang maha Pengasih lagi Penyayang yang tidak akan membiarkan hambanya terlantar di dunia tanpa pengawasan-Nya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Aku,.&amp;nbsp;yang tidak setitik zarah-pun mampu&amp;nbsp;memahami rahasia Illahi, akan selalu berusaha mempersiapkan&amp;nbsp;hidup dan kehidupanku kelak, agar tetap berada dalam naungan Rahmat-Nya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Seperti doa yang tiap&amp;nbsp;sholat aku panjatkan, seperti segala Ikhtiar yang selama ini aku perbuat, seperti Ta'aruf yang aku niatkan sejak awal, seperti Istikharah yang aku lakukan di saat pilihan ke 2, ke 3, dan seterusnya yang tiba2 datang tuk&amp;nbsp;mencoba menggoyahkan keyakinanku. Dan kini,. seperti tawakkal inilah&amp;nbsp;aku akan berusaha memahami&amp;nbsp;Qada' Muallaq-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rabbanaa habblanaa min azzwaajinaa wa dhurriyyaatinaa qurrota a'yun waj'alnaa lil muttaqiina imamaa.&amp;nbsp;Rabbanaa aatina fiddun-yaa khasanah wa fill aakhiroti khasanatawwaqinaa adzabbannaar. Subkhaana robbika robbil 'izzati 'ammayaasifun wassalaamun 'alalmursaliin warhamdulillaahirobbil'aalamiin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3256548298152865749?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3256548298152865749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/09/hidup-adalah-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3256548298152865749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3256548298152865749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/09/hidup-adalah-pilihan.html' title='Choose your life choices,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TJ16tcGBmYI/AAAAAAAAARY/kCJRzHK-5bQ/s72-c/desicion.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-712871404690361902</id><published>2010-09-09T23:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-16T14:51:44.810-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Kami memang bukan orang2 terpilih,. tapi inilah pilihan kami.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TJfRqp3PU0I/AAAAAAAAARQ/RM84OhIX9QE/s1600/062510025303.jpg" imageanchor="1" style="cssfloat: right; margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" qx="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TJfRqp3PU0I/AAAAAAAAARQ/RM84OhIX9QE/s400/062510025303.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Allaahu Akbar,..Allaahu Akbar,.. Allaahu Akbar. Laa Illaaha&amp;nbsp;Illallaahu Allaahu Akbar. Allaahu Akbar. Wa Lillaa Ilham...&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah siapa yang sengaja membunyikan&amp;nbsp;gema takbir ini melalui channel 7 radio komunikasi kami.&amp;nbsp;Seketika perasaan haru,.. sedih,.. senang,. bahagia,.. rindu.. ah,. entahlah, semuanya&amp;nbsp;teremulsi dan menyeruak begitu saja dalam benak kami.&amp;nbsp;Sudah,.sudah,.. cukuplah bagi kami menimbun semua perasaan ini dalam hati saja. Bagaimanapun, emosi mesti tetap terkontrol dan kepala harus tetap dingin. Dan yang pasti,&amp;nbsp;fluida dari perut bumi harus tetap mengalir pagi ini. Kompressor tidak boleh berhenti menekan gas sampai ke singapur*. Tangki- tangki penyimpanan musti menampung kondensate seperti biasanya. Air hasil pemisahan proses tidak boleh berhenti dipompa kembali ke dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, ..bukan kami lupa bahwa hari ini adalah hari kemenangan setelah berpuasa selama sebulan penuh. Tidak pula kami tidak peduli dengan makna 1 Syawal. Tapi ini juga&amp;nbsp;ibadah kami. Inilah bentuk tanggung jawab terhadap apa yang telah kami pilih sejak awal. Ini&amp;nbsp;mungkin tidak menyenangkan, tapi seseorang harus melakukannya. Dan pagi ini, kami hanya mengambil sebagian kecil dari ketidaknyamanan hidup. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku yakin, apa yang tampak dari sebagian kami tidaklah betul2 menggambarkan kami seluruhnya. &amp;nbsp;InsyaAllah,.. apa yang kami yakini,.. apa yang kami niatkan,. dan apa yang kami rasakan,.. sama sekali tidak berbeda dengan mereka di luar sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami memang bukan orang2 terpilih,. tapi inilah pilihan kami. Dan kami tidak menyesal untuk itu. Mereka boleh saja menikmati hari nan fitri ini dengan suka cita di luar sana. Kamipun bisa melakukannya dengan cara kami.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-712871404690361902?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/712871404690361902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/09/allaahu-akbar.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/712871404690361902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/712871404690361902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/09/allaahu-akbar.html' title='Kami memang bukan orang2 terpilih,. tapi inilah pilihan kami.'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TJfRqp3PU0I/AAAAAAAAARQ/RM84OhIX9QE/s72-c/062510025303.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-618473186665508324</id><published>2010-08-18T12:57:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:12:52.606-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Power balance,..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TGw5W1u75oI/AAAAAAAAAQM/3mpPqNiwRfo/s1600/1277519246_98735543_1-Pictures-of--Power-Balance-1277519246.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" ox="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TGw5W1u75oI/AAAAAAAAAQM/3mpPqNiwRfo/s320/1277519246_98735543_1-Pictures-of--Power-Balance-1277519246.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Pernah denger,.? Syukur deh,. se-nggak2nya&amp;nbsp;aku berhasil&amp;nbsp;ngarahin imajinasi kamu ke&amp;nbsp;tempat yang,... salah. Hehehe,. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;sorry for an&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;em&gt;&lt;strong&gt;inconvenient introduction&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Power balance&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; di sini emang bukan gelang karet silikon yang "katanya" bisa&amp;nbsp;ningkatin keseimbangan tubuh,. ketahanan tubuh,.. atau ke-an ke-an lain yang berdampak&amp;nbsp;ma tubuh. Power kan artinya kekuatan, kemampuan, atau kebisaan.&amp;nbsp;Sedang Balance bisa berarti keseimbangan, kondisi tidak timpang, dll.&amp;nbsp;Jadi kalo digabungin,&amp;nbsp;power balance ya&amp;nbsp;kemampuan untuk nyeimbangin apa aja yang belum seimbang. Hehehe,.&amp;nbsp;maaf karena hanya punya&amp;nbsp;bekal &lt;em&gt;&lt;strong&gt;TOEIC&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp; yang&lt;em&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;pas-pasan,.&amp;nbsp;mohon dimaklumi atas penterjemahan yang kesannya maksa ini. Tolong dibantu yaak,.. bin salabin jadi apa,.. prok prok prok,..!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Sebelumnya tolong jawab pertanyaan ini dulu, kalo&amp;nbsp;dilihat dari 4 kombinasi kepribadian berikut, mana sih yang paling cocok sama kamu,.? Apakah kamu tergolong &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Extrovert&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang cenderung vokal, responsif, kritis dan berani bersuara? tapi bukan nyanyi lho,.. itu mah unjuk kebolehan namanya. Ato gini, mungkin kamu&amp;nbsp;termasuk &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Introvert&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang lebih diem, penuh perhitungan walau&amp;nbsp;untuk hal2 yang&amp;nbsp;nggak perlu dihitung, selalu punya &lt;strong&gt;&lt;em&gt;plan B&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; meski nggak terlalu penting, ato kata iklan, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;talk less do more think much&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Ato lagi&amp;nbsp;peribahasa jawanya &lt;em&gt;&lt;strong&gt;kalem-kalem nganyutake&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. hehe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Selanjutnya,. apa kamu cocok dengan sifat &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sensing&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; yang&amp;nbsp;kurang berani mutusin sesuatu sebelum melihat, menghitung, membandingkan, dan mempelajari tanda2 ato gejala2&amp;nbsp;yang telah ada sebelumnya.? gampangnya sih bayangin&amp;nbsp;aja cara kerja densus 88 waktu olah TKP rumah tersangka kasus&amp;nbsp;terorisme sebelum akhirnya bikin konferensi pers.&amp;nbsp;Semacam itulah pola pikir kelompok ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sementara kamu yang tergolong memiliki&amp;nbsp;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Intuition&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; cukup tinggi, biasanya cukup yakin dengan apa yang kamu perkirakan. Ya,..11- 12 lah ma cara berpikir segelintir orang yang biasanya minta ketik reg spasi&amp;nbsp;ramal,. en minta dikirim ke manalah terserah, ke warung lestari juga boleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Lantas, jika kamu merasa hatimu (&lt;strong&gt;&lt;em&gt;heart/qalbu&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, bukan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;liver&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;)&amp;nbsp;lebih berperan mengolah data yang diperoleh dari panca indera, maka kamu wajib masuk klub &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Feeling&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Kelompok ini seh kebanyakan make perasaan, apaan aja mo dipikirin pake perasaan. Walau kadang jadi terlalu banyak yang dipikir sehingga jadi sakit sendiri (loro ati, red).&amp;nbsp;Lain halnya&amp;nbsp;jika koneksi ke otak kamu&amp;nbsp;lebih menonjol daripada hati, kamu bisa dimasukin dalam kelompok &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Thinking&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Orang ini banyak make logika,. tapi jangan kebablasan lho ya,.. nggak semua hal bisa en perlu dinalar. Takutnya jadi skeptis ma Gusti Allah,. Naudzubillah mindzalik,..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;Terakhir neh,.. jika kamu cenderung &lt;em&gt;&lt;strong&gt;nriman&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;legowo&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, slow2 aja,. dan tidak suka terlalu memaksa, mungkin kamu cocok dengan golongan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Perceiving&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Pokoke mangan ra mangan asal kumpul,. hehe. Tapi kalo nggak ngerasa,. ya masuk aja ke&amp;nbsp;grup sebelah yang namanya &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Judging,&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; gampang kan,.? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Sebenarnya tipe apapun kita,. tidak menutup kemungkinan terpedaya oleh ketimpangan alam pikiran dan alam nyata. Hanya saja,.. satu kelompok akan lebih terhipnotis dari yang lain. Ini berlaku untuk ke-empat2nya tanpa terkecuali. Akibatnya,..kamu akan&amp;nbsp;tidur lebih dalam,. lebih dalam,. jauh lebih dalam dari sebelumnya. Dan jika kamu&amp;nbsp;mendengar tepuk tangan yang sangat keras dari penonton, segeralah bangkit dari alam tidur kamu dan terimalah energi positif dari saya. halah,.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Bentar,. bentar,.. ketimpangan alam pikiran dan alam nyata,.? gimana maksudnya ya,.?. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Aku&amp;nbsp;yakin,. bahwa&amp;nbsp;semua orang pernah berkhayal. Semua orang pasti pernah membayangkan kehidupan paling ideal menurut mereka sendiri. Tentu saja dalam alam&amp;nbsp;pikiran masing2. Seorang pelajar berkhayal akan hari kelulusan mereka, mahasiswa baru berkhayal&amp;nbsp;telah memakai baju toga, seorang pencari kerja berkhayal&amp;nbsp;menerima gaji bulanan, seorang bawahan berkhayal akan memimpin anak buahnya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Sah sah saja kita memiliki angan tentang kehidupan yang lebih baik dari kenyataan yang sedang kita alami. toh selain tidak&amp;nbsp;membutuhkan biaya sepeserpun,&amp;nbsp;juga tidak perlu mengeluarkan keringat. Kita hanya perlu sedikit memejamkan mata,. dan,.. bin salabin jadi apa,.. prok,.prok,.prok,.,&amp;nbsp; &lt;em&gt;&lt;strong&gt;the dream comes true&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Masalah kemudian timbul ketika alam pikiran kita terpaku pada kehidupan serba ideal yang hanya ada di dunia maya itu. Kita seperti telah terbiasa dengan kehidupan serba nyaman, segala sesuatu serba lengkap. Seakan menjadi dunia dimana kita telah tinggal dan enggan untuk ditinggalkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Kemudian saat diharuskan kembali ke dunia nyata,. kita baru tersadar. Kita berada di kehidupan yang benar2 berbeda dan sama sekali&amp;nbsp;belum melakukan apapun untuk mengubahnya. Kita merasa seperti sedang&amp;nbsp;memasuki kehidupan orang lain. Tidak ada sarapan roti keju dan segelas susu manis seperti biasanya. Tidak ada anak buah yang biasanya kita perintah. Tidak ada gaji bulanan yang bisa dipakai untuk hidup berfoya-foya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Saat kita mencoba bangun dari tempat tidur,. terdengar suara gesekan kayu2 renta yang tidak sama dengan bunyi spring bed yang kita miliki di dunia "sana". Kita timba air dari sumur belakang rumah untuk kemudian digotong dengan susah payah ke sebuah tempat bersekat bambu di keempat sisinya sebelum digunakan untuk mandi. Jauh dari bayangan kita akan sebuah&amp;nbsp;kamar mandi dengan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;bath tub&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang dilengkapi keran air panas dan dingin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Dan,. apapun yang kita lakukan kemudian,.. akan terlalu banyak ketimpangan yang kita rasakan. Karena tanpa kita sadari, kita telah menetapkan standar yang terlalu tinggi untuk diri kita sendiri. Dan tidak ada yang lebih memuaskan kita selain berusaha mewujudkannya. Akibatnya,. tidak ada yang bisa kita nikmati dalam setiap usaha memperbaiki kehidupan nyata. Kita menjadi orang lain bagi diri kita sendiri. Dan kita menjadi terlalu keras pada diri sendiri.&amp;nbsp;Naudzubillah tsumma Naudzubillah,.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Sedikit ilustrasi&amp;nbsp;di atas&amp;nbsp;mungkin cukup membingungkan, tapi percayalah,.. sebagian dari kita pasti mengalami. Sedikit tanda2 yang&amp;nbsp;mungkin bisa diamati&amp;nbsp;adalah ketika seseorang mulai terlalu sensitif atas kehidupan pribadinya, lantas sulit baginya menerima keadaan yang sedang dihadapi.&amp;nbsp;Selain itu,&amp;nbsp;ia akan&amp;nbsp;selalu berusaha&amp;nbsp;untuk menjadi orang lain, hanya karena tidak puas dengan dirinya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-618473186665508324?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/618473186665508324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/08/power-balance.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/618473186665508324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/618473186665508324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/08/power-balance.html' title='Power balance,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TGw5W1u75oI/AAAAAAAAAQM/3mpPqNiwRfo/s72-c/1277519246_98735543_1-Pictures-of--Power-Balance-1277519246.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-5534803424158031509</id><published>2010-07-25T15:30:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:13:29.924-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Best part of you,..</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TEyxmbXmOOI/AAAAAAAAAQE/lVmGR2p3YuY/s1600/573445706_e2867c86df.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" hw="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TEyxmbXmOOI/AAAAAAAAAQE/lVmGR2p3YuY/s400/573445706_e2867c86df.jpg" width="293" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku teringat&amp;nbsp;kisah inspiratif yang dikirimkan supervisorku melalui imel beberapa bulan silam. Kurang lebih seperti ini,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari Aristoteles bertanya pada gurunya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;em&gt;Apakah cinta sejati itu&lt;/em&gt; ?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guru :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Barjalanlah lurus di taman bunga yg luas, petiklah 1 bunga yg terindah menurutmu. Dan jangan pernah berbalik ke belakang !&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Aristoteles melaksanakannya dan kembali dengan tangan hampa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guru bertanya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;mana bunganya ?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aristoteles menjawab:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Aku tdk bsa mendapatkannya. Sebenarnya aku tadi telah menemukan sekuntum bunga yang terindah ,……. tapi aku berfikir, mungkin di depan ada yg&amp;nbsp;lebih bagus lagi ...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Dan ketika aku telah sampai di ujung taman, aku baru sadar bahwa yg aku temui pertama tadi itulah yg terbaik…., sayangnya aku tidak bisa kembali lagi ke belakang ...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guru:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Seperti itulah cinta sejati, semakin kau mencari yg terbaik, maka kau tak akan pernah menemukannya ...&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagiku, ini kisah yang begitu menarik. Cukup sederhana, namun sarat makna. Cerita ini sangat aplikatif, jadi tidak&amp;nbsp;melulu&amp;nbsp;masalah percintaan. Segala&amp;nbsp;sesuatu akan memiliki bagian terbaiknya, apapun itu. Namun sayangnya, terkadang&amp;nbsp;ia tidak memberi petunjuk apapun saat&amp;nbsp;sedang mengeluarkan bagian terbaiknya itu. Dan ketika kita sadar telah melewatkannya, maaf,.. ia tidak akan kembali&amp;nbsp;lagi hanya&amp;nbsp;untuk mendatangi kita.&amp;nbsp;Mungkin ia akan melakukannya lagi, tapi&amp;nbsp;bukan untuk kita. Tidak semata2 karena keberuntungan, pengalaman, atau intuisi yang membuat kita mendapatinya. Karena yang harus kita yakini, ini semua bukan hanya tentang kita yang mencari&amp;nbsp;waktu yang tepat untuk mendapatkannya, namun apakah ia juga akan menemukan kita saat&amp;nbsp;sedang mengeluarkan bagian terbaiknya itu? Sebuah kesetimbangan yang sangat adil. Dengan sedikit bantuan-Nya melalui sholat istikharah, mungkin akan jauh lebih membantu daripada semua alasan tadi. InsyaAllah,.. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada satu gurauan yang sebenarnya sangat masuk akal, namun cukup menohok dan membuat dahi terkernyit. Pernah seorang teman memberitahuku mengenai konsep 3&amp;nbsp;B dalam mengejar sesuatu. Pertama "berdoa". ya,.. sudah menjadi kodrat manusia sebagai makhluk lemah yang tidak mempunyai kuasa apapun termasuk terhadap dirinya sendiri, untuk berdoa dan meminta pertolongan pada Dzat yang maha Kuasa. Berharap kebaikan-Nya untuk mengabulkan permintaan kita. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B kedua berarti "berusaha". Ya tentu saja kalau kita menginginkan sesuatu, kita harus mengusahakannya. Karena konsep rejeki adalah seperti menjemput seseorang di stasiun.&amp;nbsp;Jika kita yang&amp;nbsp;datang ke stasiun saja belum tentu berhasil menemukannya, apalagi hanya berdiam diri di rumah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan B yang terakhirlah inilah yang sebenarnya cukup bikin&amp;nbsp;sakit di telinga, gatal ditenggorokan, pusing di kepala, dan panas di hati. "Berkaca". Sebuah perenungan yang cukup mendalam sangat dibutuhkan untuk menelaah syarat ini. Sudahkah kita merasa pantas mendapatkan apa yang kita harapkan? Apa saja yang telah kita persiapkan untuk mendapatkannya? Apakah yang kita miliki telah setara dengan target yang kita kejar.? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Overall,.. Perlakukan, nikmati, dan anggaplah apa yang telah kita miliki sebagai bagian terbaik yang pernah kita peroleh, karena kita memang tidak pernah /perlu mengetahuinya. Gunakan ambisi dan introspeksi secara seimbang. InsyaAllah,.. tidak ada yang perlu dikhawatirkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-5534803424158031509?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/5534803424158031509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/07/best-part-of-you.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5534803424158031509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5534803424158031509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/07/best-part-of-you.html' title='Best part of you,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TEyxmbXmOOI/AAAAAAAAAQE/lVmGR2p3YuY/s72-c/573445706_e2867c86df.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-2651296204001792978</id><published>2010-07-09T03:35:00.003-07:00</published><updated>2010-09-23T22:15:46.061-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allahu Akbar'/><title type='text'>Apa ini semua terjadi secara kebetulan.?? Aku rasa tidak,..</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p	{mso-style-priority:99;	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TDb7FM4G2NI/AAAAAAAAAP8/11demu-u480/s1600/Butterfly.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TDb7FM4G2NI/AAAAAAAAAP8/11demu-u480/s320/Butterfly.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kebetulan.? Entah mengapa aku ragu dengan kata yang satu ini. Benarkah ada bukti otentik yang meyakinkan keberadaan fenomena kebetulan.? Apakah pernah ada satu hal, kejadian, atau peristiwa yang berlangsung tanpa alasan jelas dan terjadi begitu saja secara kebetulan.? Aku rasa aku cukup meragukan hal ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam keyakinanku,. segala hal yang terjadi baik besar, kecil, bahkan sepele sekalipun tidak terlepas dari sebuah perencanaan sangat matang yang saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Seperti keberadaan jagad raya yang memiliki tingkat keteraturan tak terbayangkan. Interaksi tiap galaksi terhadap galaksi lainnya, tiap planet tehadap planet lainnya, tiap asteriod, bintang, bulan, dan benda2 angkasa lain terhadap seisi alam raya. Entah bagaimana semua itu memiliki gravitasi tertentu, berotasi dan berrevolusi secara bersamaan tanpa bertabrakan satu sama lain. Sungguh sebuah bukti adanya campur tangan bersifat "Qudrat" yang tak terelakkan yang membuat ini semua terjadi. Apakah itu semua bisa disebut sebagai kebetulan belaka.? Naif rasanya jika masih berpendapat demikian. Dengan probabilitas yang jauh lebih sederhana saja, akan sulit bagi kita menalar sebuah kebetulan. Analogi sederhananya, coba kita bayangkan ketika ada satu angin topan bertiup kencang yang secara kebetulan melewati sebuah hangar perakitan pesawat terbang dan secara kebetulan pula, mampu merakit pesawat terbang secara utuh dari beratus-ratus ribu komponen pesawat yang tergeletak di lantai hangar. Kebetulan kekuatan putaran anginnya sesuai, sehingga mampu menyambungkan kepala dengan badan pesawat secara presisi. Kebetulan gaya angkat ke atas yang dimiliki tepat sehingga ekor pesawat pun mampu tersambung dengan sempurna. Begitu juga dengan instalasi turbin penggerak, jaringan kelistrikan, peralatan navigasi, bahkan sambungan keling tiap bagian pesawat yang secara kebetulan dapat terpasang secara sistematis. Coba kita pikirkan, berapa persenkah kemungkinan yang dapat kita bayangkan untuk dapat terjadinya peristiwa kebetulan ini,.? Aku yakin, hampir semua dari kita berpendapat sama. Mustahil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila merujuk dari alquranul karim, maka semua “kebetulan” ini akan patah dengan tidak terbantahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;“.. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz)"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku teringat sebuah film science fiction berjudul ” A Sound of Thunder” di televisi beberapa waktu silam. Cerita ini berawal dari ditemukannya sebuah mesin waktu yang memungkinkan siapa saja bepergian ke masa lalu sesuai seting waktu yang diinginkannya. Dengan ambisi mencari keuntungan sebesar2nya dari seorang pengusaha yang berhasil membeli hak paten mesin ini, jasa “traveling” lintas waktupun ditawarkan untuk alasan kesenangan. Selama perjalanan di dalam “masa lalu”, ada tiga aturan dasar yang mereka wajib ketahui. Pertama, jangan mengubah apapun dimasa lalu. Kedua, jangan meninggalkan sesuatu dari masa kini ke masa lalu, dan yang terakhir jangan membawa apapun dari masa lalu saat kembali ke masa kini. Jika salah satu dari tiga aturan dasar ini dilanggar, maka akan berdampak pada evolusi dunia yang tidak terbayangkan. Celakanya, satu orang peserta tour ini mengindahkan aturan dan secara tidak sengaja menginjak seekor kupu2 sehingga terbawa ke masa kini. Sekembali mereka ke masa kini, gelombang evolusi mulai berjalan dan memunculkan berbagai makhluk hidup aneh, tanaman purba berukuran raksasa, dan berbagai varietas maupun spesies baru yang tidak terkendali. Dari sinilah bencana itu timbul. Dengan kata sederhana, kepakan sayap kupu2 di masa lalu dapat berarti badai mahadahsyat di masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedikit penggambaran ini mungkin dapat menjelaskan, bahwa apapun yang terjadi di masa lalu, masa kini, maupun yang akan terjadi di masa depan, merupakan hasil dari sebuah perencanaan yang sangat presisi, mahadetail dan terstruktur secara matang. Sama sekali tidak mengandung unsur kebetulan. Hilangnya satu tarikan nafas seekor semut di hutan jambi tanpa sepengetahuan-Nya, sangat mungkin menyebabkan bencana Tsunami di kepulauan Hawaii 300 Tahun kemudian. Sungguh, sebuah keteraturan maharumit yang hanya bisa dipahami oleh sang Khalik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berbicara mengenai kebetulan, beberapa hari silam aku mencari informasi harga tiket pesawat dari Jakarta ke Surabaya. Kebetulan saat aku pulang nantinya, bertepatan dengan liburan akhir sekolah yang sudah barang tentu berimbas meningkatnya harga tiket. Kebetulan aku memutuskan untuk kembali menggunakan jasa angkutan kereta api, tanpa memesan tiket terlebih dahulu. Berharap masih ada tiket tersisa untukku di peron saat aku tiba di stasiun nantinya. Begitu aku tiba di stasiun dan melihat daftar kursi tersisa untuk seluruh kereta yang berangkat ke arah timur, semua tiket telah habis terjual untuk keberangkatan hari itu kecuali 4 tiket tersisa untuk kereta TAKSAKA 2 dengan tujuan akhir Stasiun Tugu Yogyakarta. Kebetulan antrian telah berjajar sepanjang 2 baris dengan masing2 mengantri sekitar 25 orang. Begitu aku sampai di depan peron, secara kebetulan hanya tersisa 1 tiket saja. Kebetulan aku teringat seorang teman lama yang baru saja menyelesaikan studi S1 nya jurusan Biologi di UGM, Indri. Dengan bantuannya, aku mendapatkan tiket kereta api SANSAKA jurusan Stasiun Tugu Yogyakarta – Stasiun Gubeng Surabaya. Kebetulannya lagi, tiket yang ia dapatkan adalah tiket terakhir yang tersedia untuk kereta ini. Dan berbagai kebetulan2 lain yang menyertaiku selama di dalam angkot dari Stasiun wonokromo ke terminal Bungurasih, di dalam bus kota ke terminal arjosari, sampai akhirnya aku menginjakkan kaki di rumah ini. Sudah sangat banyak kebetulan yang terjadi sejauh ini. Bahkan terlalu banyak sehingga hukum probabilitas mungkin tidak akan berlaku dalam kasusku ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang mengherankan, bagaimana jika &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;dari sekitar 50 orang pengantri di stasiun Gambir, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ada 4 orang atau lebih&amp;nbsp; yang memiliki tujuan sama denganku.? Mengapa hanya ada 3 orang.? Mengapa aku terfikir untuk menghubungi teman lama di Yogyakarta, bukannya memutuskan untuk membeli langsung di peron setibanya nanti, padahal aku pernah melakukannya setahun lalu di stasiun Balapan Solo dan berhasil mendapatkan tiket.? Bagaimana jika Indri sedang sibuk hari itu dan tidak bisa menolongku.? Bagaimana dengan antrian panjang yang juga ia hadapi saat menolongku mendapatkan tiket itu.? Bukankah sangat mungkin ada satu orang lagi dari puluhan orang di depannya saat itu yang memiliki tujuan kereta sama denganku sehingga ia tidak mendapatkan tiket yang aku inginkan.? Bagaimana bisa, nama kereta yang aku pesankan padanya sangat mirip dengan kereta yang aku tumpangi dari gambir, padahal aku tidak memilihnya, begitupun temanku.? Apakah ini semua berarti sekumpulan kebetulan berantai yang sama sekali tidak perlu ada penjelasan apapun atas alasan terjadinya.? Aku rasa tidak,..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-2651296204001792978?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/2651296204001792978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/07/apa-ini-semua-terjadi-secara-kebetulan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/2651296204001792978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/2651296204001792978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/07/apa-ini-semua-terjadi-secara-kebetulan.html' title='Apa ini semua terjadi secara kebetulan.?? Aku rasa tidak,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TDb7FM4G2NI/AAAAAAAAAP8/11demu-u480/s72-c/Butterfly.gif' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-152143999049006028</id><published>2010-07-02T19:52:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:49:41.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Not mine. Just &quot;bantu sundul&quot;'/><title type='text'>Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TC6lrsdOdII/AAAAAAAAAP0/vdgH-M94zwI/s1600/untitled.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="277" rw="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TC6lrsdOdII/AAAAAAAAAP0/vdgH-M94zwI/s400/untitled.bmp" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bab I dari Buku : Masa Lalu Uang &amp;amp; Masa Depan Dunia&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Penerbit : Pustaka Pohon Bodhi (Oktober 2007)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terjemahan dari artikel : Larry Hannigan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;sebuah dongeng sebelum memulai...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke masyarakat besok. Dia selalu menginginkan kekayaan dan kekuasaan dan sekarang impiannya akan segera menjadi kenyataan. Dia adalah seorang tukang emas, mengukir emas dan perak menjadi perhiasan, tetapi semakin lama semakin tidak puas karena harus bekerja keras dalam hidupnya. Fabian menginginkan kesenangan, dan juga tantangan, dan sekarang rencana barunya siap untuk dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;puluhan generasi, masyarakat terbiasa dengan sistem perdagangan barter. Seseorang akan menghidupi keluarganya dengan memproduksi semua yang mereka butuhkan ataupun mengkhususkan diri dalam perdagangan produk tertentu. Kelebihan dari yang dia produksi, akan dia tukarkan dengan kelebihan barang lain yang diproduksi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pasar setiap hari ramai dan bersemangat, orang-orang berteriak dan melambaikan dagangannya. Sebelumnya pasar adalah tempat yang menyenangkan, tetapi sekarang jumlah orang terlalu banyak, pertengkaran pun semakin banyak. Tidak ada lagi waktu untuk ngobrol dan bercanda, sebuah sistem yang lebih baik mulai diperlukan. Secara umum, orang-orang relatif bahagia, dan mereka menikmati buah dari hasil kerja keras mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di setiap komunitas dibentuk sebuah pemerintahan yang sederhana yang tugasnya menjaga agar kebebasan dan hak setiap anggota masyarakat dilindungi dan untuk memastikan bahwa tak seorang pun akan dipaksa untuk melakukan hal yang tidak dia inginkan oleh siapapun juga.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;INI ADALAH TUJUAN SATU-SATUNYA DARI PEMERINTAH (GOVERNMENT) DAN SETIAP ANGGOTA PEMERINTAH DIPILIH SECARA SUKARELA OLEH ANGGOTA KOMUNITAS YANG ADA.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, ada masalah yang tidak bisa mereka selesaikan di perdagangan pasar sehari-hari… Apakah sebelah pisau senilai dengan dua keranjang jagung? Apakah seekor kerbau lebih berharga dari seekor ayam…? Orang-orang menginginkan sistem yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian mengiklankan diri kepada masyarakat, “Saya punya solusi atas masalah barter yang kita alami, dan saya mengundang kalian semua untuk sebuah pertemuan publik besok harinya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Besok harinya orang-orang pun berkumpul di tengah kota dan Fabian menjelaskan kepada mereka konsep tentang “uang”. Masyarakat yang mendengarkan pidatonya terkesan dan ingin mendengar lebih banyak.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;yang saya produksi menjadi perhiasan adalah logam yang luar biasa. Dia tidak akan berkarat, dan bisa bertahan sangat lama. Saya akan membuat emas dalam bentuk koin dan kita akan menyebut setiap koin dengan nama dolar”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian menjelaskan konsep tentang nilai, dan bahwa “uang” akan menjadi medium pertukaran barang, sebuah sistem yang lebih baik daripada barter.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Salah satu dari anggota pemerintah bertanya “Tetapi orang tertentu bisa menambang emas sendiri dan membuat koin untuk diri mereka sendiri”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Ini tidak boleh diterima” kata Fabian. “Hanya koin-koin yang disetujui pemerintah yang boleh digunakan, dan kita akan membuat stempel khusus di koin-koin tersebut.” Ini kedengarannya masuk akal dan orang-orang pun mulai menyarankan agar setiap orang mendapatkan sama banyak. “Tetapi saya yang paling pantas mendapatkan lebih” kata si pembuat lilin. “Tidak, saya lah yang berhak mendapatkan lebih,” kata si petani. Dan pertengkaran pun dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian membiarkan mereka bertengkar selama beberapa saat, kemudian berkata, “Karena tidak ada kesepakatan di antara kalian semua, biarlah saya yang menentukan angkanya buat Anda. Tidak ada batasan berapa koin yang akan Anda dapatkan dari saya, semua tergantung kemampuan Anda untuk membayar. Semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin banyak yang harus Anda kembalikan tahun depan.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Lalu apa yang akan kamu dapatkan?” kata salah satu pendengar.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Karena saya yang menyediakan jasa ini, yaitu suplai uang, maka saya berhak mendapatkan bayaran dari kerja kerasku. Untuk setiap 100 koin yang Anda dapatkan dari saya, Anda akan membayarkan kembali kepadaku sebanyak 105 koin tahun depannya. 5 koin ini adalah bayaranku, dan saya akan menyebutnya bunga.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kedengarannya tidak terlalu buruk, lagipula 5% sepertinya tidak banyak. Maka orang-orang pun setuju. Mereka sepakat untuk bertemu seminggu kemudian dan memulai sistem baru ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;tidak membuang waktu. Dia membuat koin emas siang dan malam, dan seminggu kemudian dia pun siap dengan koinnya. Orang-orang antri panjang di depan tokonya. Setelah dicek dan disetujui oleh pemerintah, koin emas Fabian resmi diedarkan. Sebagian orang hanya meminjam sedikit koin, setelah itu mereka segera pergi ke pasar mencoba sistem baru ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Masyarakat segera menyadari sisi baik dari sistem ini, dan mereka pun mulai menilai harga setiap barang dengan koin emas atau dolar. Orang-orang memberikan harga pada dagangannya sesuai dengan usaha untuk memproduksi barang tersebut. Barang yang mudah diproduksi harganya lebih rendah, dan barang yang sulit diproduksi harganya lebih mahal.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;adalah seorang tukang jam. Satu-satunya di kotanya. Jam yang dia buat sangatlah mahal, tetapi orang-orang bersedia membayar untuk mendapatkan jam yang dia buat. Dan kemudian ada seorang lain yang juga mulai membuat jam dan menjualnya dengan harga yang lebih murah. Alan pun terpaksa menurunkan harga jamnya. Kedua orang ini bersaing memproduksi jam dengan kualitas terbaik dengan harga yang lebih murah. Ini adalah asal muasal dari apa yang kita sebut kompetisi.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;yang sama terjadi juga kepada para kontraktor, operator transportasi, akuntan, petani, dan lainnya. Para pembeli selalu memilih transaksi yang menurut mereka paling menguntungkan, mereka memiliki kebebasan untuk memilih. Tidak ada perlindungan buatan semacam lisensi ataupun cukai tarif untuk menghambat orang-orang memulai perdagangan. Standar hidup masyarakat mulai meningkat, dan tak lama kemudian orang-orang pun tidak bisa membayangkan sebuah sistem perdangan tanpa uang.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setahun kemudian, Fabian pun mulai mendatangi orang-orang yang berhutang kepadanya. Orang-orang tertentu memiliki koin emas lebih dari yang mereka pinjam, tetapi ini berarti ada orang lainnya yang memiliki lebih sedikit dari yang mereka pinjam, sebab jumlah koin yang dibuat pada awalnya memang terbatas jumlahnya. Orang-orang yang memiliki koin lebih membayar kepada Fabian dan juga 5% bunganya, tetapi mereka kemudian meminjam lagi kepadanya untuk melanjutkan sistem perdagangan di tahun mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;orang mulai menyadari untuk pertama kalinya seperti apa rasanya hutang. Sebelum mereka bisa meminjam kembali kepada Fabian, kali ini mereka harus menjaminkan aset-aset kepadanya, dan mereka pun melanjutkan perdagangan selama setahun mendatang, mencoba mendapatkan 5 koin lebih untuk setiap 100 koin yang mereka pinjam dari Fabian.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saat itu, belum ada seorang pun yang menyadari bahwa seluruh masyarakat, sekalipun mengembalikan semua hutang koin mereka, tetap tidak bisa melunasi hutang mereka kepada Fabian, karena kelebihan 5% koin emas yang merupakan kewajiban mereka tidak pernah diedarkan oleh Fabian. Tak seorang pun selain Fabian yang mengetahui bahwa adalah hal yang mustahil bagi masyaratkat ini untuk bisa melunasi hutang mereka bila ditambahkan dengan bunga, uang yang tidak pernah dia edarkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Memang benar Fabian sendiri juga membuat koin untuk dirinya sendiri dan koin ini akan beredar di masyarakat, namun tidak mungkin dia sanggup mengkonsumsi 5% dari semua barang di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di dalam toko emasnya, Fabian memiliki sebuah ruang penyimpanan yang sangat kuat, dan sebagian masyarakat merasa lebih aman kalau menitipkan koin emas mereka kepada Fabian untuk disimpan. Fabian akan menagih sejumlah uang tertentu sebagai jasa penyimpanan untuk orang-orang tersebut. Sebagai bukti atas deposit emas mereka, Fabian memberikan mereka selembar kertas kwitansi.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Orang-orang yang membawa kwitansi dari Fabian ini bisa menggunakan kertas ini untuk membeli barang sama halnya seperti menggunakan koin emas. Dan lama-kelamaan kertas-kertas ini beredar di masyarakat sebagai uang sama seperti koin emas.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tak lama kemudian, Fabian menemukan bahwa kebanyakan orang tidak akan menukarkan kembali kwitansi deposit mereka dengan koin emasnya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dia pun berpikir, “Saya memiliki semua emas di sini dan saya masih juga bekerja sebagai tukang emas. Ini benar-benar tak masuk akal. Ada ribuan orang di luar sana yang akan membayarkan bunga kepada saya atas koin-koin emas yang mereka titipkan kembali kepada saya yang bahkan tidak mereka tukarkan kembali.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Memang benar, emas-emas mereka bukan milikku, tetapi emas-emas itu ada di dalam gudangku, dan itulah yang penting. Saya tidak perlu membuat koin sama sekali, saya bisa menggunakan koin-koin yang dititipkan kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mulanya Fabian sangat hati-hati, dia hanya meminjamkan sebagian kecil dari emas yang dititipkan orang kepadanya. Lama-kelamaan, karena terbukti tidak ada masalah, dia pun meminjamkan dalam jumlah yang lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Suatu hari, seseorang mengajukan sebuah pinjaman yang nilainya sangat besar. Fabian berkata kepadanya “daripada membawa koin emas dalam jumlah sebesar itu, bagaimana kalau saya menulis beberapa lembar kwitansi emas kepadamu sebagai bukti depositmu kepadaku.” Orang itu pun setuju. Dia mendapatkan hutang yang dia inginkan tetapi emasnya tetap di gudang Fabian! Setelah orang itu pergi, Fabian pun tersenyum, dia bisa meminjamkan emas kepada orang sambil mempertahankan emas di gudangnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Baik teman, orang tak dikenal, maupun musuh, membutuhkan uang untuk melanjutkan perdagangan mereka. Selama orang-orang bisa memberikan jaminan, mereka bisa meminjam sebanyak yang mereka butuhkan. Dengan hanya menuliskan kwitansi, Fabian bisa meminjamkan emas-emasnya senilai beberapa kali lipat dari yang sebenarnya dia miliki. Segalanya akan baik-baik saja selama orang-orang tidak menukarkan kwitansi deposit emas mereka kepada Fabian.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian memiliki sebuah buku yang menunjukkan debit dan kredit dari setiap orang. Bisnis simpan-pinjam ini benar-benar sangat menguntungkan baginya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Status sosial Fabian di masyarakat meningkat secepat kekayaannya. Dia mulai menjadi orang penting, dia harus dihormati. Di dunia finansial, kata-katanya adalah ibarat sabda suci.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tukang emas dari kota lain mulai penasaran tentang rahasia Fabian dan suatu hari mereka pun mengunjunginya. Fabian memberitahu apa yang dia lakukan, dan menekankan kepada mereka pentingnya kerahasiaan dari sistem ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;skema ini terekspos, bisnis mereka pasti akan ditutup, jadi mereka sepakat untuk menjaga kerahasiaan bisnis ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Masing-masing tukang emas ini kembali ke kota mereka dan menjalankan operasi seperti yang diajarkan oleh Fabian.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Orang-orang menerima kwitansi emas sama seperti emas itu sendiri, dan banyak emas yang masyarakat pinjam yang akan dititipkan kembali kepada Fabian. Ketika seorang pedagang ingin membayar kepada pedagang lainnya, mereka bisa menuliskan sebuah instruksi kepada Fabian untuk memindahkan uang dari rekening mereka kepada rekening lainnya, yang akan dilakukan oleh Fabian dengan mudah dalam beberapa menit. Sistem ini menjadi sangat populer, dan kertas instruksi ini pun mulai dikenal dengan sebutan “cek.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada suatu malam, para tukang emas dari berbagai kota ini mengadakan sebuah pertemuan rahasia dan Fabian mengajukan sebuah rencana baru. Besok harinya mereka rapat dengan pemerintah dan Fabian berkata, “Kertas kwitansi kami telah menjadi sangat populer. Tak perlu diragukan, Anda para wakil rakyat juga menggunakan mereka dan manfaatnya jelas-jelas sangat memuaskan. Namun, sebagian kwitansi ini telah dipalsukan oleh orang-orang. Hal ini harus dihentikan!”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Para anggota pemerintah pun mulai khawatir. “Apa yang bisa kami lakukan? Tanya mereka. Jawaban Fabian “Pertama-tama, adalah tugas dari pemerintah untuk mencetak uang kertas dengan desain dan tinta yang unik, dan masing-masing uang kertas ini harus ditandatangani oleh Gubernur. Kami para tukang emas akan dengan senang hati membayar biaya cetak ini, ini juga akan menghemat banyak waktu kami untuk menulis kwitansi.” Para anggota pemerintah berpikir “Ya, memang kewajiban kami untuk melindungi masyarakat dari pemalsuan uang dan nasehat dari Fabian ini kedengarannya memang masuk akal.” Dan mereka pun setuju untuk mencetak uang kertas ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Yang kedua”, kata Fabian, “sebagian orang juga pergi menambang emas dan membuat koin emas mereka sendiri. Saya menyarankan agar dibuat sebuah hukum agar setiap orang yang menemukan emas harus menyerahkannya. Tentu saja, mereka akan mendapat ganti rugi koin yang saya buat dan uang kertas baru.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ide ini pun mulai dijalankan. Pemerintah mencetak uang kertas baru dengan pecahan $1, $2, $5, $10, dan lainnya. Biaya cetak yang rendah ini dibayarkan oleh parang tukang emas.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Uang kertas ini jauh lebih gampang untuk dibawa dan dalam waktu singkat diterima oleh masyarakat. Namun, di luar faktor kenyamanan, ternyata uang kertas dan koin emas yang beredar hanyalah 10% dari nilai transaksi masyarakat. Kenyataan perdagangan menunjukkan bahwa 90% nilai transaksi dilakukan dengan cara pindah buku (cek).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rencana berikut Fabian mulai berjalan. Sampai saat itu, orang-orang membayar Fabian untuk menitipkan koin emas (uang) mereka. Untuk menarik lebih banyak uang ke gudangnya, Fabian akan membayar para depositor 3% bunga atas emas titipan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kebanyakan orang mengira Fabian meminjamkan kembali uang yang dititipkan kepadanya. Karena dia meminjamkan kepada orang lain dengan bunga 5%, dan dia membayar para deposan 3%, maka keuntungan Fabian adalah 2%. Orang-orang pun berpikir jauh lebih baik mendapatkan 3% daripada membayar Fabian untuk menjaga emas (uang) mereka, dan mereka pun tertarik.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Volume tabungan meningkat dengan cepat di gudang Fabian. Dia bisa meminjamkan uang kertas $200, $300, $400, bahkan sampai sampai $900 untuk setiap $100 yang dia dapatkan dari deposan. Dia harus berhati-hati dengan ratio 9:1 ini, sebab menurut pengalamannya, memang ada 1 dari setiap 9 orang yang akan menarik emas mereka. Bila tidak ada cukup uang saat diperlukan, masyarakat akan curiga.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dengan demikian, untuk $900 dolar pinjaman yang diberikan Fabian, dengan bunga 5% dia akan mendapatkan kembali $45. Ketika pinjaman + bunga ini dilunasi, Fabian akan membatalkan $900 di kolom debit pembukuannya dan sisa $45 ini adalah miliknya. Dia dengan senang hati akan membayar bunga $3 untuk setiap $100 yang dititipkan deposan kepadanya. Artinya, keuntungan riil dari Fabian adalah $42! Bukan $2 yang dibayangkan kebanyakan orang. Para tukang emas di kota-kota lain melakukan hal yang sama. Mereka menciptkaan kredit (pinjaman) tanpa modal (emas) dan menagih bunga atas pinjaman mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Para tukang emas ini tidak lagi membuat koin emas, pemerintahlah yang mencetak uang kertas dan koin dan memberikannya kepada para tukang emas ini untuk didistribusikan. Satu-satunya biaya Fabian adalah ongkos cetak uang yang sangat murah. Di samping itu, dia juga menciptakan kredit tanpa modal dan menagih bunga atas pinjaman barunya ini. Kebanyakan orang mengira suplai uang adalah operasi dari pemerintah. Mereka juga percaya bahwa Fabian meminjamkan uang dari para deposan kepada peminjam baru, tetapi rasanya agak heran mengapa orang lain bisa mendapatkan uang padahal uang para deposan masih tetap tak berkurang. Seandainya semua orang mencoba mengambil uang mereka pada saat yang bersamaan, skema penipuan ini akan terekspos.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tak masalah bila sebuah pinjaman diajukan dalam bentuk uang kertas atau koin. Fabian tinggal mengatakan kepada pemerintah bahwa penduduk bertambah dan produksi baru memerlukan uang baru, yang akan dia dapatkan dengan biaya cetak yang sangat kecil.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Suatu hari seseorang pergi menemui Fabian. “Bunga yang Anda tagih ini salah,” katanya. “Untuk setiap $100 yang Anda pinjamkan, Anda meminta $105 sebagai kembalinya. $5 extra ini tidak mungkin bisa dibayarkan karena mereka bahkan tidak eksis.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;”Petani memproduksi makanan, industri memproduksi barang, tetapi hanya Andalah yang memproduksi uang. Katakanlah hanya ada dua pedagang di negara ini, dan semua orang bekerja untuk salah satunya. Mereka masing-masing meminjam $100. Setahun kemudian, mereka harus mengembalikan masing-masing $105 kepada Anda (total $210). Bila salah satu orang berhasil menjual habis dagangannya dan mendapatkan $105, orang yang tersisa hanya akan memiliki $95, dia masih berhutang $10 kepadamu, dan tidak ada uang yang beredar untuk melunasi $10 ini kecuali dia mengajukan pinjaman baru kepadamu. Sistem ini bermasalah!”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Untuk setiap $100 yang kamu pinjamkan, kamu seharusnya mengedarkan $100 kepada sang peminjam dan $5 untuk kamu belanjakan, jadi total uang yang beredar memungkinan si peminjam untuk membayar”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian mendengarkan dengan tenang dan menjawab, “Dunia finansial adalah subjek yang rumit, anak muda, butuh waktu bertahun-tahun untuk memahaminya. Biarkan saya saja yang memikirkan masalah ini, dan kamu mengurus urusanmu saja. Kamu harus belajar untuk menjadi lebih efisien, meningkatkan produksimu, memotong ongkos pabrikmu dan menjadi pengusaha yang lebih cerdas. Saya siap membantu untuk urusan itu.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Orang ini pun pergi meninggalkan Fabian, tetapi hatinya masih juga bimbang. Sepertinya ada yang tidak beres dengan sistem kerja Fabian, dan pertanyaan yang dia ajukan masih belum dijawab.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Orang-orang menghormati Fabian dan kata-katanya. Dia adalah pakar, orang yang tidak setuju dengannya pastilah orang bodoh. Lihatlah betapa negara ini bertambah maju, produksi kita juga terus bertumbuh, kehidupan kita sudah jauh lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Untuk menutup bunga dari uang yang mereka pinjam, para pedagang dan pengusaha meninggikan harga dagangan mereka. Karyawan senantiasa memprotes mereka dibayar terlalu rendah dan pemilik perusahaan senantiasa menolak membayar lebih. Petani tidak bisa mendapatkan harga jual yang adil dari produk pertanian mereka. Para Ibu rumah tangga terus merasa tidak puas karena harga barang di pasar dinilai terlalu tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada suatu ketika, orang-orang akhirnya mulai berdemonstrasi, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagian orang tidak sanggup melunasi hutang mereka dan menjadi miskin. Teman dan saudara mereka pun tidak sanggup untuk menolong. Mereka lupa kekayaan yang sebenarnya masih berlimpah di sekeliling mereka : tanah yang subur, hutan yang kaya, mineral yang berlimpah dan juga ternak-ternak yang sehat. Yang mereka pikirkan sepanjang hari adalah uang yang rasanya selalu kurang. Mereka tidak pernah bertanya tentang sistem. Mereka percaya pemerintahlah yang sedang menjalankan sistem ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebagian kecil orang di masyarakat yang kelebihan uang mulai membentuk perusahaan mereka sendiri untuk meminjamkan uang mereka. Mereka menagih bunga 6% atas uang mereka, lebih baik dari 3% yang ditawarkan oleh Fabian. Namun orang-orang ini meminjamkan uang mereka sendiri, tidak seperti Fabian yang bisa meminjamkan uang / menciptakan kredit tanpa modal.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Perusahaan-perusahaan pembiayaan ini tetap membuat khawatir Fabian dan kawan-kawannya, jadi mereka pun membentuk perusahaan pembiayaan mereka sendiri. Dalam kebanyakan kasus, mereka membeli perusahaan-perusahaan pembiayaan saingan mereka tersebut. Pada akhirnya, semua perusahaan pembiayaan dimiliki ataupun dalam kendali mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Situasi ekonomi terus memburuk. Para pegawai mulai yakin bos mereka mendapatkan terlalu banyak keuntungan. Pemilik perusahaan pun menilai pegawainya terlalu malas dan tidak cukup bekerja keras. Semua orang mulai menyalahkan orang lain. Pemerintah bingung bagaimana menyelesaikan masalah ini. Masalah paling mendesak tentunya adalah bagaimana menolong orang yang paling miskin.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pemerintah pun memulai sebuah program sosial dan memaksa anggota masyarakat untuk membayar sistem ini. Hal ini membuat marah sebagian orang, mereka percaya kepada gagasan lama bahwa membantu orang seharusnya adalah usaha suka rela, bukan paksaan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Peraturan ini adalah perampokan yang dilegalkan. Mengambil sesuatu dari seseorang, dengan menentang keinginan dari orang yang bersangkutan, apapun tujuannya, tidaklah berbeda dengan mencuri darinya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun orang-orang tak berdaya karena bila tidak membayar mereka akan dimasukkan ke dalam penjara. Program sosial ini selama beberapa waktu memang membantu keadaan, tetapi tak lama kemudian masalah kemiskinan muncul kembali dan uang yang diperlukan untuk menjalankan sistem ini pun terus bertambah. Ongkos sosial terus meningkat, demikian juga dengan skala pemerintahan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kebanyakan wakil rakyat adalah orang-orang yang tulus melakukan pekerjaan mereka dengan benar. Mereka pun tidak menyukai gagasan terus-menerus meminta uang dari masyarakat. Akhirnya, mereka mencari pinjaman dari Fabian dan kawan-kawannya. Mereka bahkan tidak mengetahui bagaimana mereka bisa membayar. Orang tua mulai tidak sanggup membayar biaya sekolah anak-anaknya. Sebagian orang tidak sanggup membayar biaya dokter dan obat-obatan. Operator transportasi pun mulai gulung tikar.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Satu demi satu usaha diambil alih pemerintah. Guru, dokter, dan banyak pekerjaan lainnya mulai menjadi tanggung jawab pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tidak banyak orang yang mendapatkan kepuasan di pekerjaannya. Mereka dibayar gaji yang wajar, tetapi kehilangan jati diri. Mereka menjadi budak dari sebuah sistem.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tidak banyak ruang untuk inisiatif, sedikit penghargaan atas usaha pribadi, pendapatan mereka relatif tetap dan naik pangkat terjadi hanya kalau atasan mereka pensiun ataupun mati.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di tengah keputusasaan, pemerintah akhirnya meminta nasehat dari Fabian. Mereka menganggapnya sebagai orang bijak dan selalu memiliki solusi atas permasalahan uang. Fabian mendengar keluhan dari pemerintah dan akhirnya menjawab, “Banyak orang yang tidak bisa menyelesaikan persoalan mereka, mereka membutuhkan orang lain untuk melakukannya. Tentu Anda setuju bahwa semua orang berhak atas kebahagiaan dan berhak atas semua kebutuhan pokok mereka bukan? Satu-satunya cara untuk menyeimbangkan situasi adalah mengambil dari yang kaya dan memberikan kepada yang miskin. Kenalkan sebuah sistem baru yaitu pajak. Semakin banyak kekayaan seseorang, semakin banyak dia harus membayar pajak. Sekolah dan rumah sakit seharusnya gratis bagi mereka yang tidak sanggup membayar…”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selesai memberikan nasehat, Fabian pun tidak lupa mengingatkan pemerintah, “Hm, jangan lupa Anda masih berhutang kepada saya. Tetapi baiklah, saya akan membantu Anda. Sekarang Anda hanya perlu membayar bunga kepada saya, Anda bisa menunda pembayaran hutang pokok kepada saya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pemerintah mempercayai Fabian, dan mereka pun segera memperkenalkan pajak penghasilan, semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin tinggi pajak yang Anda bayarkan. Tak seorang pun anggota masyarakat yang setuju. Namun, sama seperti sebelumnya, mereka harus membayar atau masuk penjara.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pedagang lagi-lagi harus menaikkan harga jual barangnya. Para pegawai kembali menuntut kenaikan gaji, bisnis-bisnis mulai gulung tikar, ataupun mulai mengganti tenaga manusia dengan mesin. Siklus ini berulang-ulang dan memaksa pemerintah memperkenalkan berbagai skema-skema sosial lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pengaturan tarif dan perlindungan mulai diterapkan untuk menyelamatkan industri-industri tertentu dari kebangkrutan dan menyediakan lapangan kerja. Sebagian orang mulai bertanya-tanya apakah tujuan dari kegiatan produksi ekonomi adalah untuk memproduksi barang atau hanya untuk menyediakan lapangan kerja.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seiring memburuknya keadaan, orang-orang mulai mengendalikan upah pegawai, kontrol biaya, dan segala macam kontrol-kontrol lainnya. Pemerintah pun berupaya mendapatkan lebih banyak uang lewat pajak penjualan, pajak penghasilan, dan pajak-pajak yang lain. Sebagian orang mulai memperhatikan bahwa sejak petani menaman padi sampai beras sampai ke tangan Ibu rumah tangga, ada lebih dari 50 jenis pajak yang sudah dibayarkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Pakar” mulai muncul dan sebagian mulai terpilih untuk bekerja di pemerintahan, namun tahun demi tahun berlalu dan mereka tidak berhasil menyelesaikan permasalahan apapun, kecuali bahwa pajak perlu “disesuaikan” yang mana dalam kebanyakan kasus artinya harus dinaikkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian mulai menuntut pembayaran atas bunga pinjamannya, dan semakin lama semakin banyak porsi pajak yang digunakan untuk membayar kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kemudian mulai muncul apa yang disebut dengan partai politik, orang-orang di masyarakat mulai berargumentasi partai mana yang orang-orangnya bisa menyelesaikan permasalahan mereka. Mereka mulai bertengkar mengenai personalitas, idealisme, lambang partai dan berbagai hal lainnya kecuali asal muasal permasalahan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di kota tertentu, bunga pinjaman yang harus dibayar sudah melebihi total penerimaan pajak tahunan yang bisa dikumpulkan. Bunga-bunga baru pun mulai diperhitungkan atas bunga yang belum dibayarkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Secara perlahan-lahan kekayaan riil dari negara mulai berpindah tangan ke Fabian dan kawan-kawannya dan mereka memiliki kendali yang semakin lama semakin besar atas kehidupan masyarakat. Namun, pengendalian mereka belum selesai. Mereka menyadari bahwa situasi tidak akan benar-benar aman sebelum semua orang berhasil dikendalikan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kebanyakan orang yang menentang sistem ini bisa dibuat diam dengan tekanan finansial, ataupun dengan ejekan publik. Untuk melakukan ini Fabian dan kawan-kawan membeli kepemilikan dari semua koran, TV, dan radio dan menyeleksi orang-orang apa yang boleh bekerja di dalamnya. Kebanyakan dari orang-orang ini sebenarnya benar-benar ingin memperbaiki keadaan, tetapi mereka tidak menyadari bagaimana mereka sedang diperalat. Solusi mereka selalu terarah kepada akibat dari masalah, bukan penyebab dari masalah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada bermacam-macam surat kabar, satu untuk sayap kanan, satu untuk sayap kiri, satu untuk kelas pekerja, satu untuk kaum pengusaha, dan seterusnya. Tidak masalah koran yang mana yang Anda percayai, selama Anda tidak memikirkan penyebab awal dari permasalahan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rencana Fabian sudah hampir selesai, seluruh negara saat ini berhutang kepadanya. Melalui pendidikan dan media, dia mengendalikan pikiran masyarakat. Orang-orang hanya akan berpikir sejauh yang dia inginkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setelah seseorang memiliki jauh lebih banyak uang dari yang sanggup dia gunakan, apa lagi yang akan menyenangkan hatinya? Bagi mereka yang memiliki mentalitas menguasai, jawabannya adalah kekuasaan, kekuasaan mutlak atas kemanusiaan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kebanyakan tukang emas akhirnya mengarah ke sana. Mereka mengetahui rasanya kaya raya, dan perasaan itu tidak lagi cukup untuk memuaskan mereka. Mereka membutuhkan tantangan dan kesenangan baru, dan kekuasaan atas massa adalah permainan berikut.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mereka percaya mereka adalah kelompok superior atas lainnya. “Adalah hak dan kewajiban kami untuk mengatur. Masyarakat tidak tahu apa yang baik untuk mereka. Mereka perlu dikendalikan dan diatur. Mengatur adalah takdir dari kami.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di seluruh penjuru negeri, Fabian dan kawan-kawan memiliki banyak perusahaan pembiayaan. Memang, masing-masing perusahaan dimiliki secara pribadi. Secara teori mereka adalah saingan masing-masing. Namun, kenyataan yang sebenarnya adalah mereka semua saling bekerja sama dengan seksama. Setelah berhasil membujuk pemerintah, mereka mendirikan sebuah institusi yang mereka sebut dengan Bank Sentral. Mereka bahkan tidak perlu mengeluarkan modal untuk mendirikannya, mereka menciptakan kredit dengan menggunakan uang deposit masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;ini tampak sebagai badan yang meregulasikan suplai uang dan merupakan bagian dari pemerintah. Tetapi anehnya, tidak ada wakil pemerintah yang diizinkan untuk duduk di badan Direktur di dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pemerintah tidak lagi meminjam secara langsung dari Fabian, pemerintah sekarang meminjam dengan cara menerbitkan surat hutang kepada Bank Sentral. Jaminan dari surat hutang ini adalah penerimaan pajak tahun berikut. Ini adalah bagian dari rencana Fabian, menyingkirkan kecurigaan orang kepadanya dengan membuat kesan seolah-olah suplai uang dikendalikan oleh pemerintah. Kenyataannya, di balik layar, dialah yang memegang kendali.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Secara tidak langsung, dialah yang mengendalikan pemerintah. Tidak penting siapa yang terpilih sebagai wakil rakyat di pemerintahan. Fabianlah yang memegang kendali atas uang, darah dan nyawa dari perdagangan sebuah bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pemerintah selalu mendapatkan uang yang mereka inginkan, tetapi bunga selalu dikenakan pada setiap pinjaman. Semakin lama semakin banyak orang yang memerlukan bantuan sosial pemerintah, dan tak lama kemudian pemerintah sadar bahwa mereka kesulitan bahkan hanya untuk membayar bunga saja, apalagi hutang pokok.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebagian orang mulai bertanya, “Uang adalah sistem yang diciptakan manusia. Bukankah seharusnya sistem ini bisa diubah agar uang menjadi pelayan, bukan sebaliknya?” Namun semakin lama jumlah orang-orang ini semakin sedikit dan suara mereka hilang di tengah sebuah masyarakat yang tidak lagi peduli.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pemerintahan berubah, partai yang berkuasa juga bisa berubah, namun kebijakan utama tidak. Tidak masalah siapa yang menjadi pemerintah, rencana besar Fabian semakin lama semakin mendekati kenyataan dari tahun ke tahun. Kebijakan pemerintah tidak lagi ada artinya. Rakyat mulai dikenai pajak mendekati ambang batas mereka, mereka tidak lagi sanggup membayar. Waktunya sudah hampir matang bagi Fabian untuk aksi finalnya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;10% dari suplai uang masih dalam bentuk uang kertas dan koin. Ini harus dimusnahkan sama sekali tetapi tidak boleh menimbulkan kecurigaan publik. Selama masyarakat masih memiliki uang (kertas maupun koin), mereka bebas untuk membeli dan menjual sesuka hati mereka, mereka masih memiliki sedikit kontrol atas kehidupan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;selalu nyaman untuk membawa uang tunai dan koin. Cek juga tidak bisa diterima bila sudah keluar dari sebuah komunitas tertentu. Oleh karena itu, sebuah sistem yang lebih baru perlu dipikirkan. Sekali lagi Fabian memiliki jawabannya. Organisasinya akan menerbitkan sebuah kartu plastik yang memiliki data pemegangnya: nama, foto, dan nomor penduduk.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saat kartu ini akan digunakan, pedagang akan menyambungkan komputernya untuk mengecek kredit dari kartu tersebut. Seandainya tidak ada masalah, pemegang kartu ini boleh membeli barang seharga limit tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Awalnya orang akan diizinkan untuk berhutang sedikit. Seandainya uang ini dibayarkan dalam sebulan, maka tidak ada bunga yang perlu dibayarkan. Ini tidak masalah untuk kelas pegawai, tetapi bagaimana ini bisa berlaku juga untuk para pedagang dan pengusaha? Mereka harus mempersiapkan mesin-mesin, kemudian menjalankan proses manufaktur dari barang yang akan mereka produksi, membayar gaji pegawai, menjual barang dagangannya dan membayar kembali hutang mereka. Bila melewati satu bulan, mereka akan dikenai bunga 1.5% per bulan dari nilai hutang mereka. Total 18% setahun.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pengusaha tidak memiliki jalan lain selain menambahkan 18% ke dalam nilai jual dagangan mereka. Namun kelebihan uang / kredit (18%) ini tidak pernah dipinjamkan kepada siapapun. Di seluruh negeri, para pengusaha disuruh menjalani misi mustahil untuk membayar kembali $118 untuk setiap $100 yang mereka pinjam, tetapi kelebihan $18 ini tidak pernah diedarkan oleh Bank sejak awal.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun Fabian dan kawan-kawan menikmati status yang semakin penting di masyarakat. Mereka menjadi orang-orang penting yang terhormat. Pengumuman dan pendapat mereka tentang finansial dan ekonomi bahkan bisa disetarakan dengan sabda suci spiritual.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di bawah beban bunga yang terus bertambah, banyak perusahaan kecil menengah yang mulai bangkrut. Lisensi-lisensi khusus diperlukan untuk menjalankan operasi-operasi tertentu, jadi perusahaan-perusahaan yang tersisa memiliki semakin banyak hambatan dalam berusaha. Fabian memiliki dan mengendalikan semua perusahaan besar beserta ratusan anak perusahaan mereka. Perusahaan-perusahaan itu tampak seperti saingan satu sama lain, tetapi dialah yang ada di balik semua perusahaan itu. Para kompetitor perlahan-lahan dipaksa gulung tikar. Tukang kayu, konstruksi, listrik dan industri-industri kecil menengah menjalani takdir yang sama, dibeli oleh perusahaan raksasa milik Fabian yang memiliki proteksi dan perlakuan khusus dari pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fabian menginkan kartu plastik ini untuk menggantikan semua uang kertas dan koin. Rencananya adalah saat semua uang kertas dan koin ditarik, hanya bisnis yang menggunakan kartu komputerlah yang akan beroperasi.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dia mengetahui bahwa suatu ketika orang-orang akan kehilangan kartu mereka dan tidak bisa membeli ataupun menjual sebelum identitas mereka bisa dibuktikan. Dia ingin agar dibuatkan sebuah hukum : sebuah hukum yang mengharuskan semua orang untuk memiliki sebuah nomor identifikasi yang ditato di dalam tangan mereka. Nomor ini cuma akan terlihat dengan sinar tertentu, yang dihubungkan dengan komputer. Setiap komputer akan dihubungkan dengan sebuah komputer pusat yang memungkinan Fabian mengetahui segala transaksi mengenai semua orang…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;* * *&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terminologi yang digunakan saat ini untuk melukiskan sistem finansial di atas adalah “Fractional Reserve Banking.” (Cadangan Terbatas Perbankan).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cerita yang Anda baca di atas, tentu saja, adalah fiksi.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, bila Anda merasa terganggu karena cerita ini sangat mirip dengan kenyataan hidup kita, dan Anda ingin mengetahui siapa Fabian ini sebenarnya dalam kehidupan nyata, titik mulai yang baik untuk Anda pelajari adalah para tukang emas di Inggris pada abad 16 dan 17 Masehi.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebagai contoh, Bank of England didirikan pada tahun 1694. Raja William saat itu berada dalam kesulitan finansial yang besar karena perang melawan Perancis. Para tukang emas kemudian “meminjamkan” 1,2 juta pound (nilai yang amat besar pada zaman itu) dengan syarat tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunga yang dikenakan adalah 8%. Jangan lupa bahwa di Magna Carta sebenarnya dikatakan bahwa mengenakan dan mengumpulkan bunga (riba) atas pinjaman akan dikenakan hukuman mati. Raja William dipaksa memberikan izin kartel resmi kepada para tukang emas, sebuah hak untuk menciptakan kredit.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebelum itu, operasi untuk menerbitkan lebih banyak kwitansi emas daripada emas yang sebenarnya dimiliki adalah tindakan ilegal. Namun sejak izin kartel itu keluar, tindakan itu menjadi legal.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di tahun 1694, W.Petterson mendapatkan hak kartel atas Bank of England.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-152143999049006028?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/152143999049006028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/07/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/152143999049006028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/152143999049006028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/07/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5.html' title='Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TC6lrsdOdII/AAAAAAAAAP0/vdgH-M94zwI/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3664602778412678500</id><published>2010-06-28T12:15:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:19:41.244-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life journey'/><title type='text'>Living out town by my own (Part 1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCj0OcaXKUI/AAAAAAAAAPk/goPDmn_GUBs/s1600/Resize+of+DSC03175.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" ru="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCj0OcaXKUI/AAAAAAAAAPk/goPDmn_GUBs/s400/Resize+of+DSC03175.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Aku lihat&amp;nbsp;dinding keramik besar bertuliskan "PUSDIKLAT MIGAS" bergerak menjauh dari arah kanan bus yang kami tumpangi. Meski belum pernah menginjakkan kaki di tempat ini, namun aku yakin tidak lama lagi akan sampai ke sebuah penginapan bernama Wisma Nglajo, tempat kami akan menginap selama kurang lebih 6 bulan ke depan untuk menjalani pelatihan seperti yang diceritakan salah seorang karyawan perusahaan&amp;nbsp;yang memang dikhususkan untuk mendampingi perjalanan kami. Setelah melewati satu tikungan kek kiri dan menyeberangi perempatan BNI, kami memasuki sebuah lorong yang terbilang sempit bagi bus yang kami tumpangi. Sepertinya jalan ini memang bukan dikhususkan untuk mampu dilewati kendaraan2 besar seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Jalanan kemudian mulai sedikit menanjak dan tanpa bisa dicegah, ranting2 dari&amp;nbsp;pepohonan yang sengaja ditanam di pinggir jalan terpaksa bergesekan dengan bodi bus. Beberapa warga sekitar tampak takjub (atau mungkin lebih tepatnya disebut "heran") dengan kedatangan kami. Pun demikian bagi kami yang baru pertama kali berada di tempat ini. Walhasil,.. beberapa orang dari kami tampak beradu pandang dengan mereka walau hanya sebentar. Semua tampak aneh memang saat berada di situasi dan kondisi seperti ini. Tapi semua keganjilan ini sedikit melunak setelah bus tiba2 berhenti di pelataran paving sebuah bangunan yang cukup tua jika dilihat dari kontruksinya. Kami perhatikan sejenak situasi di luar sana. Lantas, beberapa orang dari kami tampak turun meninggalkan bus setelah menemukan tulisan "wisma nglajo 2" di sebuah&amp;nbsp;papan kayu depan pintu masuk, meninggalkan sebagian lainnya yang masih tampak bingung dan tidak yakin bahwa mereka telah sampai tujuan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCjyogO2v5I/AAAAAAAAAPU/v9vT3g4_oMM/s1600/nglajo" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" ru="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCjyogO2v5I/AAAAAAAAAPU/v9vT3g4_oMM/s400/nglajo" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Barang2 telah kami turunkan,.. semua telah berkumpul di lobi wisma,.. dan seluruh anggota rombongan juga telah diabsen. Selanjutnya,.. kami segera menempati kamar masing2 sesuai dengan&amp;nbsp;departemen kami nantinya di perusahaan.&amp;nbsp;Sejak saat itu hingga&amp;nbsp;sekitar 6 bulan ke depan, seluruh kegiatan, aturan, pelatihan, dan semua hal yang ditetapkan oleh perusahaan bersama lembaga ini akan menjadi rutinitas harian kami semua tanpa terkecuali.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCj0y8fcFvI/AAAAAAAAAPs/w0abZj99yZw/s1600/lapangan" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" ru="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCj0y8fcFvI/AAAAAAAAAPs/w0abZj99yZw/s400/lapangan" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Tidak lebih dari sebulan sejak kedatangan kami di sini, kami telah mulai akrab satu dengan yang lain. Pun demikian dengan lingkungan sekitar yang dulu tampak asing bagi kami kini menjadi lokasi yang nyaman untuk menghilangkan penat di akhir pekan. Bermain bola di lapangan besar bersamaan dengan atlit2 pelatnas yang sedang berlari di lintasan yang mengelilingi lapangan ini, berselancar di dunia maya&amp;nbsp;dengan mengunjungi&amp;nbsp;warnet yang terletak di ujung perempatan pasar, berbelanja ke supermarket dan pasar tradisional yang sedikit lebih jauh dari wisma kami, atau nongkrong di "alun2 seribu lampu"&amp;nbsp;dengan menikmati mi rebus&amp;nbsp;dan minum secangkir kopi "kothok"&amp;nbsp;(kopi khas cepu yang sangat kental dan lumayan pahit) sembari mengakrabkan diri dengan warga sekitar. Dan begitulah, di luar 6 hari tiap minggunya yang kami habiskan dengan kuliah, pendidikan dan latihan kedisiplinan, kami juga warga biasa seperti penduduk sekitar yang menikmati akhir pekan dengan kegiatan2 yang menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCjzy0nBYZI/AAAAAAAAAPc/VAr-nZV29m0/s1600/taman" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" ru="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCjzy0nBYZI/AAAAAAAAAPc/VAr-nZV29m0/s400/taman" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Dengan gaji bulanan yang masih berlabel "uang saku", aku benar2 merasakan hidup mandiri tanpa sepeserpun menengadahkan tangan kepada orang tua. Dan di sinilah, momen awal terbentuknya kepribadianku secara nyata. Dimana semua peristiwa yang terjadi, konflik2 yang tidak terelakkan, dan semua hal yang&amp;nbsp;menyertaiku benar2 menuntut tanggung jawabku secara pribadi.&amp;nbsp; Bagaimanapun juga, aku harus mengusahakan&amp;nbsp;agar hanya&amp;nbsp;berita baik saja yang sampai di telinga keluargaku. Selebihnya,.. hanya aku, teman sekamarku,&amp;nbsp;dan kami semua yang dikumpulkan di tempat inilah yang menyelesaikannya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Guyonan di lobi tiap ba'da isya', lorong gelap yang mesti kami lewati tiap sholat subuh, menggoda mbak2 penjaga counter pulsa tiap pulang kuliah, SKSD dengan penjaga mall "PESONA" tiap kali berbelanja,&amp;nbsp;&amp;nbsp;mengunjungi rumah pengajar yang kebanjiran sampai sepinggang, bercanda dengan ibu2 koki di dapur, sampai&amp;nbsp;kisah asmara yang terjalin antara sahabat kami dengan salah satu atlit lari nasional. Every things happened there was a priceless moments to be forgot. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3664602778412678500?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3664602778412678500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/06/living-out-town-by-my-own-part-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3664602778412678500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3664602778412678500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/06/living-out-town-by-my-own-part-1.html' title='Living out town by my own (Part 1)'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TCj0OcaXKUI/AAAAAAAAAPk/goPDmn_GUBs/s72-c/Resize+of+DSC03175.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-7483549654964018281</id><published>2010-06-13T05:54:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:20:12.393-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life journey'/><title type='text'>My very first time,... (muqadimah)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TBTTI1oeNhI/AAAAAAAAAPA/ICxZ_MOIanE/s1600/mosque.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img border="0" height="226" qu="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TBTTI1oeNhI/AAAAAAAAAPA/ICxZ_MOIanE/s320/mosque.jpg" width="320" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Pernah,.. aku memiliki dunia sendiri yang jika aku pandang dari titik ini terlihat begitu picik. Aku bangun dari tidur dan memulai hari dengan hanya memiliki hari kemarin sebagai masa lalu dan kurang dari 24 jam ke depan sebagai masa depan. Pola pikir yang begitu sempit, dangkal, dan sama sekali kurang bijaksana. Lingkungan, pergaulan dan pengalaman hidup yang tidak lebih luas dari kota malang telah membuatku seperti katak dalam tempurung. Ibarat kata,.. saat itu aku&amp;nbsp;begitu yakin bahwa gajah adalah binatang yang sangat tipis, lunak dan tidak bertulang, hanya karena aku sama sekali belum pernah menyentuh belalai, kaki, perut, atau ekornya. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;This company totally changes my life. Mungkin ini kalimat yang paling berpengaruh di 3 tahun terakhir kisah hidupku. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Prestory,...&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Siang itu,..12:45, hawa panas dengan cuaca yang cukup terik, aku sedang asyik menikmati semangkuk bakso pikul sembari melantai di teras mushola yang dingin. Sejak 1,5 jam lalu, mata kuliah technical drawing dengan software CATIA benar2 menguras energi dan pikiranku. Hari itu adalah hari terakhir kami menyelesaikan tugas praktikum mata kuliah ini. Dengan banyak kekurangan di sana sini, aku (merasa yakin) telah menyelesaikan gambar proyeksi 3D sebuah piring pembagi sudut pada alat yang kami sebut milling machine. Kriteria penilaian yang mengharuskan mekanisme hasil proyeksi dapat disimulasikan dengan gerakan, membuat pekerjaan ini begitu rumit. Tapi alkhamdulillah,. aku tidak perlu meminta dispensasi untuk menyelesaikannya melebihi waktu normal. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kulihat, beberapa mahasiswa lalu lalang di depanku, namun tidak lebih dari separuh yang memilih menanggalkan sepatu dan sejenak memenuhi panggilan-Nya. Kenyataan yang cukup miris. Andai aku mengenal sebagian besar dari mereka. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kembali ke bakso yang telah berada di temporary storage bernama mangkuk, tak lebih dari 10 menit aku berhasil mendownload 2 bakso daging, 3 gorengan pangsit dan 2 mi gulung dari situs www.mangkukbakso.wenak.com ke removable disk yang aku rename dengan kata perut. Kenyataan bahwa drive ini menerima data terakhir adalah pagi sebelum aku meninggalkan rumah. Bisa dibayangkan berapa kecepatan download-nya, mungkin sekitar 0,0017 mbps (mangkuk bakso per second), hehehe. Bagiku,. lebih baik makan sambil mikir sholat daripada sholat sambil mikir makan. Semoga ini bukan keyakinan yang sesat....^_^)”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Siang itu seorang teman meminta dengan raut muka mengiba untuk ditemani mencari peruntungan masa depan dengan mendaftarkan diri ke beberapa perusahaan rekanan kampus yang memang sedang membuka kesempatan kerja, di kantor pusat. Sekitar 300 meter dari tempat ini. Dengan raut muka dan intonasi seperti itu, ia benar2 mengerti kelemahanku. Meski ingin berkata tidak, namun aku tidak kuasa untuk mengecewakannya. Maka, meluncurlah kami berdua ke lokasi dengan air bilasan wudhu masih menetes dari rambut yang tidak lagi memiliki bekas2 gesekan sisir.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;2 bulan berikutnya, beberapa carik kertas berisi daftar mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk mengikuti tes seleksi masuk perusahaan ini adalah awal terbukanya sedikit tabir misteri masa depanku. Awal keluarnya aku dari comfort zone untuk mengenal dunia luar, serta awal reformasi pola pikir dan kedewasaanku.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Setelah ratusan calon pesaing satu persatu berguguran melalui 3 tahap seleksi yang diberikan, sampailah aku pada tahap ke 4 dan merupakan fase terakhir dan paling berpengaruh. Beberapa pertanyaan aku coba jawab semampuku. Dan,.tibalah aku pada pertanyaan pamungkas yang sebenarnya hanya perlu dijawab dengan satu atau dua kata saja. Tapi entah,..sepertinya ada maksud besar di balik pertanyaan ini. “Jika nantinya anda diterima di perusahaan ini, anda akan ditempatkan di salah satu lapangan explorasi yang kami kelola di sini. Mungkin anda kami tempatkan di kepulauan Natuna yang ada laut cina selatan. Atau mungkin kami tempatkan anda jauh di tengah hutan Sumatera. Selama 2 minggu tiap bulannya, anda akan kehilangan kehidupan sosial yang selama ini anda bangun, anda diharuskan menerima kehidupan sosial baru anda yang telah terbentuk jauh sebelum kedatangan anda di lokasi. Dan yang pasti, anda akan kehilangan pola hidup normal seperti yang anda bayangkan selama ini. Pertanyaan saya, siapkah anda.?”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Degh,..!!! Aku sama sekali tidak punya jawaban pasti saat itu. Sulit bagiku untuk mencari pertimbangan yang matang untuk jawaban yang akan keluar dari mulutku. Dan aku rasa, lama waktu bagi penguji untuk menunggu akan sangat berpengaruh pada penilaiannya mengenai psikologisku, meski dengan jawaban yang sama yang akan keluar dari mulutku. Hampir setengah menit ia menunggu. Saat ia terlihat gelisah dan mulai kehabisan kesabaran, sontak aku mengangguk dan berkata,”InsyaAllah, siap”. I know, it’s gonna make him speechless. Dan sebenarnya itu pula yang aku harapkan. Hehehe,...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-7483549654964018281?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/7483549654964018281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/06/my-very-first-time-muqadimah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/7483549654964018281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/7483549654964018281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/06/my-very-first-time-muqadimah.html' title='My very first time,... (muqadimah)'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TBTTI1oeNhI/AAAAAAAAAPA/ICxZ_MOIanE/s72-c/mosque.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-1779094802566583088</id><published>2010-05-30T14:53:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:20:48.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Macam betul,.. aye mo lagi neh,.!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TALeWY9t3AI/AAAAAAAAAOw/VAu5F_bIsNo/s1600/wq.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img border="0" gu="true" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TALeWY9t3AI/AAAAAAAAAOw/VAu5F_bIsNo/s320/wq.bmp" width="314" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Rabu itu, aku seneng sekali. Tentu saja berbeda dari hari2 ku sebelumnya, karena ini adalah&amp;nbsp;hari terakhirku di Plant (&lt;em&gt;tenang sob,.. hari terakhir buat&amp;nbsp;trip ni maksudnye,.. bukan terakhir nyang begimane2.).&lt;/em&gt; Pagi itu, aku naik &lt;em&gt;(sebutan kami ne kalo lagi jalan dari Plant ke Permanent camp&amp;nbsp;abis 12 jam bertugas, gitu. Bukan naek po'on&amp;nbsp;toge ato sebangsanye,..&lt;/em&gt;&amp;nbsp;) tepat pukul 05:30.&amp;nbsp;30 menit lebih awal dari biasanya karena harus segera mengejar pesawat pagi jam 10:25 nanti (&lt;em&gt;ngejernye&amp;nbsp;kagak pake belari sambil make sendal skyway kog, tenang aje,...).&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Seperti biasa, ritual mandi bebek (&lt;em&gt;Ni buat anak kosan terutame nyang kuliah di teknik pasti dah pade ngarti bener, yee,..),&lt;/em&gt; mengenakan baju yang sama dengan saat datang 2 minggu yang lalu (&lt;em&gt;maksudnye biar efektif&amp;nbsp;en effisien gitu, sob,.. mane ade juge nyang&amp;nbsp;nyadar kalo baju aye masih&amp;nbsp;same, pan dah 2 minggu lewat. tapi tenang aje,.. dah dicuci kog,..),&lt;/em&gt; sarapan ala kadarnya (&lt;em&gt;manggang 2 roti tawar ame dikasih selei selei dikit,.. biar ade rasenye. nah,.. malesnye ntuh kalo nunggu panggangannye gag panas2.&amp;nbsp;Pengen cepet2 aje pokoknye,...)&lt;/em&gt; dan cukup dengan seteguk air (&lt;em&gt;tapi ni tangan sambil&amp;nbsp;nenteng aqua sebotol, hehe,.. takut aus di jalan nantinye&lt;/em&gt;.).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Tanpa banyak menunggu, pukul 05:55 mobil sudah mulai meninggalkan Plant yang masih gelap karena disini, matahari baru mulai menampakkan cahayanya sekitar pukul 06:15 (&lt;em&gt;gelep2 gimane gitu ye,.. kuburan mah kalah serem&lt;/em&gt;.). Dan seperti biasa pula, sepanjang perjalanan dari lokasi Plant hingga Bandara Sutan Thaha, ada perasaan lega yang tidak bisa&amp;nbsp;dijelaskan alasannya (&lt;em&gt;seneng bener pokoknye mah,..&amp;nbsp;&amp;nbsp;persis&amp;nbsp;bocah dikasih kembang gule arbanat nyang jualnye maenan biola satu senar ntuh,.. pade ngarti kan,..??)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Setengah perjalanan berlalu, ada perasaan cemas yang mulai timbul dan semakin nyata terasa. Beberapa kali kendaraan terjebak macet saat mulai memasuki jalan2 perkotaan (&lt;em&gt;Et dah,.. kagak ngarti orang lagi buru2 ape. minggir bentar nape,..).&lt;/em&gt; Perasaanku semakin&amp;nbsp;waswas karena aku rasa,&amp;nbsp;mobil akan tiba dengan waktu yang sangat mepet (&lt;em&gt;Coba ade nyang nepok punggung aye waktu ntuh, dah kena gibeng kali ye,.. hehe,. becande doang. Aye orangnye&amp;nbsp;kagak pake emosian sob&lt;/em&gt;.)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Pukul 10:10 mobil akhirnya mencapai pelataran bandara (&lt;em&gt;sumpah,.. lega bener waktu ntuh,.. dah kayak abis ngegolin bola pas masuk injury time. Asliii,..).&lt;/em&gt; Aku segera berlari menuju meja check in. Dan,.. kecemasanku pun terbukti. Para penumpang telah boarding dan garda tangga telah ditarik dari pesawat. Siap untuk take off. Seketika lemaslah aku (&lt;em&gt;pegimane kagak lemes, orang abis lari2 gitu,..)..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Aku coba datangi branch office maskapai itu yang berjarak sekitar 10 meter dari pintu masuk. Dengan sedikit diskusi, akhirnya mereka setuju mengalihkanku ke penerbangan selanjutnya (&lt;em&gt;untung aje&amp;nbsp;aye pesen tiketnye pake link corporate, jadi ade kompensasinye. hehe).&lt;/em&gt; Berita baiknya,. kebetulan hari itu ada 2 jadwal penerbangan Jambi-Jakarta untuk maskapai ini sehingga aku masih bisa memakai flight berikutnya, meskipun harus menunggu (&lt;em&gt;kagak ape ape deh, pokoknye bise balik aje aye dah seneng,.)&lt;/em&gt; . Dan berita buruknya, yaps,.. itu,.. menunggu. Penerbangan berikutnya dijadwalkan pukul 16:30 (&lt;em&gt;Set dah,... mesti nunggu nem jam lagi. bise mati gaye aye neh,... )&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;em&gt;(Set dah lagii,.. ternyate lame&amp;nbsp;bener nunggu nem jam ntu ye,.. aye dah jalan2 kagak jelas arahnye,.. makan di warung nyang aye ndiri kagak ngarti ntu sabab musababnye aye bise makan di mari.&amp;nbsp;Mane baterey hape dah tinggal due batang. Tapi ternyate ade untungnye,.. ane bise tau tempet jual gorengan tempe nyang enak bener. hehee,. Ngeles sih sebenernye,..).&lt;/em&gt; Pukul 16:45 pesawat yang aku tumpangi mulai meninggalkan bandara Jambi. Butuh waktu sejam untuk sampai ke Bandara Cengkareng (&lt;em&gt;Coba tebak, aye ngapain aje sejam di pesawat ntuh,? lho,.. kog pada tau kalo aye molor di pesawat.? iye,.. ngantuk bener sob, soalnye semaleman abis jage warung minyak. mane tadi seharian mondar-mandir aje kayak setrikaan. Pules banget deh pokoknye,. tau2 dah nyampeek,..aje).&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Turun dari pesawat,. perjalananku beralih ke bus Damri untuk segera meluncur ke terminal Gambir (&lt;em&gt;Sekarang tebak, aye ngapain lagi sejaman di bus ke Gambir ineh,.?. Yee,.. salah. aye kan bukan koala nyang kerjaane tidur molo. Aye dengerin aje musik2 liwat hape aye nyang batereinye dah mulai sekarat ntuh. mati,..mati deh,.. bodo' amat).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Ini pertama kalinya aku sampai di terminal Gambir&amp;nbsp;pas malam. Aku coba cari2 kereta ke arah timur yang masih ada jadwal&amp;nbsp;berangkat, setelah semua kereta yang biasa aku tumpangi telah pergi beberapa saat yang lalu.(&lt;em&gt;Lame juge aye melototin tu papan elektronik. aye cari2,.. aye cari2,.. eh,..&amp;nbsp;aye nemu&amp;nbsp;kereta Argo Anggrek malem nyang ke surabaye jam 21:30. Aye coba tanye same yang njage,.. yah,.. abis katenye. Nyang ade cuman kereta ke Stasiun balapan solo doang. kagak ape2 deh,.. jadi didi kempot, didi kempot dah,.. nyang penting aye tambah deket same rumah. Urusan nanti ade&amp;nbsp;ato kagak ade&amp;nbsp;kereta nyang dari solo&amp;nbsp;ke malang ato surabaye mah,.belakangan. pokoknye prinsip aye, selame ade manusie di sekitar aye, selame&amp;nbsp;ni dompet masih ade isinye, kagak ade nyang namenye nyasar. Nyang namenye nyasar ntuh kalo aye ade di tengah utan, kagak ade manusie lainnye, terus kagak ngarti mau jalan kemane. hehe&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Sesampainya aku di Stasiun balapan solo, aku bergegas ke lobi dan mencari informasi kereta yang ada. (&lt;em&gt;Kali kali aje ade nyang pas buat aye. Et dah,.. kayak mo beli baju aje. Nyang pas buat aye tumpangin maksudnye. hehe).&lt;/em&gt; Waktu itu masih pukul 04:00. Udara&amp;nbsp;masih terasa&amp;nbsp;sangat dingin. Setelah beberapa kali mengamati, aku menemukan sebuah jadwal kereta ke arah Surabaya yang akan berhenti di&amp;nbsp;stasiun&amp;nbsp;Gubeng. Kulihat waktu yang ditunjukkan untuk keberangkatan kereta ini adalah 08:30 &lt;em&gt;("kagak nape2,.. kagak nape2,.. aye kan cuman perlu&amp;nbsp;nunggu&amp;nbsp;4,5 jam aje. kagak lame kog", kate aye dalem ati. padal yee,.. gitu. Ade dongkol2nye. Dikit sih,..tapi untungnye dipake sholat subuh bentar aje udah adem lagi. hehehe)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Selama menunggu&amp;nbsp;hingga jam keberangkatan kereta, aku pilih jalan2 ke luar stasiun. Ternyata di luar lebih dingin lagi aku rasakan. Kulihat&amp;nbsp;orang2 dengan berbagai kesibukan masing2. Ada&amp;nbsp;loper koran yang mulai menata dagangannya, tukang becak yang&amp;nbsp;masih tertidur di kursi penumpang.&amp;nbsp;Pedagang sayuran mulai berdatangan dan mengelar dagangannya.&amp;nbsp;Sungguh&amp;nbsp;pengalaman yang sangat emosional.&amp;nbsp;(&lt;em&gt;Waktu aye jalan2 di pinggir jalan apelah namenye ntuh, lupa, aye nemuin warung soto di pojokan seberang setasiun. kagak bise disebut bagus sih tempatnye, cuman ntuh,.. rame banget sob. persis kayak antrian masuk stadion&amp;nbsp;kalo aye mo nonton bola. hehe. padal waktu aye liat jam, baru juge jam 7 lewat dikit. Wah,.. aye jadi penasaran neh. Aye ngikut aje dibelakang. Pas sampek deket meja, aye buruan cari kursi nyang kosong. takut kagak kebagian. En pas pesenan aye sampek&amp;nbsp;di depan aye neh... Set dah,.. baunye sedep bener.. Aye jadi ngiler duluan. Tapi aye sabar2 aje dulu. Panas sob, pan kite kagak boleh niup2 makanan. Kalo&amp;nbsp;kagak salah inget seh, kate ustad nyang aye sering&amp;nbsp;liat di tipi2 ntuh,&amp;nbsp;makruh hukumnye,.. bise ilang nanti barokahnye. hehee. Aye tahan2 aje ampe agak mendingan tuh panasnye. pas aye rase dah angetan dikit, aye mulai deh,.. acara brekpes pagi ntuh. Gilee,.. mantep bener nih soto. kalo kate pak bondan seh,..maknyus,.!! Pantesan aje&amp;nbsp;pagi bute kayak ni,.. dah pade ngantri nyang mo mbeli. Pokoknye kagak nyesel deh aye mampir di mari. hehe..)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Jam 08:30 lebih, kereta ini akhirnya berangkat. Dan kurang lebih pukul 1 lewat, kereta telah sampai di tujuan akhir, stasiun Gubeng Surabaya &lt;em&gt;("Padal kalo kereta ni brenti di pasar Turi kan aye bise nyambung bis kota ke Bungur lalu naek Damri. Sampek deh di malang. Kalo brenti di mari mah,.. mesti nunggu sejam lagi ampe keretanye nyang mo ke malang nyampe di mari. Mane nanti di jalan ni kereta&amp;nbsp;pake acare muter2 kagak jelas lagi", aye ngegerutu ndiri kagak jelas juge. hehe,..)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;En,.. stelah mendaki gunung lewati lembah,.. sungai mengalir indah ke samudera,.. mengalami 100 cobaan dan 1000 rintangan. menghadapi&amp;nbsp;siluman tengkorak, siluman mimpi, dan penjahat2 lain yang mencoba memakan daging biksu Thong, akhirnya aku sampai di rumah. Tepat sebelum adzan maghrib berkumandang. Alkhamdulillah....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-1779094802566583088?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/1779094802566583088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/05/rabu-itu-aku-seneng-sekali.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1779094802566583088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1779094802566583088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/05/rabu-itu-aku-seneng-sekali.html' title='Macam betul,.. aye mo lagi neh,.!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TALeWY9t3AI/AAAAAAAAAOw/VAu5F_bIsNo/s72-c/wq.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-522193796516492299</id><published>2010-05-28T12:08:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:21:13.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Berbahagialah wahai kaum Hawa,..</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TAAUgUDYF2I/AAAAAAAAAOo/hBpPq9f9Xxg/s1600/jilbab.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img border="0" gu="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TAAUgUDYF2I/AAAAAAAAAOo/hBpPq9f9Xxg/s320/jilbab.bmp" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;SubhanAllah,.. Islam sangat menjunjung tinggi keberadaan wanita di muka bumi ini. Mereka dilindungi,.. diperhatikan,.. bahkan dimudahkan urusannya. Mereka diperintahkan untuk menutup aurat agar dijauhkan dari pandangan kotor dan dijaga kesuciannya. Karena begitu berharganya seorang wanita di mata Islam, Allah memberikan batas aurat yang jauh lebih tinggi dari kaum pria. Mereka diberi keistimewaan untuk menutupi mata kaki yang bahkan diharamkan bagi kaum pria untuk melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mereka diciptakan dengan kekuatan fisik yang sedikit lebih lemah dari kaum pria karena Allah tidak ingin membebani mereka dengan hal2 yang berat untuk dilakukan. Allah tidak ingin tangan2 mereka menjadi kasar karena palu yang harus terus menerus dipukulkan ke bongkahan batu besar hanya untuk mendapat upah 20 ribu rupiah perhari. Allah tidak mau keringat mereka deras mengucur karena puluhan kuintal beras yang harus dipikul dari gudang ke atas mobil pick up setiap harinya. Allah tidak rela kulit mereka terkontaminasi polusi, debu, bahkan terbakar Sinar UV-A dan UV-B jika harus seharian berdiri di perempatan jalan hanya untuk menghindari para sopir menekan klakson terlalu lama karena mobil di depannya tidak segera bergerak.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah sangat mencintai mereka. Allah menginginkan mereka selalu berada di tempat yang teduh, terlindung dari panas matahari yang menyengat, hujan deras yang menggigil, dan gangguan orang2 jahat di luar sana. Sebuah tempat teraman bernama "rumah". Dengan anugerah berupa kesabaran dan ketelitian yang lebih dari kaum pria, Allah ingin kaum wanita bisa menciptakan suasana "rumah" yang nyaman, tenang, tentram, dan keteduhan saat kembali ke rumah bagi kaum pria yang Allah paksa bekerja dengan keras di luar sana. Jadi,. apakah mereka yang begitu menginginkan adanya sebuah persamaan hak, gender, ato apalah itu, masih memiliki cukup akal sehat untuk tetap mempertahankan pendapatnya? Apakah yang mereka perjuangkan itu memang untuk menaikkan kedudukan kaum perempuan setara dengan kaum pria (atau sebenarnya malah menurunkan).? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pernahkan terfikir bahwa sebenarnya Allah telah menempatkan kaum wanita 3 derajat lebih tinggi dari kaum pria.? Seorang wanita perlu untuk taat kepada suami. Tapi seorang laki2 wajib taat kepada ibu (yang notabene seorang wanita) 3 kali lebih utama dari ayahnya. Dan ketika ada seorang dari kaum&amp;nbsp;wanita yang memang telah Allah bekali sejak lahir dengan hati yang lebih lembut dari kaum laki2, tidak kuasa melihat "kesusahan" sang suami dan bermaksud untuk keluar dari "zona nyaman" dan turut memikul beban nafkah keluarga, Allah tidak serta merta memperbolehkan hal ini karena Ia amat sangat menyayangi kaum wanita. Allah perlu mensyaratkan izin dari sang suami agar maksud ini dapat terlaksana dan Ia pun akan ridho dengannya. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mungkin sebagian kaum wanita merasa diperlakukan tidak adil oleh aturan islam yang menetapkan pembagian harta waris hanya setengah dari saudara prianya. Bukankah mereka berdua adalah keturunan yang lahir dari rahim yang sama.? lantas dasar apa yang menghilangkan hak kaum wanita untuk mendapatkan perhitungan yang sama.? SubhanAllah, sesungguhnya di sinilah letak keadilan Allah. Setengah bagian bagi perempuan adalah hak mutlak yang bisa dimilikinya seorang diri tanpa perlu dibagi dengan suami. Sementara bagi laki-laki, ada kewajiban untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehingga harta tersebut otomatis menjadi hak bersama isteri dan anak2nya. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Mungkin banyak yang mendengar bahwa penghuni neraka nanti adalah mayoritas kaum hawa. Wallahu'alam bisshowab.&amp;nbsp;Namun, sebenarnya Allah hanya meminta 4 hal dari seorang wanita&amp;nbsp;agar bisa memasuki Surga dari&amp;nbsp;pintu mana saja yang&amp;nbsp;diinginkannya. Cukup dengan sholat 5 waktu, puasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatan diri dan patuh pada suami. That's all. Bagi wanita, tidak harus memanggul senjata untuk mendapatkan pahala seperti seorang laki2 yang sedang berjihad Fisabilillah. Cukup dengan menunaikan tanggungjawabnya&amp;nbsp;kepada Allah dan patuh kepada suaminya. Dan di&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;akherat nanti, seorang&amp;nbsp;laki2 akan dimintakan pertanggungjawaban terhadap 4 wanita terdekatnya. Mereka yakni Ibu, Isteri, Saudara perempuan, dan Anak perempuannya. Mungkin ini bisa disamaartikan dengan seorang wanita yang akan dipikul tanggungjawabnya oleh 4 orang pria terdekatnya yaitu Ayah, saudara laki2, suami, dan anak laki2nya. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;AllahuAkbar, sungguh sangat beruntung seseorang yang terlahir sebagai kaum wanita. Sesungguhnya, di dalam kitab-Nya yang tertulis dan kitab-Nya yang nyata di dunia terdapat tanda2 kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-522193796516492299?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/522193796516492299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/05/sebuah-hadits-menyebutkan-seorang-laki2.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/522193796516492299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/522193796516492299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/05/sebuah-hadits-menyebutkan-seorang-laki2.html' title='Berbahagialah wahai kaum Hawa,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TAAUgUDYF2I/AAAAAAAAAOo/hBpPq9f9Xxg/s72-c/jilbab.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-1280142739650070796</id><published>2010-05-28T10:01:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:21:37.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>All the things has their own justification</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S__2rjqY7NI/AAAAAAAAAOY/zqxXL48tnYo/s1600/jilbab.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TAAR0y6CYEI/AAAAAAAAAOg/ZYFgD__8ujM/s1600/img-909172144-0001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" gu="true" height="288" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TAAR0y6CYEI/AAAAAAAAAOg/ZYFgD__8ujM/s320/img-909172144-0001.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Sungguh menyenangkan apabila segala sesuatu berlangsung, bermakna, bahkan bernilai tersendiri. Jika semua hal memiliki awal, proses, dan akhirnya masing2 tanpa tergantung oleh hal lainnya. Kalaupun ada keterikatan itu hanya kebetulan, dan sebagai upaya penyederhanaan saja. Ataupun hanya berarti hal lain serupa yang berjalan&amp;nbsp;berlawanan arah&amp;nbsp;dari apa yang kita lakukan. Hal ini tentu akan mengurangi rasa ketergantungan, pamrih, bahkan mungkin riya'.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Sebuah contoh kecil, ketika kita memutuskan akan meletakkan sebuah koin 5 ratusan ke tangan seorang pengemis, alangkah indahnya jika bukan hanya mata lahir saja yang tidak tergerak untuk menoleh dan mencari sepasang mata lain yang akan menumbuhkan kebanggaan atas pribadi kita. Melainkan hati juga semampunya untuk tidak sedikitpun menengok demi secuil rasa bangga atas perbuatan itu. Kontak mata dengan si pengemis pun dihindarkan dari melebihi batas "terlihat" sehingga tidak memasuki area "melihat" atau bahkan "memandang" (bahkan amat sangat berlebihan jika sampai "memperhatikan") agar ikatan emosional yang terbangun tidak sampai menumbuhkan benih2 riya'.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Misalkan lagi, ketika melihat seseorang sedang dalam kesulitan, sebuah nilai positif jika ada inisiatif untuk meringankan beban orang tersebut dan tidak mengurangi kadar kebaikan jika ia yang mendahului inisiatif kita dengan meminta bantuan. Toh itu hanya masalah pihak pemberi dan penerima interaksi tanpa ada penilaian lebih atas posisi satu dan lainnya. Berusaha semampunya tanpa mengukur kadar bantuan dengan efek timbal balik yang diharapkan, tentu rasa puas akan apapun yang kita berikan tidak mampu tereduksi dengan hal2 lain serupa yang kita terima nantinya.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Maka, dari kedudukannya tsb, sebenarnya konsep berbuat baik dapat berjalan searah. Cukuplah kita melakukannya sebaik baiknya, dan biarkan Allah SWT yang menilai sejauh mana tanggungjawab kita terhadap apa yang&amp;nbsp;kita lakukan.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Sangat indah jika semua berjalan searah. "Semua" berlaku untuk segala sesuatu yang kita niatkan, ucapkan, atau lakukan. Termasuk dalam ibadah, hubungan sosial, kepedulian lingkungan, bahkan urusan asmara sekalipun. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Lakukan yang terbaik yang bisa kita mampukan, jangan terpengaruh dengan apa yang akan orang lain lakukan untuk kita. kebaikan yang kita berikan untuk orang lain sebaiknya setulusnya tanpa memandang kebaikan yang mungkin orang lain berikan kepada kita. kebaikan yang kita lakukan harusnya berjalan searah dan memiliki penilaian tersendiri, mandiri dan lengkap. Maka, kebaikan yang orang lain lakukan untuk kitapun akan bermakna serupa, dan hanya berbeda arah saja. Begitu pula dengan cinta yang kita curahkan untuk seseorang. Biarkan itu menjadi sebuah kemandirian perbuatan. Karena cinta yang mengarah ke diri kita, merupakan sebuah kemandirian lain yang semakna dengan apa yang kita berikan untuk orang lain. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-1280142739650070796?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/1280142739650070796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/05/all-things-has-their-own-justification.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1280142739650070796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1280142739650070796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/05/all-things-has-their-own-justification.html' title='All the things has their own justification'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/TAAR0y6CYEI/AAAAAAAAAOg/ZYFgD__8ujM/s72-c/img-909172144-0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-4960260031788915433</id><published>2010-04-28T09:02:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:22:12.876-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Ijo,..ijo,..ijo,...!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S9hm-E7fJeI/AAAAAAAAAOU/RpbuXwKQN5E/s1600/pertamina3kg.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S9hm-E7fJeI/AAAAAAAAAOU/RpbuXwKQN5E/s400/pertamina3kg.bmp" tt="true" width="272" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Wah,.. pasti dah pada familiar dong ma benda yang satu ni. Apalagi buat ibu2 yang biasa bermarkas di dapur. Emang, sejak kebijakan pemerintah buat ngapus subsidi mitan en diganti ma konversi ke elpiji, tabung ijo mungil ini seakan menjadi penghuni tetap dapur2 indonesia. Hehee,.. jadi inget iklan layanan masyarakat buat mopulerin si ijo. "Bila nggak nyala apinya, jangan dicolok tabungnya, coba goyang2 selangnya,.."&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Emang apa seh elpiji tuh,.? sama nggak ya,.. ma BBG yang dipake buat bahan bakar busway.? (haruse BBB ya,.. bahan bakar busway,. hehehe..). &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Wah,.. susah juga njelasinnya neh. Gimana kalo kita urutin dari awal. Setujaa.?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Alkisah pada jutaan tahun silam (persis crita2 dongeng di majalah mentari,..hehee.), makhluk2 hidup yang telah mati akan terpendam oleh batuan, pasir, debu, dan material2 lainnya.&amp;nbsp;Mereka akan&amp;nbsp;semakin dalam terkubur seiring pergerakan dan perubahan permukaan bumi, cuaca, dan iklim. Kompilasi bin paket kombo dari&amp;nbsp;tekanan dan panas bumi yang ada,&amp;nbsp;mampu mengubah struktur organiknya menjadi apa yang kita sebut sebagai minyak bumi &amp;amp; gas alam. Bentuk porous atau lubang2 pada lapisan batuan merupakan lokasi ideal bagi minyak bumi untuk mengendap, sembunyi, atau bertempat tinggal (kira2 mereka punya sertifikat nggak ya,.?? takutnya diusir satpol PP. hehe). Dan jebakan alam yang terbentuk dari batuan tanpa rongga merupakan pengumpul alami bagi minyak bumi &amp;amp; gas alam agar tidak berpindah tempat. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Di sinilah teknologi seismic dimanfaatkan untuk memproyeksi lapisan2 batuan dan memperkirakan lokasi berkumpulnya dalam jumlah besar. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Singkat kata singkat cerita, begitu diyakini benar lokasinya, dilakukanlah aktifitas pengeboran. Di sinilah para penari (yang&amp;nbsp;sedikit bisa&amp;nbsp;nyanyi,..)&amp;nbsp;seperti Inul daratista, Annisa bahar, atau trio macan beraksi. Menggantikan&amp;nbsp;service company seperti schlumberger (slambersi, red), Halliburton, dll&amp;nbsp;yang terpaksa harus kehilangan lapangan pekerjaannya.&amp;nbsp;Dan begitu seluruh aktifitas drilling berikut fasilitas pemrosesan berhasil dibangun, kini giliran production company seperti Exxon, Chevron, conoco, ato Pertamina EP yang beroperasi. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Kembali ke masalah minyak bumi &amp;amp; gas alam, secara garis besar, sumur2 yang dibangun di atas "jebakan betmen" ini&amp;nbsp;akan mengalirkan&amp;nbsp;dua jenis fluida yang nantinya sangat menentukan jenis fasilitas pemrosesan yang harus dibangun di atasnya. pertama, minyak bumi dengan sedikit gas teremulsi didalamnya (assosiated gas). Kalo kamu sering minum cocacola, sprite, ato minuman2 berkarbonasi lainnya, bukan perkara sulit untuk membayangkannya. lantas bentuk yang kedua yakni gas alam murni (non assosiated gas). &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Jika kamu termasuk rajin&amp;nbsp;masuk kelas&amp;nbsp;waktu pelajaran kimia jaman SMA dulu, ini bisa jadi refresh aja. kan udah pernah diajarin khan,..? Tapi kalo kamu lebih sering ke belakang, keluar ke kantin&amp;nbsp;terus nggak balik lagi, ato malah bolos en maen bola di lapangan basket, hehee,.. tosh,.!! &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Di dunia perkimiaan, kita mengenal istilah2 senyawa, molekul, atom, neutron, proton, electron. Hehee,.. nggak sedalem itu kog. Tenang aja. Kita cuma bakal bahas di wilayah atom aja. Ok,.. jadi minyak bumi terdiri atas atom2 Hidrogen, Carbon, Sulfur, Oksigen, Chlor, dll. Hydrocarbon adalah sebutan untuk minyak bumi dan gas alam dengan kandungan hidrogen dan Carbon. Sedangkan atom2 lain yang bersenyawa menjadi H&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;2&lt;/span&gt;O, H&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;2&lt;/span&gt;S, CO&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;2&lt;/span&gt;, dll merupakan pengotor yang harus dimusnahkan dari muka bumi. Eh salah,.. dipisahkan dari hydrocarbon tadi maksude. Hehe,..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Hydrocarbon sendiri dapat dibagi menjadi 4 berdasarkan cara atom H dan C bersenyawa. Yakni Parafin, Olefin, Naftan, dan aromat. Wih,.. opo maneh iki,.?? Mangkanya,.. jangan tiru kebiasaan buruk penulis waktu SMA dulu ya,... hehe,. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;"Halinak rabi sama ceesannya feri", "Beli mangga cari sirsak bawa rambutan", "Heboh Negara Arab Karena Xena Runtuh", ato yang lebih kompleks dikit, "kalau bapa caesar nanti meninggal, alam mana zaman feri nabi sulaiman pembasmi cuku arga". Dll. Hayo,.. dah inget blum,.? ,.. dah&amp;nbsp;inget kan.?&amp;nbsp;I know you got it. Kalimat2 itu jika diakronimkan,&amp;nbsp;akan menjadi&amp;nbsp;susunan unsur2 atom tiap golongan. Golongan 1A yang terdiri dari unsur paling reaktif seperti H, Li, Na, Ka, Rb, Cs dan Fr. Golongan 2A yang tersusun atas atom2 Be, Mg, Ca, Sr, Ba. dan&amp;nbsp;Ra. Atau golongan 8A yang dihuni logam2 mulia seperti&amp;nbsp;He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan&amp;nbsp; Rn.&amp;nbsp; Sedang kalimat terakhir merupakan tingkatan kereaktifan unsur logam yakni&amp;nbsp;&amp;nbsp;K &amp;gt; Ba &amp;gt; Ca &amp;gt; Na Mg &amp;gt; Al &amp;gt; Mn &amp;gt; Zn &amp;gt; Fe &amp;gt; Ni &amp;gt; Sn &amp;gt; Pb &amp;gt; Cu &amp;gt; Ag. Dan contoh2 lain.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Itulah hebatnya guru2 kita. Mereka&amp;nbsp;berusaha bikin kita menghapal tabel periodik yang rumit menjadi&amp;nbsp;mudah dan&amp;nbsp;menarik dengan kalimat2 plesetan. Tuh,&amp;nbsp; masak nggak kasihan ma mereka,&amp;nbsp;udah susah2 nyiptain cara ngapalin yang sederhana,.. kitanya malah nyari2 kesempatan buat bolos dari pelajaran mereka. So sad,..&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Lanjut gan,.. jadi&amp;nbsp;d&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;ari tabel bisa kita tahu berat jenis unsur H dan C. yakni 1 dan 12. Ehm,.. kapan2 aja ya kita ngitung2 isotop, persamaan reaksi dan hal2 njlimet lainnya. Setuja,.??&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Kembali ke Parafin tadi atau senyawa yang bahasa kimiane alkana adalah hydrokarbon jenuh yang memiliki rantai terbuka. Berturut-turut dengan jumlah atom karbon (C) mulai 1 sampai 10 adalah metana, etana, propana, butana, pentana, heksana, heptana, oktana, nonana, dan dekana. Nah,.. benang merahnya dah mulai keliatan kan.?? Kalo mo ngitung jumlah atomnya,.. pake aja rumus C&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;n&lt;/span&gt;H&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;2n+2&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. Kalo Metana, atom Karbonnya 1 Hidrogennya 4. Etana, Karbonnya 2, Hidrogennya 6. Lan sak teruse,...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;So,..BBG yang biasa buat bahan bakar busway,. adalah Gas dengan kandungan Metana ± 90% dan Etana ± 5% sedangkan sisanya adalah Propana, Karbondioksida dan lain-lain. Dalam tekanan operasinya BBG tetap berada dalam fase Gas. Yaeyalah,.. hehee.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Sedang LPG (liquified petrolium gas)&amp;nbsp;yang biasa buat nggoreng tempe, masak mie instan, ato ngrebus telor (anak kosan banget,..) adalah campuran Propana ± 30% dan Butana ± 70%. Dalam tekanan operasinya di dalam tabung, dia berwujud cair.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;kalo LNG (liquified natural gas), sebenere seh&amp;nbsp;punya kandungan utama yang hampir sama&amp;nbsp;ma BBG yaitu Metana, tetapi berbeda dalam cara penyimpanannya. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Pada BBG, Gas&amp;nbsp;alam disimpan dengan cara dimampatkan&amp;nbsp;ampe semampat-mampatnya. Maksudnya dikompresi ampe tekanan tinggi, gitu, Sedangkan pada LNG, Gas alam disimpan dengan&amp;nbsp;cara&amp;nbsp;dicairkan pada temperatur yang sangat rendah. Kira2 begetoh,...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-4960260031788915433?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/4960260031788915433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/04/wah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4960260031788915433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4960260031788915433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/04/wah.html' title='Ijo,..ijo,..ijo,...!!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S9hm-E7fJeI/AAAAAAAAAOU/RpbuXwKQN5E/s72-c/pertamina3kg.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-907834278860890792</id><published>2010-02-04T14:20:00.000-08:00</published><updated>2010-09-23T22:25:00.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Training tersadis sepanjang masa,..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/style&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S47ES2lyCPI/AAAAAAAAANo/tm3zfUomipE/s1600-h/huet.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" kt="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S47ES2lyCPI/AAAAAAAAANo/tm3zfUomipE/s400/huet.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pukul 6 pagi, aku beserta 47 teman senasib meninggalkan Bhumi Wiyata dengan sebuah bus putih bertuliskan "white horse" di dinding sampingnya. Bermacam expresi wajah berhasil kami tampilkan sepanjang perjalanan yang sebenarnya tidak bisa disebut jauh. Namun, macetnya jalan Margonda Raya setiap paginya menyebabkan jarum panjang di jam tanganku berputar hampir setengah putaran hanya untuk mencapai sebuah lokasi bernama "JOTC". &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kulihat A**M yang duduk santai sambil tenggelam bersama musik yang diperdengarkan melalui MP3 player. Sedangkan R**A, teman sekamarku di Pusdiklat Migas Cepu, tengah bertelepon ria dengan entah siapa di luar sana. Predikat playboy yang melekat padanya sudah cukup memberi penjelasan bagiku alasan ia melakukannya sepanjang perjalanan. Sedang aku,. aku memilih untuk sekedar melihat berbagai keramaian yang tersaji di luar sana. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak banyak nama yang bisa kurekam dalam ingatanku meski beberapa diantaranya sempat menahan kelopak mata untuk tetap terbuka selama lebih dari 5 detik, sebelum sedikit pedih yang timbul akibat mata yang mulai mengering, memaksanya untuk berkedip juga. Yang jelas, ada 2 mall besar tengah berhadap2an, tak jauh dari tempatku memulai perjalanan ini. Depok Town Square, atau yg lebih familiar disebut Detos dengan gaya klasik minimalis tampak kalah bersaing dengan Margo City, Sebuah Mall yang berarsitektur modern futuristik. Tak banyak detail yang berhasil aku lihat dari keduanya akibat bus yang aku tumpangi terus melaju mengikuti arus. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi satu hal yang kami semua ketahui saat itu, kami harus mengikuti setiap sesi dari dua jenis training bertajuk "Helicopter Under Water Escape Training (HUET)" dan " Sea Survival Training", yang akan dilangsungkan di lokasi dimana bus ini akan berhenti. Sebenarnya,. jika melihat dari seluruh expresi kami yang sebagian besar menampakkan keceriaan, aku simpulkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Setahuku,. seluruh training akan dilakukan di sebuah kolam dengan kedalaman melandai seperti umumnya kolam renang. Lebih dari itu, aku tidak tahu lagi. tapi rasanya tidak ada masalah, apalagi berenang adalah salah satu kegiatan favoritku. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memasuki sebuah lorong yang cukup kecil, Nampaknya butuh banyak keahlian dan pengalaman mengendarai mobil sebesar ini untuk memasuki gang tanpa membuat kanopi rumah tersenggol atap bus, bodi bus tergesek ranting pohon mangga, ataupun ban terperosok selokan selebar 30 cm. Jangankan mobil, motorpun yang tampak bergerak dari arah berlawanan mesti merelakan waktunya untuk mundur dan mengalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesampai di sebuah pelataran yang cukup luas, kami yakin jika ini adalah lokasi yang dimaksud. beberapa vessel tampak hitam seperti bekas terbakar oleh api yang sangat besar. Pipa2 berseliweran di bawah gretting. Dan Hidrant air dimana2. Kami segera memasuki gedung utama, dan ketertarikan kami akan hal2 menarik jauh lebih terpuaskan di dalamnya. Selain kolam renang berukuran raksasa, ruang kelas, dan kursi2 yang berjejer di tepi kolam, semua hal tampak asing dan menarik kami untuk diketahui lebih dalam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejam lebih kami habiskan untuk orientasi, briefing, dan hal2 membosankan lainnya, sampailah kami pada sesi utama training hari ini, dan aku tidak sabar untuk segera memulainya. Mula2 kami dikumpulkan di sisi kolam yang paling dangkal. Meskipun, ini sudah tergolong dalam untuk ukuran kolam renang pada umumnya. Terbukti, permukaan air telah setinggi daguku. Bisa dibayangkan berapa kedalaman untuk sisi terdalamnya. Tapi bukan masalah bagiku. Berbekal kenakalan pada masa kecil yang sering mandi di sungai belakang rumah,.. berenang dan mengambang di atas air bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa instruktur tampak ikut memasuki kolam dan membagi kami dalam beberapa kelompok kecil. Tanpa diduga, kami "dipaksa" menahan nafas selama lebih dari 20 detik ketika mereka mulai membalik posisi badan kami satu persatu sehingga kepala berada di bawah air. Mereka hanya katakan ini sebagai adaptasi awal sebelum sesi utama. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah replika helikopter yang sedari tadi tampak sebagai hiasan sudut dinding bagi kami, kini terlihat bergerak tepat menuju tengah2 kolam ini. Aku mulai merasakan kecemasan. Apalagi aku belum menemukan korelasi antara latihan yang baru saja kami lakukan dengan keberadaan replika ini di tengah2 kami.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan penjelasan yang cukup panjang lebar dari para instruktur, akhirnya kami tahu maksud dari semua ini. Rasanya keceriaan sepanjang perjalanan tadi begitu mubadzir dengan "musibah buatan" yang akan segera "menimpa" kami. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walhasil,. hidungku kemasukan banyak air. Dan rasanya, pilek adalah satu2nya jawaban dari apa yang akan aku rasakan beberapa hari kedepan. D***S, teman yang di perjalanan tadi tampak tenang, kini merintih kesakitan akibat pergelangan tangan yang keseleo. Beberapa teman telah "terpaksa" meminum beberapa liter air kolam tanpa sadar. Keluhan pusing, mual, dan pengen muntah kini jamak dirasakan. Mata memerah, lemas, dan nafas tersengal2 adalah keluhan yang paling banyak kami alami. Tidak ada lagi yang ingin kami lakukan setelah ini selain kembali ke hotel dan tidur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya,.. tidak banyak instruksi mengenai apa yang akan kami lakukan dengan training tadi. Kami cukup duduk di dalam replika helikopter, pasang sabuk pengaman, kemudian keluar melalui jendela samping. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, banyak prosedur yang harus kami lalui untuk menyelesaikannya. Pertama, kami duduk di kursi dan mengikat sabuk pengamannya dengan keadaan replika masih di atas permukaan air. lantas, kami akan ditenggelamkan penuh bersama replika ini dan dibalik 180 derajat. Setelah replika berhenti bergerak, kami baru bisa mulai berhitung sampai 10. Baru kami boleh membuka sabuk pengaman, melepas seal kaca di jendela, mendorong jendela sekuat tenaga, dan menyelam keluar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan semua itu dilakukan tanpa alat bantu pernafasan, dalam posisi tubuh terbalik dan terkadang mengalami dis-orientasi arah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Huft,.. memang terdengar berlebihan, namun saat itu rasanya begitu dekat dengan kematian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-907834278860890792?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/907834278860890792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/02/training-tersadis-sepanjang-masa.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/907834278860890792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/907834278860890792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/02/training-tersadis-sepanjang-masa.html' title='Training tersadis sepanjang masa,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S47ES2lyCPI/AAAAAAAAANo/tm3zfUomipE/s72-c/huet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-109403241015484657</id><published>2010-02-02T10:39:00.001-08:00</published><updated>2010-09-23T22:24:11.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Kisah Sedih di Hari Minggu,..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/style&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S2iNvZkUDSI/AAAAAAAAANY/Yus6pqecA24/s1600-h/bal.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;img border="0" height="267" kt="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S2iNvZkUDSI/AAAAAAAAANY/Yus6pqecA24/s400/bal.bmp" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;" Alladzii, Alladhi,... Yuwash Wishu, AlluChucu,.. Alluchucu, talulinnas,..", Tiba2 terdengar alunan ayat2 suci AlQuran yang cukup fasih dilafalkan oleh seseorang, dan diselingi suara bocah lucu yang coba menirukan semampunya. Di layar hape terpampang sebuah nama yang tidak asing bagiku,.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Assalamualaikum". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Wa'alaikumsalam," sahut suara dari seberang sana. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Pagi2 dah bikin heboh rumah orang,.. ada apa Nam,.. ada yang bisa dibanting,? Eh,.. dibantu?" guyonan ringan terlontar begitu saja dari mulutku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Bud, jam 7 kurang 10 aku tunggu di Champion Matos yo, Kita maen sama anak2 SMA... jangan telat. Awas,.!!" Sambungnya dengan nada ancaman yang terdengar kurang berbakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Walah,.. kog nggak dari kemaren2 ngasihtahunya,.?" Nada berontak sedikit mewarnai kalimatku,..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Pesennya mendadak Bro,.." jawabnya singkat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Yaweslah,.. insyaAllah aku dateng", ujarku ragu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Ok,.. tak hubungin anak2 dulu, Assalamualaikum", &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;"Wa'alaikumsalam", &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Kulihat jarum pendek di dinding sudah hampir sempurna menyentuh angka enam. Tapi bukan persoalan serius bagiku. Untuk kegiatan yang paling aku sukai di muka bumi ini, mendadak pun bukan alasan masuk akal untuk melewatkannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Kaos biru yang aku beli dari Bandung segera aku paksa keluar dari sela2 tumpukan baju lainnya. Celana pendek Adidas pun harus rela kehilangan garis2 kerapian bekas gosokan setrika tempo hari demi mendukung penampilanku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Segera aku meluncur ke lokasi dengan motor Smash merah yang tidak lagi mendapatkan haknya untuk dipanaskan barang 3 sampai 5 menit karena aku yang tergesa-gesa. Benar saja,.. di sana telah berkumpul beberapa orang yang wajahnya tidak asing bagiku, namun sudah cukup lama tidak bertemu. 2 jam waktu kami habiskan di lapangan hijau. Begitu musik tanda waktu sewa habis,.. kami beristirahat sambil bertukar cerita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Aku mulai sadar,.. ada yang aneh dengan kelingking kananku. Sedikit nyeri aku rasakan saat ditekuk dan warnanya yang sedikit memerah dari jari lainnya. Aku teringat saat di tengah permainan tadi,.. tanpa sengaja tanganku berbenturan dengan tubuh salah seorang teman dan mengeluarkan sedikit bunyi yang tak lazim. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Sebenarnya, makin lama makin terasa sakitnya kelingking ini. Tapi aku coba tidak hiraukan. Apalagi sore nanti aku telah merencanakan untuk menyaksikan langsung pertandingan sepakbola antar Arema Indonesia vs Persiba Balikpapan di stadion kanjuruhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Siang itu,.. semua keperluan telah aku persiapkan. Mulai dari kostum kebanggaanku, syal, terompet, helm gayung (helm putih setengah kepala seharga 10 ribuan). Dan tentu saja,. tiket masuk stadion. Pukul setengah satu tepat, aku beserta adik laki2ku berangkat menuju venue pertandingan itu. Sepanjang jalan,.. nyeri di jari tanganku semakin terasa. Tapi euforia yang aku rasakan cukup meredam sensasinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Dan tiba2,.. aku merasa ada yang aneh dengan motorku. roda belakang terasa berayun2 ke kiri &amp;amp; ke kanan. Seketika aku hentikan kendaraan. dugaanku tepat,.. ban belakang bocor. Sepanjang jalan besar itu aku menuntun motor sambil mencari tahu lokasi tambal ban. Begitu ketemu,.. segera aku "sandera" sang pemilik usaha ini untuk segera membetulkan motorku. Kebocoran telah ditambal, saatnya memeriksa hasil pekerjaan. Angin dari tabung kompressor disuntikkan ke dalam dan,... Cesss,.. rupanya sisi lain dari ban dalam itu ikut bocor. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Ditambalnya sekali lagi,.. dan ban malah hancur lebih parah akibat clamp yang mengikat terlalu kuat didukung dengan panas kompor yang terlalu tinggi. Tanpa membuang banyak waktu,.. aku putuskan mengganti saja ban dalam itu. Aku tidak mau menggambil resiko akan kehilangan tempat duduk di tribun stadion.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Semua beres,.. ban baru telah dipasang. Langsung aku tancap gas menuju stadion. Dan sayangnya,.. kekhawatiranku terbayar. Stadion telah penuh sesak dan tidak tersisa ruang barang sejengkalpun untuk duduk. Terpaksa kami mengambil posisi di tribun paling belakang dan merelakan kaki ini untuk menopang bobot tubuh hingga pertandingan usai. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Tak disangka,.. di tengah2 pertandingan berlangsung,.. hujan turun dengan lebatnya. dan,. kondisi dingin semakin menambah nyeri di kelingkingku yang telah benar2 bengkak saat itu. Sepanjang pertandingan, nyeri ini terus menyerang dan keletihan kakiku semakin terasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;Dan pertandingan pun usai. Seperti sengaja melengkapi deritaku hari ini, Arema, tim kesayanganku dipaksa menelan pil pahit setelah Kurnia Mega dipaksa memungut bola dari gawang sebanyak 2 kali. Dan Dendi Santoso hanya mampu memperkecil kekalahan dengan gol semata wayang yang dicetaknya melalui sundulan di menit2 akhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;What a perfect Day,..!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-109403241015484657?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/109403241015484657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/02/blog-post_02.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/109403241015484657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/109403241015484657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/02/blog-post_02.html' title='Kisah Sedih di Hari Minggu,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S2iNvZkUDSI/AAAAAAAAANY/Yus6pqecA24/s72-c/bal.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-4257599014822580351</id><published>2010-01-04T13:06:00.000-08:00</published><updated>2010-09-23T22:25:44.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Antara perahu dan spare part,..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c227NvVcI/AAAAAAAAAMk/h849L-1RKCs/s1600-h/Perahu+Kertas.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c227NvVcI/AAAAAAAAAMk/h849L-1RKCs/s640/Perahu+Kertas.jpg" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c3IGpdYYI/AAAAAAAAAMs/naVwQFaPaSE/s1600-h/hebohweb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c3IGpdYYI/AAAAAAAAAMs/naVwQFaPaSE/s200/hebohweb.jpg" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;-- Haris Hotel, Tebet. 03 januari 2010, jam 8 malam --&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;"Bruuk,.!!" bunyi tak merdu yang terpaksa mampir ke telinga akibat 2 buku yang baru saja aku beli beradu dengan meja kayu warna krem keputihan. jaket hitam kesukaanku terpaksa aku tanggalkan di sandaran kursi demi mengusir segera hawa panas dari dalam tubuhku. Dengan kaos warna abu2 pastel yang sedikit kekecilan dan celana jins biru bekas lebaran tahun lalu, aku lemparkan saja tubuh ini ke kasur tanpa banyak kegiatan protokoler yang biasa aku lakukan saat berada di situasi yang sama. Sejenak aku tidak ingin melakukan apapun,.. mengingat apapun,...memikirkan apapun,.. ataupun melihat dan mendengar apapun. Mencoba menyelami makna kebebasan yang meski tak sepenuhnya. Dengan badan tertelungkup dan mata terganjal bantal, untuk sementara waktu aku bisa merasakan bahwa ini adalah hal terbaik yang bisa aku peroleh. Secuil senyum yang tersungging di bibir mungkin sudah lebih dari cukup untuk menjelaskan maksud dari semua kejadian tadi. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Televisi berukuran 21 inci yang tampak gelap rupanya cukup berhasil memancing tanganku untuk menekan remote dan membuatnya hidup. StarSport, MNC, HBO, Geographic Channel, dan channel2 aneh lainnya bergantian mengambil tempat di tabung itu seiring dengan tombol "next channel" yang aku tekan. Sampai tiba2 tanganku terpaku pada salah satu channel swasta nasional. "Asoy Geboy",.. judul film komedi yang sedang tayang ternyata mampu menyita hampir seluruh perhatian dan membuatku menahan diri untuk tidak menekan lagi. Bahkan membuatku lupa bahwa aku memiliki 2 buku baru yang harusnya bisa lebih menyita waktu di malam itu.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;-- Bus Damri, Blok M. 04 januari 2010, jam setengah 4 pagi --&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;5 orang tampak mematung di dalam bus di pagi buta itu. Sedang 1 orang lainnya tampak aktif memainkan gitar tua sambil bersenandung tepat di samping tempat duduk supir. Begitu tiba di sini, biasanya aku harus menunggu sekitar 20 menit lagi sebelum bus ini membawaku ke Cengkareng. Kini aku telah mendapati diri tengah duduk di kursi ke dua deretan depan. Aku lihat kembali jam di hape, sepertinya kedatanganku terlampau cepat 15 menit dari biasanya. Bisa diperkirakan, aku harus menunggu lebih dari setengah jam untuk membuat supir bus menginjakkan kakinya ke pedal gas.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Aku langsung teringat 2 buku yang aku beli kemarin sore. tanpa banyak ba bi bu, aku bongkar isi tas biruku. merogoh di sela2 charger, snack, MP4, kopian tiket pesawat pagi ini, ID card, dan,.. akhirnya tanganku berhasil meraih kantong kresek yang dicari2. Sejenak aku berfikir untuk memilih satu judul yang harus rela aku kembalikan ke tempatnya semula demi buku lain yang akan menyita perhatianku. " Heboh Spare Part manusia" karya Agus Mustofa, seperti sebagian besar karya2nya yang lain, salah satu serial tassawuf modern ini bisa dipastikan akan membuat aku terperangah. Menggelitikiku dengan sebuah rahasia besar dari hal2 sepele yang selama ini aku ketahui namun tidak aku sadari. Akan tetapi, aku rasa terlampau berat jika harus dibaca sepagi ini. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Aku putuskan mengembalikan buku bercover hitam bergambar jantung manusia ini ke dalam tas demi mendapatkan sebuah bacaan ringan pengisi waktu luang di pagi yang cukup dingin. Adalah "perahu kertas". Novel ringan karya Dewi "Dee" Lestari yang akhirnya harus rela kehilangan sampul plastiknya. Aku mulai membaca halaman demi halaman di dalamnya. Begitu jauhnya menenggelamkan anganku sampai tanpa sadar, bus telah berhenti di terminal 3 bandara soekarno-hatta. Aku hentikan sejenak keasyikan membacanya untuk memastikan bus tidak terlewat dari Terminal 2 F, terminal domestik garuda indonesia yang akan membawaku ke Jambi pagi ini.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;-- bandara soekarno-hatta, Cengkareng, jam 6 lewat 15 menit --&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;Keharusan menanti boarding time di gate 7 kali ini tidak lagi mampu menyuntikkan virus2 bosan di kepala. Tanpa membuang banyak waktu, aku segerakan mencari kursi yang tepat untuk melanjutkan keasyikan yang sempat tertunda. Kembali,.. alam pikiran seperti diajak menyelami drama yang terkandung di dalam buku setebal 444 halaman ini. Sesekali aku baca ulang kalimat yang sedikit asing dengan alur cerita sebelumnya, berusaha mencari benang merah yang dimaksudkan penulis. Karena rasanya tidak rela jika sedikit saja kehilangan ritme cerita yang tersaji. Dan, benar saja. Waktu 1 jam yang aku habiskan untuk ke pulau seberang tidak juga berakhir dengan mati gaya berkat buku yang sejak aku buka kemasannya tadi, tidak sempat terlepas dari genggamanku hingga aku menginjakkan kaki di tanah jambi. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;to be continued,..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-4257599014822580351?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/4257599014822580351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/01/haris-hotel-tebet.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4257599014822580351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4257599014822580351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2010/01/haris-hotel-tebet.html' title='Antara perahu dan spare part,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c227NvVcI/AAAAAAAAAMk/h849L-1RKCs/s72-c/Perahu+Kertas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3228272898366380201</id><published>2009-12-09T12:01:00.000-08:00</published><updated>2011-10-28T22:08:31.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Kisah sedih di hari senin,..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c6qGbXz8I/AAAAAAAAAM0/LjzcUWKNqgM/s1600-h/apik2.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ps="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c6qGbXz8I/AAAAAAAAAM0/LjzcUWKNqgM/s320/apik2.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bian cukup lama memperhatikan jarum jam di dinding ruang tamu. Seberkas keheranan sedikit mengusik ketenangan. Rasanya, jarum detik itu bergerak terlampau cepat dari biasanya. Walhasil, dua jarum lainnya pun seolah turut tergerak lebih cepat guna mengimbangi. "Mas ngelamunin apa.?" suara wanita nan lembut tiba2 terdengar dan membuyarkan lamunan. Suara yang sangat familiar di telinganya. "Nggak nglamunin apa2 kog Dek ", balas Bian dengan nada lembut pula. "Udah di cek semuanya kan Mas.? yakin nggak ada yang ketinggalan? tiketnya,. ID, dompet, air minum,.?" tanya wanita itu. "Udah kok Dek,. udah mas cek barusan. InsyaAllah nggak ada yang ketinggalan." jawabnya dengan sedikit senyum tersungging dari bibirnya. Namun tiba2 saja Bian teringat sesuatu, "Astagfirullahaladziim, charger nya,.." tukasnya kemudian sambil bergegas ke kamar untuk menjemput charger handphone LG KE 770 miliknya yang sedikit usang itu. Beberapa saat kemudian Bian terlihat keluar dari kamar sambil menggulung kabel pada badan charger lantas memasukkannya ke dalam tas TheNorthFace biru tua yang tampak lebih bersih dari biasanya. Bian baru menyadari hal ini beberapa saat setelah memasukkan charger ke dalamnya. "Dek nyuci tas mas ya kemaren.?" tanya Bian pada isterinya. "Iya Mas, kemaren aku lihat sudah agak kotor", jawabnya singkat. "Makasih ya De'", timpal Bian. Sang isteri hanya melemparkan senyuman manja kepada Bian tanda kebahagiaan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kalo gitu Mas brangkat dulu ya Dek... Adek jaga diri baik2 di rumah," ucap Bian dengan sedikit rona kesedihan terpancar karena mesti berpisah dari isteri tercinta selama 2 minggu ke depan. Suasana cukup hening beberapa saat. Kemudian dengan sedikit senyum yang nampak berat, sang isteri menjawab, "Iya Mas. Mas juga ati2 di jalan yaa.", sambil mencium tangan sang suami. Kembali suasana hening menyeruak di sela2 kedua insan yang tampak tidak merelakan perpisahan sementara ini. Kedua bola mata yang saling beradu pandang itu tampak berkaca kaca sekarang. Bian coba bergerak mendekat, lantas mendaratkan sebuah kecupan manis di dahi. Berbagai perasaan kini berkecamuk di dada sang isteri. Antara senang, sedih, bahagia, bangga, rindu, semua berkumpul menjadi satu. Mulutnya yang indah kini terkunci rapat. Hampir tidak satu patah katapun mampu terucap. Hanya kedua matanya lah yang kemudian tampak semakin memerah. Tak pelak, air mata sang isteri meleleh tidak terbendung lagi. Bian memandang wajah sang isteri dengan seksama. Berusaha memberikan energi tambahan agar sang isteri tidak terlalu larut dalam kesedihannya. Dipeluknya sang isteri dengan penuh kasih sayang. sang isteri membalas dengan pelukan yang sangat erat seolah tidak ingin melepasnya barang sedetikpun. Momen mengharukan pun seketika tercipta diantara keduanya. Beberapa saat kemudian, Bian melepaskan pelukannya sembari menyeka air mata yang terlanjur tumpah dari pelupuk mata sang isteri. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dek jangan nangis gitu ah,. Mas gag mau melihat adek sedih.", ujar Bian untuk menenangkan sang isteri yang masih terlihat rapuh itu. Bian memberikan senyuman kepada sang isteri, mencoba melepaskan diri dari suasana haru itu. Sang isteri kemudian tampak sedikit tegar. Dengan sedikit senyum yang sebenarnya terlihat sangat berat untuk dilakukan, sang isteri membalas senyuman Bian. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mengucapkan salam tanda perpisahan, perlahan Bian bergerak menjauh untuk kemudian memasuki sebuah mobil Kijang Innova milik sebuah perusahaan jasa travel yang akan mengantarkannya ke bandara Juanda, tanpa sedikitpun melepaskan pandangan dari wajah sang isteri. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa saat setelah mobil itu bergerak membelah jalan raya dan menjauhi rumah mereka, kembali pecahlah tangis sang isteri. Kesedihan ini tidak tertahankan lagi. Dan tidak ubahnya sang isteri, Bian pun tak kuasa menahan kesedihan ini dan tanpa bisa dibendung lagi, mengalirlah air matanya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3228272898366380201?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3228272898366380201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/12/bian-cukup-lama-memperhatikan-jarum-jam.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3228272898366380201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3228272898366380201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/12/bian-cukup-lama-memperhatikan-jarum-jam.html' title='Kisah sedih di hari senin,..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/S0c6qGbXz8I/AAAAAAAAAM0/LjzcUWKNqgM/s72-c/apik2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3244544597696699936</id><published>2009-11-26T06:41:00.000-08:00</published><updated>2010-09-23T22:26:57.213-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Menangkap babi,.!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw6X5Z9Zz0I/AAAAAAAAALs/cB1ffbP72mg/s1600/pollyPig.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw6X5Z9Zz0I/AAAAAAAAALs/cB1ffbP72mg/s400/pollyPig.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Pig". Kalo denger kata ini, pasti di benak kamu adalah sosok binatang putih kemerahan, hidung besar, ekor lancip melingkar, dan perut gemuk.&amp;nbsp;Atau mungkin sebagian lain membayangkannya dengan warna hitam, berbulu, dua taring mencuat dari rahang bawah, ditambah barang2 aneh&amp;nbsp;seperti lilin, kuali besar berisi air dan bunga 7 rupa, uang, dan dukun. Wah,.. mungkin kebanyakan nonton pilem pesugihan neh kamu,.. Atau bagi anak2 kecil yang saben hari minggu ngejogrog di depan tipi mulai bangun tidur sampek hampir tengah hari (kadang males mandi, lupa makan,.. apalagi belajar. hehehe, pengalaman banget ya,..) akan muncul tokoh2 seperti Monokurobo,.. Ti Pat Kay,.. Chibby Maruko Chan (bentar,.bentar,. kayake yang terakhir dah mulai ngacau neh,..).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gag salah2 banget sih. Soale penamaan barang ini juga diinspirasikan dari binatang yang kita bahas tadi. Sebenare,. pig kita yang satu ini adalah sebuah benda berbentuk tabung dengan ujung cekung di satu sisi dan cembung di sisi lainnya. Dia terbuat dari berbagai jenis bahan. Tergantung tekanan, ukuran, temperatur, dan kondisi&amp;nbsp;pipa. Lah,.. emang apa hubungane benda ini sama pipa.? Setahu saya sih hubungan mereka baik2 saja. Tidak tampak&amp;nbsp;permusuhan sejauh ini. Tapi nggak tahu ya dibelakang saya. Hehehe,. Ni namanya kena virus inpotainment. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah,..sudah,..lupakan. Kembali ke tengtop..!!. Pig kita ini berfungsi membersihkan bagian dalam pipa. umumnya dia terbuat dari foam keras dilapisi bahan plastik jenis entah polipropylene atau poliethylene (Lha gag da tulisannya seh,.. jadi ya tebak2 aja. hehehe. Coba kita beli kantong kresek ato aqua botol, pasti ada keterangannya. -sinis mode on-). Singkat kata singkat cerita, aku dan dia jatuh cinta,.. cinta yang dalam sedalam laut. Laut meluap kita pun hanyut,. (awas,..awas,. Jamal Mirdad numpang lewat dulu,..). Intinya,. si Pig ini akan diluncurkan dari sebuah&amp;nbsp;pig laucher yang terdapat di sumur gas untuk kemudian ditangkap di sebuah lubang / barrel bernama pig receiver yang ada di Plant. Jarak yang ditempuh tergantung panjang pipanya. Kadang 5 km, 7 km, atau&amp;nbsp; 20 km. Dan, di sepanjang perjalanannya, ia akan mendorong kotoran2 yang menempel di dinding pipa. dan,.. Cling,,. bersih bersinar,. sunlight,!!. hehehe,.. bersihlah pipa kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3244544597696699936?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3244544597696699936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/pig.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3244544597696699936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3244544597696699936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/pig.html' title='Menangkap babi,.!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw6X5Z9Zz0I/AAAAAAAAALs/cB1ffbP72mg/s72-c/pollyPig.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-8130067643017267364</id><published>2009-11-25T11:05:00.000-08:00</published><updated>2010-09-23T22:27:25.639-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>I get back,.!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw2BUJSEFWI/AAAAAAAAALU/UvBPGer8Dpo/s1600/write.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw2BUJSEFWI/AAAAAAAAALU/UvBPGer8Dpo/s400/write.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw2oNIfE5QI/AAAAAAAAALk/HuZrD_Hk_0g/s1600/img-Y26044925-0001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw2oNIfE5QI/AAAAAAAAALk/HuZrD_Hk_0g/s400/img-Y26044925-0001.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-8130067643017267364?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/8130067643017267364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/i-get-back.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/8130067643017267364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/8130067643017267364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/i-get-back.html' title='I get back,.!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sw2BUJSEFWI/AAAAAAAAALU/UvBPGer8Dpo/s72-c/write.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-7113174834537015849</id><published>2009-11-23T12:45:00.001-08:00</published><updated>2010-09-23T22:27:54.422-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Pictures Parade,..!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;####&amp;nbsp;Spirit of a daylight #####&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr3JQvBHWI/AAAAAAAAAJc/yZoQ9kxmS2k/s1600/Pro_On001.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: right; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr3JQvBHWI/AAAAAAAAAJc/yZoQ9kxmS2k/s640/Pro_On001.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: South Jambi "B" Block Gas Plant.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;"Wide view of great Plant,..."&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr32GPcDlI/AAAAAAAAAJk/OLiL5CUDrnI/s1600/15548_1051604666071_1704416466_95410_1314222_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr32GPcDlI/AAAAAAAAAJk/OLiL5CUDrnI/s320/15548_1051604666071_1704416466_95410_1314222_n.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;" The power of Reboiler &amp;amp; Thermal Oxidizer"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr_9GdCBpI/AAAAAAAAAJs/QUEcYwofcfo/s1600/6249_1203098437047_1216181694_614404_4003649_n.jpg" imageanchor="1" style="cssfloat: right; margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr_9GdCBpI/AAAAAAAAAJs/QUEcYwofcfo/s400/6249_1203098437047_1216181694_614404_4003649_n.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;" So Complicated Awesome Structure"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsBEkUo7dI/AAAAAAAAAJ0/jpGmfjwpInc/s1600/opon_0008.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsBEkUo7dI/AAAAAAAAAJ0/jpGmfjwpInc/s400/opon_0008.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;location: Central Grissik Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;" Super Precission Inlet System"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsC-7s3zcI/AAAAAAAAAJ8/vAm2EQ9EH5Q/s1600/opon_0070.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsC-7s3zcI/AAAAAAAAAJ8/vAm2EQ9EH5Q/s320/opon_0070.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;" Super sensitive Central Control Room"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;##### Romantic After Noon #####&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsEnLw8V9I/AAAAAAAAAKE/p63e02pshcQ/s1600/opon_0056.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsEnLw8V9I/AAAAAAAAAKE/p63e02pshcQ/s400/opon_0056.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Central Grissik Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Blue Sky Light"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsFS73w1zI/AAAAAAAAAKM/BU-d3Bf6ekI/s1600/Suban.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsFS73w1zI/AAAAAAAAAKM/BU-d3Bf6ekI/s640/Suban.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;" Crossing the rainbow,.."&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsKkqZ-63I/AAAAAAAAAKs/_i9UeYP5JWY/s1600/opon_0060.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsKkqZ-63I/AAAAAAAAAKs/_i9UeYP5JWY/s320/opon_0060.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Centtral Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Maroon Sky face to Vessel"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;##### Fluorescent Mid Night ####&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsHhhIPdvI/AAAAAAAAAKc/YnwZ88R9BBs/s1600/6249_1203098397046_1216181694_614403_2021048_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsHhhIPdvI/AAAAAAAAAKc/YnwZ88R9BBs/s400/6249_1203098397046_1216181694_614403_2021048_n.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;"So Hot Light Plant"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsH7Weom8I/AAAAAAAAAKk/gWlxr_OjWyM/s1600/6249_1203098317044_1216181694_614401_2849168_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsH7Weom8I/AAAAAAAAAKk/gWlxr_OjWyM/s320/6249_1203098317044_1216181694_614401_2849168_n.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;"Shinning Stabilizer"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsMvSYNocI/AAAAAAAAALE/E42FLLiBep4/s1600/opon_0011.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsMvSYNocI/AAAAAAAAALE/E42FLLiBep4/s320/opon_0011.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Grissik Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;" Dark Night Work"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;##### Cozy Life ####&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsLdCYdVZI/AAAAAAAAAK0/ywKNk-3FIsE/s1600/4853_1153400364546_1513793078_30386727_5030277_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsLdCYdVZI/AAAAAAAAAK0/ywKNk-3FIsE/s320/4853_1153400364546_1513793078_30386727_5030277_n.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Suban Gas Plant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;" So Long Distance Pool"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsL7xli_HI/AAAAAAAAAK8/oT65A9tfeNg/s1600/4853_1153881456573_1513793078_30388217_7317988_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SwsL7xli_HI/AAAAAAAAAK8/oT65A9tfeNg/s320/4853_1153881456573_1513793078_30388217_7317988_n.jpg" yr="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Location: Suban Permanent Camp&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Welcome to the Jungle Inn"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-7113174834537015849?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/7113174834537015849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/7113174834537015849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/7113174834537015849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/blog-post.html' title='Pictures Parade,..!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Swr3JQvBHWI/AAAAAAAAAJc/yZoQ9kxmS2k/s72-c/Pro_On001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3836430575832389230</id><published>2009-11-14T12:42:00.000-08:00</published><updated>2010-09-23T22:28:33.740-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Aku di antara mereka yang membutuhkanku..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sv8bNGfWKII/AAAAAAAAAHM/ZJLmh59nTs4/s1600-h/apik2.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" sr="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sv8bNGfWKII/AAAAAAAAAHM/ZJLmh59nTs4/s320/apik2.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Suatu saat pernah terbayang di benakku tentang&amp;nbsp;sebuah kondisi.&amp;nbsp;Di sebuah desa terpencil yang jauh dari pusat keramaian dan fasilitas&amp;nbsp;umum.&amp;nbsp;Tiba-tiba sebuah angin puting beliung datang dan meluluhlantakkan desa tersebut. Seluruh warganya&amp;nbsp;meninggal dengan kondisi memperihatinkan, kecuali 3 orang yang berhasil selamat. Mereka adalah seorang nenek berumur 80 tahun yang kakinya patah tertimpa kayu penopang atap rumahnya. Lantas seorang laki laki dewasa dengan beberapa memar di tubuhnya serta luka menganga di perut dan pelipis kiri matanya akibat terjatuh dari lantai 2 tempat tinggalnya. Sedangkan satu orang&amp;nbsp;terakhir adalah seorang wanita dengan sedikit luka memar, namun mengalami syok berat&amp;nbsp;akibat kejadian itu. Hanya saja, dia adalah kekasihku. wanita terindah yang menjadi alasan kuat bagiku menghadapi kerasnya kehidupan kota. Yang kebahagiaannya adalah seluruh tujuan hidupku. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;Aku&amp;nbsp;datang mengendarai sebuah sepeda motor lawas dengan bahan bakar yang hanya cukup untuk satu kali perjalanan balik ke kota. Apa yang harus aku lakukan.? Siapakah yang harus aku tolong.? Sedangkan semuanya tidak memiliki cukup waktu untuk bertahan dan menunggu giliran aku selamatkan. Apakah aku harus menyelamatkan kekasihku, karena dia lah yang paling berharga bagiku di antara mereka? Apakah aku harus menyelamatkan nenek itu karena secara fisik dia yang paling lemah dan paling membutuhkan pertolongan? Ataukan laki laki itu, karena fisiknya jauh lebih kuat dan kemungkinannya untuk selamat lebih besar dari yang lain?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;Salah,. meski aku sangat mencintainya dan tidak bisa hidup tanpa dirinya, aku tidak akan memilih untuk menyelamatkan kekasihku. Manusia macam apa aku ini? Demi kebahagiaan pribadi, aku dengan egois membiarkan seorang nenek yang telah renta meninggal dunia dengan sengsara, dan seorang laki2 yang harusnya masih bisa hidup, akhirnya meninggal secara perlahan karena kehabisan darah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;Salah,. meski sang nenek adalah orang yang paling lemah dan paling membutuhkan pertolongan, aku tidak akan menyelamatkannya. Aku tidak mungkin membiarkan seorang laki2 yang harusnya masih bisa hidup, akhirnya meninggal secara perlahan karena kehabisan darah dan menyaksikan kekasihku menderita trauma dalam kesendiriannya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Salah,. meski laki2 itu lebih memiliki harapan untuk diselamatkan jiwanya aku tidak akan membawanya ikut bersamaku. Aku tidak mau melihat kekasihku menderita trauma dalam kesendiriannya dan meninggalkan nenek itu menderita tanpa pertolongan.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Mungkin ini bukan keputusan yang paling bijak, namun aku akan menyerahkan sepeda motor kepada laki2 itu dan memintanya membawa serta sang nenek ke rumah sakit bersamanya. Sedangkan aku.? Aku lebih memilih untuk tetap tinggal di sana bersama kekasih hatiku. karena aku yakin akan mampu menyembuhkan traumanya dengan cinta tulusku.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hahaha,..&amp;nbsp;imajinasi yang sangat aneh.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;(based on Mrs. Rini Suwandi's answer for her employee recruitment test)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3836430575832389230?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3836430575832389230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/aku-di-antara-mereka-yang-membutuhkanku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3836430575832389230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3836430575832389230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/11/aku-di-antara-mereka-yang-membutuhkanku.html' title='Aku di antara mereka yang membutuhkanku..'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sv8bNGfWKII/AAAAAAAAAHM/ZJLmh59nTs4/s72-c/apik2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-1968056654225902360</id><published>2009-10-10T00:38:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:28:59.879-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>I love this job,..!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwAh86EmI/AAAAAAAAAF8/Iy3Y10F10HA/s1600-h/6249_1203098357045_1216181694_614402_1710135_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwAh86EmI/AAAAAAAAAF8/Iy3Y10F10HA/s320/6249_1203098357045_1216181694_614402_1710135_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pagi itu aku tiba di Plant sedikit lebih pagi dari biasanya. Walau terpaut sekitar 5 menit, namun rona merah matahari masih belum sempat terpendar. Suasana masih gelap, sepi, bahkan jangkrik pun masih terdengar berkeliaran. Sesampai di lokasi, sedikit rutinitas administratif aku coba selesaikan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Waktu telah menunjukkan pukul 6 lewat sepuluh menit. "Sudahlah, nanti saja aku lanjutkan" gumamku. Seperti biasa, hampir seluruh pekerja telah berkumpul di hall CCR office untuk melakukan safety meeting pagi. Mulai dari pemotong rumput, pengecek jalur pipa, teknisi mekanik, elektrik maupun instrumentasi, operator, sampai supervisor masing2 departemen telah duduk berjajar mengelilingi hall ini. Tanpa banyak menunggu, aku langsung menempati ruang kosong di tengah2 mereka dan segera memulai safety meeting pagi itu. Pembicaraan dimulai dengan isu2 safety yang ditemukan tempo hari, disambung dengan membicarakan kegiatan mereka hari itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setengah jam berlalu,. dan doa penutup sudah dibacakan oleh pak U***. Segera semua membubarkan diri. sampai tiba2 supervisorku memanggil, " Bud, ntar siang kamu ke well ya,.. ke Geger Kalong 4 buat shut in. nanti kita build up pressure&amp;nbsp;selama 2 hari.&amp;nbsp;Kalo nggak kemaleman, sekalian ke Geger kalong 3 buat nge-adjust choke valve. Kita&amp;nbsp;naikkan dikit aja buat ngimbangin jualan selama Geger kalong 4 mati. Ajak si H***** sekalian. Nanti data terakhir kamu record, en&amp;nbsp;jangan lupa bawa corrosion inhibitor. Soalnya kata Pak S**** tempo hari yang di Geger Kalong&amp;nbsp;3&amp;nbsp;udah abis".&amp;nbsp;"Iya Pak", jawabku singkat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah apa yang sebenarnya aku rasakan saat itu. Bingung. Antara senang, males, semangat, ah,.. entah lah. Semua sangat beralasan. Senang karena ini pengalaman pertamaku ke well GK. Selain itu, dari cerita yang sudah pernah ke sana, sepertinya perjalanan&amp;nbsp;bakal penuh tantangan&amp;nbsp;dan pengalaman menarik. Gonta -ganti kendaraan mulai mobil, getek, ojek sampai jalan kaki. Males karena kabarnya di sana cuaca cukup panas, banyak jalan terjal, sering dijumpai binatang2 seperti biawak, ular kobra, amupun bekantan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi aku pikir, kalo tidak pernah mencoba, tentu tidak bisa membuktikan apapun. Ok,. aku putuskan untuk ke sana. Meskipun dengan berbagai resiko yang mungkin aku temui nantinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwe9I3OKI/AAAAAAAAAGE/iCNpmBLk7F0/s1600-h/btg++hari10.bmp" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwe9I3OKI/AAAAAAAAAGE/iCNpmBLk7F0/s320/btg++hari10.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kami berangkat pukul 2 siang lebih. Sedikit terlambat karena banyak hal yang mesti dipersiapkan mulai&amp;nbsp;dari chemical, Personal Protecting Equipment,&amp;nbsp;bahan makanan, maupun peralatan&amp;nbsp;tulis. Perjalanan kami mulai dari pintu masuk Plant. Setelah&amp;nbsp;melewati security check&amp;nbsp;yang cukup menghabiskan waktu sekitar 5 menit, kami lanjutkan perjalanan dengan sebuah Ford Ranger warna Silver membelah hutan dan perkebunan sawit milik warga. Jalanan yang kami lewati cukup terjal. Terbukti, beberapa kali drum chemical terguling dan kami mesti menghentikan laju kendaraan untuk memposisikannya kembali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwpo--2XI/AAAAAAAAAGM/UzbnU6mdsGE/s1600-h/2007fordranger3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwpo--2XI/AAAAAAAAAGM/UzbnU6mdsGE/s200/2007fordranger3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesampai di sebuah dermaga kecil&amp;nbsp;dengan papan tertulis "Jetty Landing", kami hentikan laju kendaraan. kami akan beralih menaiki sebuah perahu motor. Dari sini saja aku sudah cukup merasakan kepuasan yang berarti. Tidak kusangka pemandangan sungai Batanghari akan seindah sore itu. Hawa sejuk mulai merasuk mengisi relung2 kalbu dan mengusir kepenatan jiwa selama hampir 10 hari "terpenjara" di lokasi pekerjaan. Tak perlu menunggu lama, perahu motor yang penduduk sekitar sebut sebagai "getek" itu telah bersandar di dermaga. kami segera menaikinya dengan tak lupa membawa serta seluruh barang bawaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAw03rKjVI/AAAAAAAAAGU/RjbVu_YRKv4/s1600-h/btg++hari2.bmp" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAw03rKjVI/AAAAAAAAAGU/RjbVu_YRKv4/s320/btg++hari2.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perahu segera berlayar membelah sungai batang hari dari tepi kiri melawan arus yang sebenarnya tidak begitu deras. Subhanallah, ini lebih dari apa yang aku harapkan sebelumnya. Di atas tampak matahari telah sedikit kehilangan intensitasnya dengan menyisakan sejumlah rona merah khas langit senja. Angin berhembus cukup lembut dan menyela setiap sisi tubuh yang ditemuinya. Di kanan kiri masih tampak pemandangan hijau pepohonan yang begitu alami. Tampak arus kemajuan jaman belum mampu menyentuh daerah ini. Di kejauhan beberapa penduduk tengah menambang emas dengan semangat, meskipun hanya secara tradisional. Rumah2 gubuk ataupun rumah2 panggung terlihat sangat leluasa di atas sana. Beberapa wanita tampak mencuci baju dengan diselingi senda gurau di antaranya. Anak2 kecil bermain air sambil sesekali melompati kayu yang telah tumbang dan terdampar di tepi sungai. Tak jarang air sungai yang cukup jernih ini terpercik ke muka kami. Sungguh perjalanan yang tak terlupakan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StA5ApjbQGI/AAAAAAAAAGk/Aq6mchMV-RQ/s1600-h/btg++hari5.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StA5ApjbQGI/AAAAAAAAAGk/Aq6mchMV-RQ/s320/btg++hari5.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku begitu menikmati detik demi detik perjalanan air ini. Seakan tidak rela untuk segera sampai di dermaga tujuan. Tak terasa telah satu jam kami berada di atas perahu motor. Dermaga tujuan pun telah berhasil di capai. Kami turunkan semua barang bawaan dan melanjutkan kembali perjalanan darat menggunakan mobil sejenis yang kami tumpangi tadi. Kali ini jalan yang kamu lewati sedikit lebih terjal. Hutannya pun terlihat lebih rimbun. Sesekali kami temui pohon2 karet siap panen milik warga sebelum kembali melewati hutan alami yang masih perawan. Sungguh menyenangkan mengalami ini semua.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StA57R8MboI/AAAAAAAAAGs/yWMyOMomVK0/s1600-h/btg++hari9.bmp" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StA57R8MboI/AAAAAAAAAGs/yWMyOMomVK0/s320/btg++hari9.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan&amp;nbsp;kembali, aku terpaksa menemui tujuan setiap perjalanan, yang kali ini&amp;nbsp;berupa sumur yang notabene tujuan akhir dari semua pengalaman indah tadi. Tak kusangka, sebuah pekerjaan bertajuk "well activity", menjadi sebuah pengalaman traveling yang sangat menyenangkan dan begitu mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StA7aSov0XI/AAAAAAAAAG0/V181JfgCCwk/s1600-h/btg++hari8.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StA7aSov0XI/AAAAAAAAAG0/V181JfgCCwk/s400/btg++hari8.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-1968056654225902360?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/1968056654225902360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/pagi-itu-aku-tiba-di-plant-sedikit.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1968056654225902360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1968056654225902360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/pagi-itu-aku-tiba-di-plant-sedikit.html' title='I love this job,..!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/StAwAh86EmI/AAAAAAAAAF8/Iy3Y10F10HA/s72-c/6249_1203098357045_1216181694_614402_1710135_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-4260221363265040231</id><published>2009-10-06T22:44:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:29:34.842-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>God,.. Please forgive me..!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SswqZYZPqXI/AAAAAAAAAF0/ItkMluMhs58/s1600-h/karaoke.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SswqZYZPqXI/AAAAAAAAAF0/ItkMluMhs58/s320/karaoke.jpg" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;“Terserah bapak saja”, jawabku singkat atas ajakan Pak ***. Sore itu aku terlalu lelah untuk melanjutkan perjalanan jauh yang telah kami mulai empat jam yang lalu. Aku tidak ambil pusing kemana mobil ini akan membawaku nanti. Karena dari kata2 beliau, hanya muncul bayangan tempat yang menyenangkan, santai, dan rileks di kepalaku. Sesuai dengan apa yang aku butuhkan saat itu. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Rupanya mobil telah berhenti di depan sebuah rumah makan mewah yang entah apa namanya (kepalaku terlalu malas untuk sekedar menyimpan sementara memori nama rumah makan yang telah terbaca oleh mata). Kami turun segera setelah mobil bener2 berada pada posisi yang tepat untuk parkir. Tentu saja kami tidak berdua saja. Saat itu ada&amp;nbsp;tiga orang lagi bersama kami. Semuanya terlihat letih dan kurang bersemangat mengingat lamanya kami dalam perjalanan tadi. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Rupanya malam itu cukup banyak pengunjung yang datang. Kami menghabiskan waktu cukup lama untuk berjalan menyusuri meja2 yang telah terisi entah itu satu keluarga, beberapa pekerja kantoran, sampai beberapa pemuda yang sengaja berkumpul di situ&amp;nbsp;untuk menghabiskan malam mereka dengan santai. Akhirnya sampailah kami di sudut kanan restoran. Terlihat meja yang kosong dengan beberapa buah kursi mengelilinginya. Kami putuskan di situlah kami akan rehat sejenak menghilangkan lelah sambil menikmati santap malam. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Sebuah panggung besar dengan jarak lumayan jauh cukup terlihat dari meja kami. Rupanya malam itu mereka sedang mengadakan fashion show. Entah apa motifnya, karena bagiku terasa kurang ada korelasi yang tepat antara rumah makan dan pagelaran adibusana. Tapi sudahlah,. Toh tidak mengganggu acara makan malam kami. Aku terlalu asyik menikmati nasi goreng yang aku pesan beberapa menit lalu, sampai tiba2.. seorang wanita melintas di samping meja kami. Tidak sampai di situ,.. beberapa rekannya juga melakukan hal yang sama. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Aku perhatikan,. Ternyata mereka lah para model fashion show itu. Aku tidak habis pikir, mengapa mereka bisa sampai di sini.? Padahal panggung itu sudah cukup lebar bagi mereka semua kalau hanya untuk sekedar berlenggak lenggok dan memamerkan model pakaian yang sedang mereka kenakan. Ow,.. rupanya celah di antara meja2 makan yang ada di restoran inilah “cat walk” mereka yang sebenarnya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Lagi lagi aku tidak ambil peduli dengan itu semua. Aku anggap ini hanya sebagian kehidupan malam yang belum sempat aku ketahui keberadaannya. Kami selesaikan makan malam kami sembari menikmati hiburan yang tak terduga ini. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Kami kembali ke mobil setelah merasa cukup bugar untuk melanjutkan sedikit lagi perjalanan yang tersisa. Aku tahu, ini terlalu malam untuk bisa sampai ke tujuan awal. Kami memutuskan untuk beristirahat di sebuah rumah penginapan untuk keesokan harinya dapat melanjutkan kembali perjalanan yang tertunda.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Tapi tunggu dulu,.. perasaanku berubah tidak menyenangkan saat aku ketahui mobil yang kami tumpangi tiba2 parkir di depan sebuah tempat hiburan bertajuk “karaoke”. Aku spontan menanyakan maksud semua ini. Dengan entengnya beliau menjawab,” sudah gag papa, kita mampir sebentar aja kok,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;nggak sampai jam 12 kita sudah sampai di hotel”. Jawaban yang cukup melegakan. Namun masih saja belum mampu menghapus seluruh keheranan di kepalaku. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Aku coba menawarkan diri agar menunggu saja di mobil sampai urusan beliau di tempat ini bisa diselesaikan. Rupanya beliau keberatan dan terus memaksaku agar bergabung dengannya. Entah setan apa yang lewat saat itu, sehingga aku mengiyakan bujukannya. Rupanya rasa penasaran semakin mendukung keputusanku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Kami semua memasuki gedung itu melalui sebuah lift dari dinding pojok parkiran. Si operator lift membawa kami ke lantai 3 yang aku lihat di daftar sebagai “ruang karaoke”. Sekeluar dari lift, kami telah sampai di sebuah meja resepsionis dengan karyawati yang berdandan tidak lazimnya seorang pekerja kantoran. Meski belum bisa disebut minim, tapi sudah di luar koridor busana sopan. &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Akhirnya salah seorang dari mereka membawa kami melewati sebuah lorong yang merupakan akses menuju ruang karaoke yang beliau maksud. Pada saat itu,. Nalarku sudah mencium ketidaksetujuan. Aku sudah kehilangan rasa penasaran yang tadi begitu kuat membawaku ke tempat ini.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Dengan langkah yang cukup berat aku ikuti mereka ke sebuah ruang gelap. Begitu tirai dibuka, tampak beberapa wanita sedang duduk di dua atau tiga sofa yang ada di sudut2 ruangan itu. Astagfirullahal’adzim,… aku segera palingkan wajahku dari mereka. Kali ini aku bisa sebut tidak sopan atas busana yang mereka kenakan. Untungnya, aku tidak sendiri, ada satu orang lagi dari kami yang sependapat denganku. Di saat yang lain sibuk memilih “wanita” untuk menemani mereka berkaraoke, kami putuskan menghindar dari “spot” itu, walaupun masih di tempat yang sama. Entah transaksi apa yang mereka lakukan tadi, namun mereka kini telah berpasang pasangan dan memasuki sebuah ruangan yang tersedia. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;em&gt;Aku dan seorang lagi yang tidak ikut serta, memilih untuk mencari tempat menunggu yang pas sambil menikmati masing2 sebotol soft drink. Dalam hatiku bertekad,.. ini mungkin pengalaman pertamaku berada di tempat maksiat seperti ini, namun aku pastikan, inipun akan menjadi pengalaman terakhirku. Dalam hati aku berdoa,” Ya Allah, keluarkanlah kami dari tempat ini sesegera mungkin,.. Ampuni aku yang telah terbujuk rayuan syaitan melalui bisikan penasaran di hati. Semoga Engkau tidak meninggalkan aku dalam keadaan seperti ini”. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-4260221363265040231?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/4260221363265040231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/terserah-bapak-saja-jawabku-singkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4260221363265040231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4260221363265040231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/terserah-bapak-saja-jawabku-singkat.html' title='God,.. Please forgive me..!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SswqZYZPqXI/AAAAAAAAAF0/ItkMluMhs58/s72-c/karaoke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-195167254435953392</id><published>2009-10-02T12:10:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:30:03.718-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allahu Akbar'/><title type='text'>Tipuan Panca Indera..!! (bag.1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Percayakah kamu dengan kelima indera yang kamu miliki.? Apakah dengan mereka saja kamu sudah merasa cukup mampu mengenal dunia dengan sebenar2nya.? Sebelum kamu benar2 yakin, coba renungi beberapa fakta berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsZP54bQVII/AAAAAAAAAFs/s1i8jAalzXo/s1600-h/hermiteye.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsZP54bQVII/AAAAAAAAAFs/s1i8jAalzXo/s320/hermiteye.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Mata, indera penglihatan.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasti kamu beranggapan jika inilah indera yang paling bisa dipercaya untuk mampu mengenal lingkungan dan segala sesuatu di sekitar kita. Itulah mengapa muncul istilah "melihat dengan mata kepala sendiri". Seakan jika telah mengenal sesuatu melalui indera ini, maka itulah yang sebenarnya terjadi. tapi benarkah demikian.? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu terdampar di sebuah padang pasir yang panas di terik siang, atau kamu sedang berada di atas jalan raya beraspal pada pukul 12 siang, mata akan melihat adanya air di kejauhan. Semakin panas keadaannya, semakin banyak air yang bisa kamu lihat. Padahal pada situasi seperti ini kamu benar2 tahu jika itu hanya fatamorgana. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan teori fisika alam, suatu peristiwa "melihat" adalah ketika sebuah objek yang berada di titik fokus mata kita mampu menghasilkan ataupun memantulkan cahaya sehingga cahaya tersebut&amp;nbsp;dapat ditangkap oleh sistem penglihatan kita. Jadi jelas, fenomena melihat sangat tergantung&amp;nbsp;pada sebuah materi yang bernama cahaya. Fakta pentingnya, cahaya merambat secara bergelombang dengan kecepatan 300&amp;nbsp;ribu kilometer per detiknya. Dalam kepadatan ruang tertentu, ia mampu berubah arah maupun kecepatannya. Bukti: masukkan sebuah pena di dalam gelas yang terisi air putih setengah bagian. Apakah yang kamu lihat adalah kejadian sebenarnya.? jangan terlalu yakin. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai materi dengan kecepatan luarbiasa (meskipun&amp;nbsp;tetap mampu terukur) cahaya di gunakan sebagai media "angkutan" pesan tertentu dalam sebuah serat optik dengan jarak relatif dekat (untuk pendekatan dunia skala cluster /jagad raya).&amp;nbsp;Tapi untuk jarak relatif jauh, masihkah kita percaya dengan cahaya yang notabene merupakan syarat utama terjadinya proses melihat.? Bukti: Jagad raya terbentuk dari milyaran bahkan trilyunan galaksi. "Milky way" atau galaksi bima sakti sebagai tempat beredarnya bumi yang kita diami pun terdiri dari milyaran bahkan trilyunan planet, satelit alam, bintang, dan benda2 langit lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cahaya yang dihasilkan matahari (bintang terdekat dari planet bumi) saja membutuhkan waktu kurang lebih 8 menit&amp;nbsp;untuk merambat&amp;nbsp;sampai ke bumi. Lantas bagaimana dengan bintang2 lain yang berjarak&amp;nbsp;8 hari, 8 bulan, 8 tahun, bahkan 8 milyar tahun cahaya.? Padahal kita melihatnya setiap malam ketika langit sedang cerah. Jadi, saat kamu melihat sebuah bintang berkedip di langit&amp;nbsp;pada detik ini, yakinkah kamu&amp;nbsp;jika&amp;nbsp;bintang itu benar2 berada di sana saat ini.? Jangan terlalu berharap. Karena pada kenyataannya,&amp;nbsp;kamu sedang menyaksikan keadaan bintang&amp;nbsp;tersebut pada&amp;nbsp;8 hari, 8 bulan, 8 tahun, bahkan 8 milyar tahun&amp;nbsp;yang lalu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analogi sederhana, misalkan&amp;nbsp;bintang yang kita lihat itu&amp;nbsp;berjarak 8 tahun cahaya. Sedangkan 6 tahun lalu bintang tersebut telah hancur akibat bertabrakan dengan bintang lainnya. Maka jangan heran, jika bintang yang kita lihat berkedip dengan cantiknya di langit saat ini, sebenarnya sudah tidak ada lagi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah kamu masih beranggapan bahwa waktu adalah dimensi yang kekal yang tak mampu dihentikan, dipercepat, diperlambat, atau diputar ulang.?? Renungkan kembali keyakinan kamu,..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka, jika mata mampu berwujud manusia, maka ia adalah orang yang paling sering menipu kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-195167254435953392?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/195167254435953392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/tipuan-panca-indera-bag1.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/195167254435953392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/195167254435953392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/tipuan-panca-indera-bag1.html' title='Tipuan Panca Indera..!! (bag.1)'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsZP54bQVII/AAAAAAAAAFs/s1i8jAalzXo/s72-c/hermiteye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-6764606905498368741</id><published>2009-10-02T09:01:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:30:46.490-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allahu Akbar'/><title type='text'>Wake up, September will be end,..!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsYj35poAnI/AAAAAAAAAFk/qZvzfMICrvY/s1600-h/gempa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img $r="true" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsYj35poAnI/AAAAAAAAAFk/qZvzfMICrvY/s400/gempa.jpg" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"♪♫Some people stand in the darkness.♪Afraid to step into the light,.♪♫" &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Lagu ini terdengar nyaring dari atas meja samping kasurku. Percaya atau tidak, inilah lagu pengantar segala aktifitas harianku. Dan hari itu aku tahu jika waktu telah menunjukkan pukul 16:00 tanpa perlu melihat jam.&amp;nbsp;Tak ubahnya seperti robot, aku melakukan rutinitas yang hampir presisi setiap harinya selama 7 hari berturut2. Seperti&amp;nbsp;update terbaru dari sebuah software bernama "budi iswanto", ini adalah&amp;nbsp;program yang telah terinstall sebagai aktifitas paling efektif yang bisa aku lakukan selama bertugas di shift malam. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Seperti sebuah program&amp;nbsp;PLC dengan logika "if" dan "then", maka hampir dapat dipastikan tidak ada deviasi atas rutinitasku setiap hari. Misal,&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"if" it is 06:00 am, "then" I will go back to camp.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"if" it is 07:30 am, "then" I will get my rest time.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"if" it is 12:30 pm, "then" I will wake up to take a pray.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"if' it is 04:00 pm, "then" I will wake up to go bath + take a pray&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"if it is 05:40 pm, "then" I will go to Plant&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;'&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Sudah satu jam lebih aku terjaga semenjak dering alarm hp berhasil dengan gemilang membangunkan aku. Saat itu, aku sedang duduk terpaku dengan jarak sekitar 4 meter&amp;nbsp;di depan sebuah kotak gambar bersuara yang berukuran 42 inchi. Mungkin ini kegiatan yang paling aku sukai untuk menanti saatnya waktu bertugas. Sampai tiba2,.. sebuah kejadian luar biasa melakukan "interupt",&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kursi yang aku "jajah" terasa berontak,..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kotak gambar itu bergerak ke kiri dan ke kanan,..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Sontak aku mengungsikan diri ke luar. Aku terperangah saat melihat pohon2 terombang-ambing, tiang2 lampu jalan melambai-lambai, Terdengar sirene emergency meraung2 dengan kerasnya. Tanpa banyak bertanya, aku dan beberapa penghuni hutan ini bergegas mendatangi muster point. Tempat yang dikhususkan untuk berkumpul dalam keadaan bahaya. Camp bos segera mendata POB (personil on board) untuk memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal di tempat lain. Beberapa saat setelah guncangan mereda, kami membubarkan diri dengan sedikit perasaan cemas. Terutama bagi mereka yang memiliki keluarga di daerah Pariaman, Padang, setelah mendapat informasi sumber guncangan ini.&amp;nbsp;Berdiri pada&amp;nbsp;jarak yang cukup jauh ini saja sudah dapat membuatku merasakan guncangan yang cukup hebat. Lantas, bagaimana dengan orang2 yang berada&amp;nbsp;dekat dengan sumber gempa.?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Dan,.. kekhawatiranku terjawab setelah keesokan harinya kembali menyaksikan kabar kejadian sore ini melalui kotak gambar di ruangan tadi..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiuun.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Dan pada sisi Allah kunci-kunci yang gaib, tidak ada yang mengetahuinya selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan diketahui-Nya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-6764606905498368741?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/6764606905498368741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/wake-up-september-will-be-end.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6764606905498368741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/6764606905498368741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/10/wake-up-september-will-be-end.html' title='Wake up, September will be end,..!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsYj35poAnI/AAAAAAAAAFk/qZvzfMICrvY/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-7212744422972813601</id><published>2009-09-29T13:26:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:31:28.113-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>One day in my every single month</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsJtbCG3ODI/AAAAAAAAAE0/CfgZstvhb1M/s1600-h/haris.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" iq="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsJtbCG3ODI/AAAAAAAAAE0/CfgZstvhb1M/s320/haris.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Rawamangun,..rawamangun,.. terakhir,.. terakhir,...&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillahirobbil'aalamiin,.. setelah 22 jam duduk terpaku, akhirnya aku bisa bebaskan "bottom"ku dari penderitaan. Baru sekaranglah tampak ada kehidupan di bus yang aku tumpangi.&amp;nbsp;Mereka terlihat sibuk dengan dirinya sendiri sembari berebut untuk turun. Sekarang, 1,2 atau 3 menit lagi tidak ada bedanya bagiku. Aku tunggu saja sampai cukup ada ruang untuk bergerak bebas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hawa panas mulai terasa begitu aku menginjakkan kaki di aspal terminal. Roda kehidupan manusia tampak begitu jelas berputar. Mulai dari kernet yang sibuk mencari penumpang, sopir yang duduk di belakang kemudi untuk memastikan kendaraannya terisi penuh sebelum menekan pedal gas, penjual koran yang berteriak memanaskan situasi, asap2 bis berbahan bakar solar yang&amp;nbsp;mampu mengurangi jarak pandang, dan tentu saja pengemis, sang penghuni utama pusat2 keramaian.&amp;nbsp;Semua begitu larut dalam rutinitas hariannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku lihat sebuah mobil sedan berwarna biru dengan lambang burung di atasnya melintas perlahan di depanku. Tanpa pikir panjang aku segera hentikan. Semua polusi&amp;nbsp;telinga, mata, hidung, maupun kulit yang tersaji lengkap sudah cukup memberi alasan bagiku untuk tidak bertahan lama di tempat itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;hotel, harris, tebet&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya dengan&amp;nbsp;3 kata terucap, ia langsung membawaku pergi dari tempat ini. Inilah gunanya keyword dalam mata kuliah tata bahasa yang sempat aku pelajari di bangku kuliah dulu. Meskipun, secara personal dulu aku tidak begitu menyukai dosen pembawa mata kuliah ini, namun aku usahakan untuk tetap menyukai materi yang disampaikan. Terbukti, kali ini ada manfaat yang bisa aku petik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata jarak yang mesti kami tempuh tidak sejauh dugaanku. hanya 20 menit berselang, mobil sudah berhenti di pelataran sebuah gedung bernuansa&amp;nbsp;krem orange. "Alhamdulillah, akhirnya aku bisa beristirahat" syukurku dalam hati. Setelah beberapa security check aku lewati dan sedikit birokrasi di meja resepsionis, sampailah aku di kamar 407. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar pukul 9 malam, beberapa rekan seprofesi mulai berdatangan di tempat ini. Inilah saatnya berinteraksi bersama mereka&amp;nbsp;sambil&amp;nbsp;berbagi pengalaman dari berbagai site yang spesifik. Karena tidak menutup kemungkinan akan adanya kemiripan, atau bahkan presisi untuk equipment, problem, atau&amp;nbsp;prestasi di masing2 lokasi. Selain untuk mematangkan pengalaman, ajang ini juga berguna menambah kemampuan dasar operasional kami di&amp;nbsp;tiap plant yang kami handle.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alarm yang aku set pukul 02:45 telah cukup sukses membangunkanku. Setelah membersihkan dan menyegarkan diri, maka aku datangi meja birokrasi di lantai 1 untuk menyelesaikan semua persyaratan administrasi. Tanpa banyak menunggu, mobil sejenis yang aku tumpangi kemarin, kini telah pergi membawaku meninggalkan rumah peristirahatan ini. Blok M menjadi tujuan berikutnya untuk aku datangi. Di sana telah menanti sebuah bus pemerintah berlabel DAMRI yang akan membawaku menuju Cengkareng. Dan di terminal 2F lah ia akan menurunkan aku nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gerai pesawat berlambang burung kebangsaan negara segera aku datangi begitu aku menginjakkan kaki di tempat ini&amp;nbsp;demi mendapatkan print out atas e-tiket yang aku miliki. Security check di pintu 1 aku telah lewati sebelum memutuskan mendaftarkan&amp;nbsp;diri sebagai penumpang pesawat yang akan terbang menuju bandara Sutan Thaha. Baru saja aku melihat jam di tanganku yang menunjukkan pukul 06:10, seorang wanita sudah begitu lantang bersuara,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Passanger of Garuda with flight code GA 136 to Jambi, please boarding to the aircraft.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum lama aku duduk di deretan ke 18 pesawat ini, wanita itu kembali bersuara. Namun kali ini dengan nada sedikit pelan. Seperti biasa, ia akan membacakan peraturan keselamatan penerbangan sipil yang ditetapkan oleh pemerintah dan dilanjutkan dengan menyuarakan ancaman pemerintah atas pengedar narkoba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Welcome aboard, In according to the civilians safety prosedures&lt;/em&gt;,... en bla bla bla,....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan,.. hzz..hzz.hzz...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Bahkan aku tidak menyadari kapan pesawat ini mulai take off. Rupanya rasa kantuk masih tersisa di kedua pelupuk mataku,...)&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-7212744422972813601?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/7212744422972813601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/rawamangun.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/7212744422972813601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/7212744422972813601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/rawamangun.html' title='One day in my every single month'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsJtbCG3ODI/AAAAAAAAAE0/CfgZstvhb1M/s72-c/haris.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3818549863229758293</id><published>2009-09-28T11:15:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:32:24.729-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Petuah jalanan,.!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsD95NIeYSI/AAAAAAAAAEs/PbLy7pz7Ar8/s1600-h/mikrolets.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386584313554690338" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsD95NIeYSI/AAAAAAAAAEs/PbLy7pz7Ar8/s400/mikrolets.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maap, cerita di bawah hanya dibuat dalam versi jawa timur karena belum ada fasilitas bi-lingual dalam system kami. Jika anda kesulitan menerjemahkannya, carilah orang jawa untuk membantu anda. hehe..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Waktu iku bar mulih tekan Rumah Sakit nggone biasa aku MCU. Iseng2 nggawe kartu asuransi cek ono gunane (Eman tah lek ora digawe..!!). Arep mulih kok ganok tumpakan, walah,.. bingung aku. Kate naksi eman duwite, kate mlaku eman segone,&amp;nbsp;kate mlayu eman sikile (iso2 sek tekan porong dengkulku wes anjlog). Yoweslah, mumpung krungu adan Ashar nang mushola cedak kono, aku mampir dhisik wae. Mari sholat, aku nyegat mikrolet "I" nang pinggir dalan. ujug2 sing tak enteni moro. Gag kati' kesuwen, drijiku langsung ngacung nang ngarep. Rupane supir angkote wes paham maksudku (yaeyalah,.. nandi2 ae lek arep numpak angkot lak yo ngunu tah.. hehehe.). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mari mikrolete mandek, aku yo munggah ae.&amp;nbsp;Tak rungok2no,&amp;nbsp;nang njero ono wong sing ket maeng ngobrol terus karo supire. Kiro2 oleh setengah jam, aku krungu kata2 sing menurutku jeruuu,... maknane. Gag nyongko iso krungu kata2 koyok ngunu, opo maneh sing ngomong iku mung koncone supir angkot (lek tak rungok2ne seh, wonge iku sek pengangguran sing kaet entuk oleh garapan. Lha rupane supir iki yo kepingin melok pisan. Berarti lak ninggalno penggaweane saiki toh.?). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Sampeyan iki opo karepe,.?? Wes duwe penggawean penak koyok ngene sek karep melok aku sing ra jelas jluntrungane. Iki ae durung mesti luwih gede olehe timbangane sampeyan nyupir. Sampeyan Arep ngguwak Sego, terus nggolek Upo ngunu tah..?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3818549863229758293?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3818549863229758293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/maap-cerita-di-bawah-hanya-dibuat-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3818549863229758293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3818549863229758293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/maap-cerita-di-bawah-hanya-dibuat-dalam.html' title='Petuah jalanan,.!!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsD95NIeYSI/AAAAAAAAAEs/PbLy7pz7Ar8/s72-c/mikrolets.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-3101309411446190452</id><published>2009-09-28T07:16:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:51:12.008-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Not mine. Just &quot;bantu sundul&quot;'/><title type='text'>Ayah.. kembalikan tangan Dita,.!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsDb1wiJz9I/AAAAAAAAAEk/xlgIXnsVHoQ/s1600-h/CA20T3N6.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386546870942814162" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsDb1wiJz9I/AAAAAAAAAEk/xlgIXnsVHoQ/s400/CA20T3N6.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 112px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 84px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;( &lt;span style="color: #f1c232;"&gt;Maaf, cerita di bawah bukan buah pikiran penulis sendiri, melainkan posting tetanggga yang sengaja di upload sebagai bahan renungan bersama,..)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya... karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembanturumah.Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, "Kerjaan siapa ini !!!" .... Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar.. Dia juga beristighfar. Mukanya merahpadam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ' Saya tidak tahu..tuan." "Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?" hardik si isteri lagi.Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata "DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik ... kan !" katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa... Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air.. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu.. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. "Oleskan obat saja!" jawab bapak si anak.Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya.Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. "Dita demam, Bu"...jawab pembantunya ringkas. "Kasih minum panadol aja ," jawab si ibu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. "Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap" kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya sudah serius. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. "Tidak ada pilihan.." kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut..."Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah" kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. "Ayah.. ibu... Dita tidak akan melakukannya lagi.... Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi... Dita sayang ayah.. sayang ibu.", katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. "Dita juga sayang Mbok Narti.." katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?... Bagaimana Dita mau bermain nanti?.... Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi, " katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf... &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-3101309411446190452?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/3101309411446190452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/ayah-kembalikan-tangan-dita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3101309411446190452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/3101309411446190452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/ayah-kembalikan-tangan-dita.html' title='Ayah.. kembalikan tangan Dita,.!!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SsDb1wiJz9I/AAAAAAAAAEk/xlgIXnsVHoQ/s72-c/CA20T3N6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-1075242472943007803</id><published>2009-09-05T13:09:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:34:15.799-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Namamu doa untuk Tuhan..!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqLWFj-m6fI/AAAAAAAAAEc/z2RnrLSp-Xg/s1600-h/unhappy.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378096296079321586" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqLWFj-m6fI/AAAAAAAAAEc/z2RnrLSp-Xg/s320/unhappy.JPG" style="cursor: hand; float: left; height: 240px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqLPTnNTZMI/AAAAAAAAAEU/MxHnk3inf6c/s1600-h/unhappy.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;[ Ojo turu ae tah &lt;strong&gt;Bo&lt;/strong&gt; (kebo, red), ndang nyambut gawe kono..!!] &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;[&lt;strong&gt;Ngu&lt;/strong&gt; (Tengu, red), sido po ora, kok kaet maeng gag budhal2.??]&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rupanya kata2 serupa tidak bener2 hilang dari pendengaranku. Padahal, dengan berdiri pada jarak lebih dari 1500 km, aku berharap tidak lagi mendengar kata2 yang tidak "sedap" di telinga. Perbedaan kultur, adat, dan tentu saja watak, nyaris saja melengkapi harapanku ini. Tapi setelah aku mendengar beberapa kalimat,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;[Oy,. Meng (entah apa artinya, yang pasti ini bukan nama aslinya),.. apo dio gawe kawan kito sikok ni.??] &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;[Pek (Apek, red),.. cakmano, galak idak kao gantikennyo.?]&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rupanya tidak ada beda. Meski dengan bahasa yang berlainan, "cela" ini masih saja melekat pada ucapan yang terlontar dari mulut mereka. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kalimat2 itu. Tapi sayang, mengapa mereka harus mengawalinya dengan menyakiti hati orang lain.?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama. Setiap orang pasti memilikinya. Selain untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain, nama merupakan "identitas" bagi pemiliknya. Di setiap nama terletak doa setiap orang tua. Tentu tidak ada orang tua di dunia ini yang sembarangan mewariskan "kata pengenal" bagi keturunannya. Setumpuk harapan, keinginan, dan kecintaan telah mereka sematkan sebelum memutuskan kata yang tepat untuk dibawa anak seumur hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lantas, apa hak kalian.? Mengapa tanpa perasaan bersalah sedikitpun, seenaknya merubah itu semua.? Apakah dengan melakukannya, membuat kalian merasa hebat dan berkuasa atasnya? Apakah itu semua akan memperlancar komunikasi kalian.? Apakah kalian berharap semua akan baik2 saja? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku rasa tidak. Kalian telah menusuk perasaan seseorang bahkan sebelum kalian selesaikan kalimat itu. Dan jika setelahnya kalian mengharapkan ekspresi dan reaksi yang murni, kalian salah. Senyum yang tampak di wajah saudara kalian itu hanya untuk menutupi sesak di dada. Meski ia coba untuk tidak mengambil serius ucapan itu, tetap saja ada goresan di hatinya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, jika kalian bisa memanggil ia dengan nama yang telah diwariskan orang tuanya, mengapa tidak dilakukan saja. Apakah kalian akan menanggung beban karena melakukannya? Ataukah kalian lebih memilih untuk semakin mengeraskan hati dan memanggil saudara2 kalian dengan julukan yang tidak mereka sukai dan beranggapan tidak ada yang salah dengan itu semua.? Apakah kalian ingin menambah goresan di hati saudara kalian.?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-1075242472943007803?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/1075242472943007803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/namamu-doa-untuk-tuhan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1075242472943007803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1075242472943007803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/namamu-doa-untuk-tuhan.html' title='Namamu doa untuk Tuhan..!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqLWFj-m6fI/AAAAAAAAAEc/z2RnrLSp-Xg/s72-c/unhappy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-1949984939775390060</id><published>2009-09-04T11:36:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:34:50.454-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Hebatnya tombol itu.!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqFwv4qN8EI/AAAAAAAAAEM/iSjwHF4Zk4s/s1600-h/imag.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377703398022705218" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqFwv4qN8EI/AAAAAAAAAEM/iSjwHF4Zk4s/s400/imag.jpg" style="cursor: hand; float: right; height: 123px; margin: 0px 0px 10px 10px; width: 111px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bentuknya sih gag jauh beda sama saklar ON-OFF radio2 klasik. Bulet, dengan tonjolan memanjang di tengah dan garis putih sebagai penegas posisinya. Warnanya hitam. Sungguh tidak menampakan adanya keistimewaan pada tombol ini. Letaknya pun hanya tergeletak di tengah meja di antara dua layar pemantau proses refinery. Bersebelahan dengan perangkat telepon dan radio komunikasi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika diperhatikan dengan seksama, hanya tampak tulisan yang tersusun atas 3 huruf. yakni huruf E, S, dan D yang disusun berjajar. Cukup ringkas untuk tombol yang tampak mungil ini. Di sampingnya terdapat satu lagi tombol serupa. Lagi2 hanya memiliki keterangan fungsi yang terdiri atas 3 huruf. Namun kali ini huruf E, D, dan P yang dipakai. Terdapat satu kata yang berada pada arah jam 10 dari kedua saklar ini bertuliskan "normal". Sedang untuk kata "ESD" dan "EDP" terletak pada arah jam 2 masing2 tombol. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anehnya, kedua tombol ini hampir tidak pernah difungsikan. Kenapa.??&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika kamu ingin tahu jawabannya, mari kita lihat buku berjudul "cause and effect" yang ada di atas lemari. Mari kita lihat informasi yang tersimpan di dalam buku mengenai "kedahsyatan" kedua tombol ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertama untuk tombol ESD. Jika kita coba putar tombol ini dari posisi "normal" ke arah jam 2, maka bisa kita sebut ini sebagai sebab atau dalam buku ini dianggap sebagai "cause". Lantas dari tabel bisa kita lihat satu persatu kejadian yang menyertainya. Yang di dalam buku ini disebut sebagai "effect". Mereka antara lain,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. 1142-GTG-A/B shut down. hehehe,. dari namanya kamu bisa baca kalau ada yang "mati" atau berhenti beroperasi. Mang apaan seh GTG tu.? Sebenarnya GTG itu kependekan dari Gas Turbine Generator. Nah,.. sekarang kamu paham kan maksudnya.? Yups,.. bener sekali. Pembangkit energi untuk seluruh kegiatan refinery akan mati. Akibatnya? Tentu segala peralatan yang menggunakan energi ini akan berhenti beroperasi. Sebut saja motor listrik. Lantas, emang kenapa kalau motor listrik mati? Apa hubungannya sama gas dan minyak yang kita jual.? hehehe. Pendeknya, Gas atau minyak yang kita jual kan dialirkan lewat pipa. sedangkan untuk membuat mereka mengalir, dibutuhkan pompa dan kompressor. Nah, di sini benang merahnya sudah mulai tampak. Untuk dapat berputar, pompa atau kompressor tentu membutuhkan alat pemutar. Di sinilah motor listrik mengambil bagiannya. Ok, mari kita analisis "effect" berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. 1115-ESDV closed. kamu pasti sudah dapat menebak maksudnya. ESDV jika kita panjangkan artinya akan menjadi Emergency Shut Down Valve. Kata valve di sini berarti kerangan. Untuk mudahnya, bayangkan saja ia sebagai sebuah keran. Yups,.. 11-12 lah fungsinya sama keran air di kamar mandi kamu. Hanya saja, ia berukuran jauh lebih besar dan mengalirkan tidak hanya air, melainkan juga minyak dan gas. Jika pipa air di rumah kamu hanya berukuran setengah, tiga perempat, atau maksimal satu inchi. Maka valve disini bisa berukuran 10 inchi atau lebih. 10 inchi jika dikonversi ke satuan cm, akan sebesar 25 cm. hehehe,.. bisa kamu bayangkan gag pipa dengan garis tengah seperempat meter. Kalo begitu, valve tadi ukurannya seberapa.? Just imagine it. hehehe.. Jadi jika diartikan, maka keran sebesar itu tadi akan menutup. Itu berarti tidak ada aliran yang masuk ke kilang kita. Atau simpelnya, kegiatan jualan kita terhenti seketika itu juga. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya masih ada beberapa "effect" yang menyertai akibat kita putar posisi tombol mungil tadi. Namun, dua "effect' di atas sudah cukup menggambarkan "kedahsyatan" tombol ESD.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lantas untuk tombol EDP yang memiliki nama panjang Emergency De-Pressurized, sebenarnya hanya memiliki satu "effect" jika di aktifkan. Yakni, semua peralatan yang bertekanan akan mulai melepaskan "pressure" untuk menyamakan diri dengan tekanan ambient atau lingkungan (1 atmosfer, 14,7 psia, o psig, atau apalah terserah kamu untuk menyebut kondisi setara lingkungan ini). Hanya saja, kita memiliki tidak hanya satu atau dua alat saja yang bertekanan di dalam Plant. jumlahnya lebih dari 10 unit. Dan celakanya, mereka semua hanya memiliki satu jalur pembuangan tekanan. hehehe,.. seperti yang kamu duga, semua kelebihan tekanan ini akan dibakar di sebuah alat pengaman yang bernama flare stack. Bentuknya cerobong dan ia terjulur sangat tinggi ke atas. Kamu pasti tahu alasannya. Yaitu untuk mengurangi efek panas yang ditimbulkannya terhadap daerah sekitar. Dan tentu saja terhadap manusia. Namun, ketika semua "pressure" yang notabene berwujud gas ini berebut untuk mengalir, bisa dibayangkan besarnya api yang akan ditimbulkan oleh flare stack tadi. Mungkin jika kamu berdiri 200 meter darinya, kamu masih bisa merasakan panasnya seperti berdiri di tengah gurun pasir pada siang hari. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya semua penjelasan tadi hanya untuk efek secara fisik saja. Tentu sebagai sebuah "tempat usaha" yang melibatkan berbagai pihak, berbagai negara, berbagai kepentingan, dan berbagai2 lainnya. Efek susulan lain tentu akan segera terjadi. Terutama berkaitan dengan birokrasi, management, dan kontrak kerja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa engineer &amp;amp; planer akan mengkalkulasi kerugian yang ditimbulkan akibat gagal beroperasinya suatu plant. Jadi, jangan heran jika mereka tiba2 menyimpulkan, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"kerugian yang kita derita akibat bergesernya posisi kedua tombol ini adalah 150 milyar perhari." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bbbrrrr....!!!!! jadi tinggal diitung saja kerugiannya tergantung lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membuat kilang kembali beroperasi normal.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seru ya...??? (^_^) y&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-1949984939775390060?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/1949984939775390060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/hebatnya-tombol-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1949984939775390060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/1949984939775390060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/hebatnya-tombol-itu.html' title='Hebatnya tombol itu.!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SqFwv4qN8EI/AAAAAAAAAEM/iSjwHF4Zk4s/s72-c/imag.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-4042997135204948943</id><published>2009-09-03T07:08:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:35:42.210-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Malam Mencekam.!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sp_lILCdBMI/AAAAAAAAAEE/hOURq_JbN4g/s1600-h/img_1114.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377268408668456130" src="http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sp_lILCdBMI/AAAAAAAAAEE/hOURq_JbN4g/s400/img_1114.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini aku alami saat sedang shift malam di tengah pedalaman jambi yang rimbun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deg,.!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langkahku terhenti seketika. Seperti ada sesuatu di ujung lorong itu. Indera keenamku mulai merasakan kehadiran sesosok makhluk bercahaya. Samar2 ia terlihat di kejauhan. Lorong itu begitu gelap sehingga mengurungkan niat untuk membuktikan rasa penasaranku. Aku lanjutkan langkah tadi dengan menyimpan penasaran yang tak terjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu aku memasuki ruangan ini, aku mulai sejenak melupakan peristiwa aneh yang baru aku alami. Rutinitas pekerjaan sedikit banyak telah menyita perhatianku. Lantas, tiba2 timbul keinginan untuk pergi ke toilet. Dan aku baru menyadari jika toilet itu berada tepat di ujung lorong gelap tempat aku menemukan fenomena aneh tadi. perasaan ragu mulai berkecamuk dalam diri. Apakah aku harus menunda hasrat ini sampai esok pagi.? Ah tidak, itu terlalu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tekad yang sebenarnya tidak seratus persen penuh, aku beranjak dari tempat dudukku. Selangkah demi selangkah berhasil aku lalui. ok, sekarang aku sudah berada di depan pintu. Tekadku untuk melanjutkan langkah sebenarnya telah mulai luntur. Tapi keadaan memaksaku untuk tetap menuju toilet itu. Setelah sejenak berfikir, aku ambil keputusan berani dengan tetap meneruskan langkah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba pandangi ujung lorong tmpat aku melihat kejadian aneh tadi. Dan ternyata...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuatu" itu masih tampak di sana. Sepertinya ia sengaja menampakkan diri di hadapanku. Duuh,..apa yang harus aku lakukan.? haruskah aku tetap ke sana.? keraguan ini kembali menyeruak dalam benakku. Terlihat ia seperti sedang berkedip. Antara terlihat dan tidak. Tapi dari tubuhnya memancar cahaya merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lamaa,.. sekali aku berdiri di situ. Mencoba mengumpulkan kembali keberanian yang telah jatuh berserakan sejak aku melihat keberadaanya tadi. Aku coba menghirup napas dalam2, dan aku langkahkan kakiku menuju arah cahaya itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dalam aku masuk ke lorong itu, semakin jelas cahaya itu berpendar. Aku tidak bergeming. dengan langkah yang mulai mantap aku meneruskan perjalanan. Sampai tiba2 aku telah berada beberapa meter dari posisi "makhluk ini". Di sebelah kanan telah aku dapati pintu toilet. Aku belokkan tubuhku ke dalam tanpa mengindahkan keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu aku selesai dengan urusanku di toilet, tentu ruangan kerja menjadi tujuanku untuk kembali. Perasaan takut bercampur cemas telah memenuhi isi kepalaku. terasa lebih besar dari saat aku meninggalkan ruangan tadi. Perlahan aku buka pintu toilet sambil memastikan makhluk bercahaya itu telah pergi. Ku putar sedikit kepalaku ke arahnya, dan,.. kudapati ia masih tetap pada posisinya. tanpa banyak berpikir, aku tinggalkan toilet itu dengan langkah sedikit berlari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di ruangan kerja, perasaanku mulai lega. Untung saja tidak terjadi apa2 denganku tadi. Kalo tidak, siapa yang akan menolongku.? sedangkan aku hanya berdua bersama seniorku dan dijaga seorang security di posnya yang berjarak lumayan jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan napas sedikit terengah-engah, aku ceritakan semua kejadian yang aku alami tadi kepada seniorku. Tapi aneh, reaksi yang ditunjukkannya benar2 di luar dugaanku. Rupanya hal ini tidak cukup mengejutkan. Ekspresinya tampak datar dan biasa2 saja. Seperti ia telah mengetahui hal ini berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit tersenyum, ia berkata, "baguslah kalo begitu, coba sekarang kamu cek fire detector di ruangan sebelah juga. Apa masih berfungsi dengan baik.?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;hag..hag..hag,.. gag usah serius gitu dong bacanya..!!! (^_^) "&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-4042997135204948943?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/4042997135204948943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/malam-mencekam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4042997135204948943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/4042997135204948943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/malam-mencekam.html' title='Malam Mencekam.!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sp_lILCdBMI/AAAAAAAAAEE/hOURq_JbN4g/s72-c/img_1114.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-2385639805254593029</id><published>2009-09-02T11:51:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:36:26.203-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s on my mind.?'/><title type='text'>Who Am I. ??</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sp7IMM11ugI/AAAAAAAAAD8/gYVAVfo9Z9g/s1600-h/hermiteye.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376955117057980930" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sp7IMM11ugI/AAAAAAAAAD8/gYVAVfo9Z9g/s400/hermiteye.jpg" style="cursor: hand; float: right; height: 291px; margin: 0px 0px 10px 10px; width: 291px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kalo kamu pikir aku sedang nonton pilemnya Jacky chan, kamu salah besar. Emang seh, sedikit banyak ada kaitannya. Tapi, aku bukan orang sehebat itu yang bisa melawan 10 penjahat sekaligus tanpa luka sedikitpun. Aku tidak setampan Jacky yang digandrungi cewek2 dalam pilem City Hunter. Hanya saja, kami memiliki beberapa persamaan selain sama2 pria tentunya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jacky Chan seorang introvert. Begitupun aku. Meski kata orang, seorang introvert akan sulit berkembang, tapi setidaknya kami lebih dapat menguasai diri. Kami tahu betul apa yang akan kami lakukan atau katakan. Semua telah terpikir dengan matang. Bahkan terkadang terlalu "matang". Sampai hal2 yang tidak berhubungan sekalipun terlihat penting bagi kami untuk dipertimbangkan pengaruhnya. Resikonya, kami terlihat lebih lamban, kurang lincah, dan sebagainya. Namun, kami bisa melihat berbagai deviasi yang muncul di depan dan tidak ada hal yang begitu mengejutkan bagi kami. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Alon2 asal kelakon". Sebuah jargon jawa yang sepertinya begitu mewakili komunitas kami. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Go Introvert, go..!!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-2385639805254593029?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/2385639805254593029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/who-am-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/2385639805254593029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/2385639805254593029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/09/who-am-i.html' title='Who Am I. ??'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Sp7IMM11ugI/AAAAAAAAAD8/gYVAVfo9Z9g/s72-c/hermiteye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-9118713906547353891</id><published>2009-08-31T12:10:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:37:09.426-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Malam pertama.!! Brrr...!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Spw2tjjtatI/AAAAAAAAADk/arOowWpcqEM/s1600-h/6249_1203098477048_1216181694_614405_6852828_n.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376232211440560850" src="http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Spw2tjjtatI/AAAAAAAAADk/arOowWpcqEM/s400/6249_1203098477048_1216181694_614405_6852828_n.jpg" style="display: block; height: 268px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Malem pertama.? maksud lo..? hayo,.. aku yakin lebih dari 50 persen dari kamu semua berpikiran sama seperti yang aku ingin kalian pikirin. Tapi bukan cerita seru kalo baru baca judulnya ja, semua dah pada paham critanya, ya kan,.?? &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti "Malem Pertama" lainnya, sebagian pikiranku masih bergentayangan entah kmana, dan lebih banyak masih ketinggalan di rumah seh. Mo megang "ini" masti mikir dulu, mo nyentuh "itu", mesti liat2 dulu. pokoknya gag bisa konsen en fokus. Takut salah megang. bisa berabe ntar,.!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ok, sudah cukup mikir yang nggak2 nya. Aku gag mau ikut nanggung dosa kamu semua yang berpikir macam-macam. Malem pertama, means hari pertama aku kerja untuk tiap trip. Disebut malem, ya,.. karena hari pertama pasti dapet shift malem. Coba aku langsung masuk siang. Pasti gag aku sebut malem pertama. En pastinya kamu semua gag bakal punya pikiran itu. But anyway, barang hilang atau rusak resiko penumpang. Aku kan cuman supir. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ok, let set our mind. just think like operator in Oil &amp;amp; Gas industry. If U can't. Just try as near as you can. Pada dasarnya seh sama ma perusahaan apapun dan dimanapun. Dibandingin ma penjual gorengan di kampung pun, basicly gag da bedanya. Gag percaya.? Coba kamu baca ini,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hari ini jualan kita laku brapa, ya..??&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;I'm serious. that's what I mean. Cuman beda di barang yang dijual ja. kalo aku pertanyaannya sperti ni, Seharian tadi jualan Gas kita dapet brapa MMSCF.? kalo kamu bingung, nih, aku coba kasih dikit bocoran. MM artinya Million Metric atau juta metrik atau mudahnya, angka 10 dipangkat 6. Lha, kalo SCF tu Standard Cubic Feet atau kaki kubik. Kaki,.? maksud loh,.? hehe. emang ada2 ja orang inggris kalo bikin satuan. kaki orang dibawa2. udah gitu pake distandarin, diakui dunia lagi,.. hedew,..!! Padahal, mana ada ukuran kaki orang yang sama persis. ya kan.? Tapi, dah jadi nasib kita yang gag bisa bikin satuan ndiri, terpaksa ikut ngukur2 pake kaki [bukan ngukur kaki, itu jamuran namanya,.. haghaghag,.!!]. Intinya 1 kaki setara ma 30 cm lah. Jadi, MMSCF tu brapa meter kubik ya.? itung ja ndiri,.. kan udah dikasih bocorannya tadi.. Pokoknya kalo 1 meter kubik itu 11-12 lah ma isi tampungan air di kamar mandi kamu.. [kira2 seperti itu,..].&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cumannya lagi, selain MMSCF, ada lagi yang mesti ditanyain terkait jualan gas seharian tadi. Yaitu,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seharian tadi jualan Gas kita dapet brapa Bbtu.?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bingung lagi.? gag papa, karena aku baik hati dan tidak sombong serta pandai memasak [mampir gih ke warung L3574RI, depan FIA Unibraw. Dijamin, maknyuss,.!!. hehehee. Numpang promosi boleh doong.??], aku kasih lagi bocorannya. B tu artinya Billion. Yups,. bener skali yang kamu pikirin. Billion means milyar. jadi kalo mo nulis sesuatu yang ada Billionnya, kamu mesti nambahin sembilan nol dibelakangnya. Sedangkan Btu tu artine British Thermal Unit. Dan,.. lagi2 orang Inggris yang bikin ini. Apa sih maunya mereka.? knapa gag ngasih kesempatan orang lain buat bikin satuan.? hehehe. Yah nasiblah. Pokoknya kalo gag bisa bikin ndiri, mau gag mau kita mesti ngikut yang udah ada. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Balik lagi ke Btu tadi. Analoginya, 1 Btu tu artinya panas yang dibutuhin buat naikin temperatur 1 pons air sebesar 1 derajat Fahrenheit. Wah,.. kok muncul lagi kata2 aneh ya,.? yaweslah, gampangnya gini. Kalo ditimbang, 1 pons tu mirip2 ma 0.45 kg. Terus untuk Fahrenheitnya, kamu kurangin aja ma angka 32. terus kamu kaliin lima. Selanjutnya kamu bagi ma angka sembilan. Dan,..!! eng,.. ing eng,.!! jadilah dia Celcius. sama kayak satuan thermometer di rumah kamu. Lha terus, 1 Bbtu tu cocoknya buat manasin air seberapa ya,.? ya kamu itung aja ndiri. Kan udah ada rumusnya tadi,..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara garis besar, dua satuan ini yang dipake buat ngukur, nimbang, ngitung, nakar, nilai, atau apalah suka2 kamu, buat gas yang kita jual. Yang MMSCF buat ngukur volumenya, sedangkan Bbtu buat ngitung nilai kalornya. Kurang lebih seperti itu. Asal kamu gag pake tabung propane-butane (Elpiji iku lo..) buat ngitung ato ngukurnya. Emang kamu mau bolak balik Jambi-Singapura sambil bawa2 tabung LPG 3 kg.? hehehe,.. just kiddink rek,.!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bai de we, eniwe, baswe, hubungan antara malam pertama ma MM apalah itu tadi, apa hayo.? Mungkin bagi kamu gag da hubungane. tapi bagiku berhubungan banget. Buktinya, aku bisa nulis keduanya dalam satu cerita. Ya kan,..?? hehehe. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;No heart feeling ya,..!!! just intermezzo buat ngenalin duniaku pada kamu semua,. Gimana.? Interest buat join ma aku.? &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-9118713906547353891?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/9118713906547353891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/malam-pertama-brrr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/9118713906547353891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/9118713906547353891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/malam-pertama-brrr.html' title='Malam pertama.!! Brrr...!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Spw2tjjtatI/AAAAAAAAADk/arOowWpcqEM/s72-c/6249_1203098477048_1216181694_614405_6852828_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-5062700624552800444</id><published>2009-08-12T02:19:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:38:50.204-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lika-liku gawe.'/><title type='text'>Day to day in my work Day</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SoKYELBMdRI/AAAAAAAAADU/YqmIRJj7yxY/s1600-h/6249_1203105557225_1216181694_614410_5755399_n.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369020903223751954" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SoKYELBMdRI/AAAAAAAAADU/YqmIRJj7yxY/s320/6249_1203105557225_1216181694_614410_5755399_n.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 214px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Manusia emang diciptakan sebagai tempat mengeluh. Sudah dapet ini,.. minta itu. Sudah dapet itu,... minta ini. Sudah dapet ini itu,.. minta lagi. Just like me. Dikasih banyak kerjaan,.? ngeluh. kenapa gag da abise seh kerjaan ni.? mana di luar panas ,lagi,.!!! eh,.. giliran dikasih ujan, ngeluh lagi. Kalo gini gimana bisa kerja,? Udah itu dikasih dikit kerjaan.? lagi2 ngeluh. Kok gag da kerjaan seh.? Ngapain ini enake.? Mana waktu jadi krasa lama. waduh,..!! emang dasar manusia. Yah,.. beginilah aku. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sini. Di tempat ini. Di suatu tempat nun jauh di dalam hutan jambi. Tempat puluhan orang yang telah terbeli sebagian hidupnya. Tempat mereka menghabiskan sebagian hidup jauh dari hingar bingar dunia luar. Jauh dari gemerlap dunia perkotaan. Jauh dari kesederhanaan kehidupan desa. Jauh dari kehidupan normal yang mereka jalani sebagiannya. Dan, disini,.. Di tempat inilah aku berada. Karena tidak lain dan tidak bukan, aku adalah salah satu dari mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap hari, hanya tampak orang bergelut dengan benda mati yang "dihidupkan". Untuk membedakannya, mereka hanya memberi nama yang berlainan. Kadang mereka menyebut "turbin" untuk benda yang mereka sebut penghasil daya itu. Ada yang mereka namakan "pompa" untuk benda yang bisa memindahkan cairan. Mereka panggil benda itu "kompressor" jika mampu menaikkan tekanan gas. Dan sebutan2 aneh lain yang pasti akan asing di telinga orang awam. Tapi gag masalah bagi mereka. Toh,. penyebutan itu untuk mereka pakai sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan karena aku adalah salah satu dari mereka, mau tidak mau aku harus menerima kenyataan ini. Dan tentu saja, aku mesti mengakrabkan diri dengan benda2 tadi agar aku tidak salah meng"hidup"kannya. Tapi tak apalah,. toh mereka bukan manusia yang akan marah jika aku berbuat kesalahan padanya. Aku pun tidak perlu meminta maaf untuk itu. Jadi, aku bisa memperlakukan mereka semauku. Meski dengan resiko, mereka tidak mau di"hidup"kan lagi jika bener2 marah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sinilah aku di sebuah tanah lapang di tengah hutan. Dengan benda2 tadi yang dipasang se"enak"nya engineer. Para pemikir inipun dengan tanpa rasa bersalah menghalangi akses kami untuk berpindah dari satu benda ke benda lain, meletakkan pipa-pipa bersilangan di antaranya. Ada yang mereka sebut jalur gas, jalur kondensate, jalur air, jalur flare, dan jalur2 apalah itu. Terkadang mereka menempatkan sebuah tabung besar horisontal dengan beberapa lubang yang telah mereka sambung sendiri dengan pipa2 tadi. Dan akhirnya mereka memaksa kami menghapalkannya sebagai sebuah "separator", "feed drum", "accumulator", dan nama2 lain yang membedakannya masing2 diantaranya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi bagaimanapun juga, manusia memang tempatnya lupa. begitupun para pemikir tadi. Entah disengaja atau tidak, mereka meletakkan salah satu tabung tadi dengan arah vertikal. Dan mungkin karena sudah terlanjur menyambungkannya, kembali dengan pipa2 yang saling bersilangan itu, mereka tidak mau menyebut itu sebagai sebuah kesalahan. dan lagi2, mereka membuat kami mengenalnya sebagai "stabilizer" untuk membuatnya berbeda dengan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya sudahlah,... inilah aku. yang sudah memilih untuk berada di tengah2 mereka. Meskipun begitu, aku akan tetap memilih jalan ini meski diberi kesempatan kedua. Karena dari sinilah, aku dapat menggantungkan masa depanku lebih cerah dari sebagian mereka yang hidup normal di luar sana.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-5062700624552800444?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/5062700624552800444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/day-to-day-in-my-work-day.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5062700624552800444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5062700624552800444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/day-to-day-in-my-work-day.html' title='Day to day in my work Day'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SoKYELBMdRI/AAAAAAAAADU/YqmIRJj7yxY/s72-c/6249_1203105557225_1216181694_614410_5755399_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-8771817152601712957</id><published>2009-08-07T12:18:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T22:40:01.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Tragedi 23 Juli. MCU yang aneh,..!!! (bagian 2)</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Snx-36PH5oI/AAAAAAAAACs/i6g6PvHrH7Y/s1600-h/treadmills1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367304354909382274" src="http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Snx-36PH5oI/AAAAAAAAACs/i6g6PvHrH7Y/s320/treadmills1.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 240px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Mas,..!! Mas,.!! Mas,.!!" panggilan suster itu yang sebenarnya gag begitu jelas aku denger. Akhirnya "ribuan lebah" yang sedari tadi menutup pandanganku, perlahan lahan menghilang secara "ajaib". Dan,.. Eng,. ing,.. eng.., semua mata tampak tertuju padaku. "Baiklah baiklah, aku sudah siap sekarang. Siapa yang mau minta tanda tangan ngumpul disini, tapi yang tertib ya,.. gag usah berebut. Semua pasti kebagian." kataku ( maksud loh,..!!! Gag lah,.. just kidding). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Mas Budi gag papa.?" suara suster tadi yang sudah bisa aku denger dengan jelas sekarang. " Duh,.. Mas jangan nakut2in dong. Kita semua dah panik neh.!!" timpal suster satunya. "Siapa juga yang mo nakutin, Sus. Gag tau, tadi kok tiba2 kepala pusing en langsung lemes" jawabku. Dan tiba2 suster yang lain datang dengan membawa segelas teh manis hangat (Aciik, aciik, aciik,,.. manteps deh. Presiden aja kalo dateng ke sini blum tentu dikasih minum. Ya gag.?). "Ini Mas diminum dulu biar baikan" katanya sambil meletakkan gelas di depanku. Sesuai permintaan pemirsa (maksudnya suster2 yang pada ngeliatin aku), ya aku minum saja teh hangat itu. Walaupun nggak aku habisin, lumayanlah buat ngisi energi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kayaknya tu suster gag tega buat ngelanjutin etape berikutnya yakni treadmill selama 10 ampe 15 menit. "Yaudah Mas, Mas Budi makan aja dulu di kantin. Nanti tolong diingat saja jam dan menit saat Mas Budi menelan makanan yang terakhir." Ujarnya. "Wah, kebetulan aku gi laper banget soale mesti puasa makan sejak jam 8 semalam" kataku dalam hati. "Yawes Sus, aku makan dulu ya" ucapku dengan nada agag memelas, padahal di hati seneng banget. Setelah beberapa sendok soto ayam masuk ke mulutku, aku mulai berfikir maksud perkataan suster tadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan,... Jduerrr..!!! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku baru sadar, ternyata ia mau menghitung lama waktu setelah aku makan sampai nanti dilaksanakan USG. Itu artinya, aku mesti menunggu lebih dari 6 jam lagi untuk bisa melakukan USG. Hiks,..Hiks,.. alamat pulang malem deh. Tapi,. yaudahlah, semua udah trlanjur. kunikmati saja Soto Ayam ini hingga tetes terakhir. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya, aku mesti mengikuti etape kedua yaitu tes fisik dengan treadmill. "Mas Budi dah baikan?" tanya suster. "Woo,.. udah seger ini Sus." jawabku mantaps (pake "s"). "Ok kalo gitu, Mas Budi buka bajunya dan berdiri di situ" sambungnya sambil menunjuk lintasan treadmill yang terbuat dari karet (Sebenere agag risih juga kalo mesti buka baju di depan Akhwat, aurat Buu.. tapi mo gimana lagi. Gag mungkin juga kalo gag nglepas baju. Mang mo ditempel dimana detector denyut jantungnya. Ya gag? Biar wes. setahun sekali ini..). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Baju dah kulepas, kaki sudah menapak di lintasan, aku udah siap buat tes ini. Entah 8, 9, atau 10 detector denyut jantung sudah dipasang di badanku (Kalo udah gini, gag ada bedanya sama Cristiano Ronaldo waktu Physical Test di Madrid tempo hari. hehehehe). "Ok. siap, Mas? Aku mulai ya.?" tanya suster ini. " Silahkan, aku dah siap Sus" jawabku. Dan akhirnya mulai berjalan pulalah angka2 yang ada di monitor depanku. 5 Menit pertama tampak tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Aku masih merasa sanggup untuk menjalani 5 sampai 10 menit sisanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun, ketenanganku berubah 180 derajat. Seiring dengan dinaikkannya kecepatan treadmill, keringat yang keluar dari sekujur tubuhku mulai tidak terkendali (Maklum, orang yang berolahraga setelah sakit biasanya mengeluarkan keringat extra). Dan, kekhawatiranku terjawab.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ctek..!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Satu detector lepas dari dadaku. Suster itu tampak kebingungan. Kemudian ia berinisatif memasangnya kembali sambil aku lanjutkan treadmill itu. Dan,.. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ctek.!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Detector itu pun terlepas lagi. Sepertinya ia sudah kehilangan daya rekatnya karena keringat yang terus mengalir deras dari tubuhku. Wajah suster itu kembali menunjukkan expresi aneh. Seketika ia menempelkannya kembali ke dadaku sambil terus dipeganginya. "Astagfirullahaladzim..!! Wah, bisa kacau ini", pikirku. Langsung saja aku mengambil alih pegangannya dan berujar," Sudah Sus, biar aku pegang sendiri saja". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Baru beberapa detik berlalu, rekan2 sesama detector juga mulai kehilangan "pegangannya" di dadaku. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ctek.!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ctek.!!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Waduh,.." gumamku (kalau dua yang lepas mungkin masih bisa aku pegang, walaupun mengorbankan keseimbanganku karena kedua tangan harus lepas dari handle. Tapi kalau tiga.? Ampun deh..!!). Sekali lagi, suster menunjukkan wajah kebingungannya. Segera diambilnya plester, dicoba direkatkan lagi detector tadi ke posisinya semula. Tapi apa lacur, seluruh dadaku sudah banjir keringat. Belum juga plester itu menempel sempurna, ia sudah harus terlepas lagi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya aku juga sedikit cemas. Tapi tentu saja si suster memiliki tingkat kecemasan beberapa tingkat di atasku. "Waduh, Gimana ini Mas.? Plesternya gag mo nempel.?" katanya sambil terus mencoba menempelkan di dadaku, mesti sebenarnya ia tahu, itu akan sia2. " Yaudah wes, aku stop aja ya Mas Budi?" pintanya agag memelas. " Terserah Suster saja" jawabku singkat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku istirahat sejenak di kursi samping alat treadmill itu sambil memperhatikan Suster itu sedang mengutak atik tombol di alat monitoring denyut jantung. Iseng2 aku coba bertanya, bermaksud mengurangi ketegangan di wajah suster itu," Apa perlu kita ulangi sekali lagi saja Sus.?" Ia tidak langsung menjawab, ia berfikir sejenak, kemudian berkata," Gag perlu Mas", sambil menunjukkan senyum yang aneh. (Kalau suster itu menawarkan untuk diulang pun, aku pasti menolaknya. Hehehe,.. namanya juga iseng2 berhadiah. Kasihan, dari tadi dibuat cemas terus olehku). "Wah, Mas Budi keringetnya banyak banget ya..!!" ujarnya kemudian. Aku pura2 bingung sambil berkata," Gag tau Sus. Biasanya juga gag sebanyak ini." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan,.. selesai sudah etape kedua dari MCU hari ini. Maaf ya Sus, sudah membuatmu bingung dan cemas seharian ini. hehehe. (^_^)"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-8771817152601712957?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/8771817152601712957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/mas.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/8771817152601712957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/8771817152601712957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/mas.html' title='Tragedi 23 Juli. MCU yang aneh,..!!! (bagian 2)'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/Snx-36PH5oI/AAAAAAAAACs/i6g6PvHrH7Y/s72-c/treadmills1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3545638105675942724.post-5914875760205409487</id><published>2009-08-06T07:04:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T09:32:03.756-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Once upon a time.'/><title type='text'>Tragedi 23 Juli. MCU yang aneh,..!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SnrjrrnVmrI/AAAAAAAAACk/mhdjOnEcws0/s1600-h/jarum.jpg"&gt;&lt;span style="color: #330000; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366852245546965682" src="http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SnrjrrnVmrI/AAAAAAAAACk/mhdjOnEcws0/s320/jarum.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 104px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 84px;" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #330000; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Malem itu aku liat kalender masih tanggal 22 Juli. Dan tiba2,.." Hajjsz..!!" ucapku tanpa terkontrol. Memang, dah sminggu si flu ngerasa nyaman2 ja hinggap di tubuhku. "Wah, besok mesti MCU. tapi flu gag sembuh2. kacus ini.!!" gumamku. "Ok, gag boleh lupa lagi neh. pokoknya jam 8 ke atas dah gag boleh makan" kenangku mengulang kata2 dokter setahun yang lalu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;"Don't poeple Scare to the Darkness.... en bla..bla..bla !!" alarm hape yang aku pasang lagu Baywatch berbunyi keras sekali. Dengan langkah gontai (jiah,.. gontai jarene..!!), aku ke toilet. Setelah nge"drain" scrubber-ku yang dah kena Pressure Alarm High, ambil wudlu, ke mushola belakang rumah,.. balik deh ke rumah. "Ke dapur bentar ah, bantu2 dikit sambil nunggu jam 6 teng" pikirku. Di sana sudah tampak ibuku sedang berjibaku dengan 5 kompor yang menyala bersamaan. "Duh,.. jadi pengen icip2 neh.!!" kataku sambil menelan air putih segelas. Memang, sejak jam 8 tadi malam sampe tes USG nanti, hanya air putihlah yang tidak terlarang bagiku untuk dikonsumsi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Gag kerasa jam 6 dah terlewat sekitar 10 menit yang lalu. Setelah mandi, nyiapin semuanya, langsung aja Susuki Smash kesayangan ku-starter. I'm ready to ride now. Dan,..bismillahirrahmaanirrahiim..!! Motorku melaju membelah jalan MT Haryono untuk selanjutnya menyusuri sepanjang jalan Malang ke Surabaya. Dengan Helm Caberg standar, jaket hitem tebal, celana jins biru gelap, sepatu Piero, dan handuk kecil yang kupake menutup hidung, aku dah terlihat seperti peserta touring Paris-Dakkar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Sepanjang perjalanan, hampir seluruh pengendara kendaraan bermotor terlihat bergerak menjauh ke belakangku. Entah aku yang terlampau cepat memacu Smash merahku, atau mereka yang terlalu lambat dengan kendaraannya. Tapi aku gag peduli, "Yang penting segera nyampek di RS" pikirku. Sesekali aku lihat speedometer yang enggan beranjak dari angka seratus. "Wah, kalo gini, cepet juga nyampek Surabaya" gumamku.Dan,..benar saja. Jam 8 lewat sedikit, motorku sudah berada di parkiran rumah sakit. Akhirnya aku masuk ke dalam, dan,.. ternyata ruang MCU yang aku masuki setahun lampau sudah tidak trlihat. Sepertinya gedung ini baru saja "menderita" karena direnovasi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Aku segera meluncur ke lantai 2 seperti instruksi suster di bagian informasi saat aku tanyakan lokasi ruang MCU. Setelah tanda tangan ini dan itu,.. langsunglah etape demi etape MCU aku jalani. Dan di etape pertama, aku sudah harus kehilangan sedikit cairan kehidupanku untuk diambil sampelnya. Dan juga,.. disinilah awal mula petaka itu tiba. Awalnya tidak ada sedikitpun kecemasan bahwa akan terjadi sesuatu (Pokoknya yang perlu diingat,. semakin sering pekerjaan itu dilakukan, biasanya semakin turun tingkat kewaspadaan kita. En disitulah awal mula terjadi kecelakaan kerja).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Seperti biasa, suster akan menancapkan jarum suntik di lengan untuk kemudian menancapkan 2 botol sampel secara bergantian dibelakangnya agar darah bisa segera tertampung.Namun,.. saat botol sampel pertama telah ditancapkan, terlihat ada yang tidak beres. Botol masih berwarna bening, tanda bahwa pembuluh darah belum robek. Kemudian tanpa dikomando, suster menggeser-geser ujung jarum yang telah tertancap di lenganku dengan harapan segera menemukan pembuluh darah yang tepat. Dicobanya bergeser ke arah kiri,.. ("Waduuh,..!!" gumamku sambil menahan sakit). namun belum ada hasilnya. Ditariknya sedikit jarum untuk kemudian digeser ke arah kanan. Eh,..masih juga belum ada tanda2 darah mengucur ("Jiaaah,.. mati kita Jon,..!!" gumamku). Rupanya si suster sudah kehabisan akal ("Apalagi aku Sus, udah kehabisan ide buat nahan sakit ini"), dipanggilnya suster lain untuk membantu upaya "pendarahan"ku. Dan,. dengan sedikit dorongan untuk membuat jarum suntik tertancap lebih dalam ke lenganku, mengucur deraslah darah segar bergolongan B itu (Ndorongnya sih Dikit. Tapi sakitnya gag bisa diungkapkan dengan kata2, mesti dicoba ndiri biar tau rasanya, hehehe). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Rupanya aku sudah kehabisan energi bahkan untuk menikmati "kemenangan" ini. Ruangan tiba2 menjadi semakin gelap. "ribuan lebah" seperti sengaja menutup pandanganku. Dan,.. aku pun tidak menyadari kalo para suster sudah begitu kebingungan melihat wajahku yang tiba2 pucat dan keringat dingin mengucur dari seluruh tubuhku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;Diceritakan berdasarkan kisah nyata yang dialami penulis....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #6fa8dc; font-family: lucida grande;"&gt;NB: Tidak ada "lebah" yang tersinggung, apalagi mati saat pembuatan cerita ini. Kesamaan nama tokoh dan lokasi memang disengaja. Akhirnya,..Silahkan anda menikmati cerita ini di atas penderitaan yang penulis alami. hehehehe (^_^) y&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3545638105675942724-5914875760205409487?l=bukanbudianduk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/feeds/5914875760205409487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/tragedi-23-juli-mcu-yang-aneh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5914875760205409487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3545638105675942724/posts/default/5914875760205409487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukanbudianduk.blogspot.com/2009/08/tragedi-23-juli-mcu-yang-aneh.html' title='Tragedi 23 Juli. MCU yang aneh,..!!!'/><author><name>Bukanbudianduk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00286606660231998991</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-M1qlpfijmrs/TZ-DruGjYlI/AAAAAAAAATs/1WTjRnVC6Kc/s220/062510025303.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uunm6IGWROI/SnrjrrnVmrI/AAAAAAAAACk/mhdjOnEcws0/s72-c/jarum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
